<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jagat Review &#187; Movies</title>
	<atom:link href="http://www.jagatreview.com/category/movies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jagatreview.com</link>
	<description>Jagat Review is a review website that focused on consumer goods, hardware, technology updates, geek culture and everything in-between</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 07:15:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Gareth Evans Akan Melanjutkan Serbuan Maut di Dunia Film Melalui &#8220;Berandal&#8221;</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/02/gareth-evans-akan-melanjutkan-serbuan-maut-di-dunia-film-melalui-berandal/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/02/gareth-evans-akan-melanjutkan-serbuan-maut-di-dunia-film-melalui-berandal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 12:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berandal]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Gareth Evans]]></category>
		<category><![CDATA[Iko Uwais]]></category>
		<category><![CDATA[Serbuan Maut]]></category>
		<category><![CDATA[The Raid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=129779</guid>
		<description><![CDATA[Film laga Indonesia garapan Gareth Evans, The Raid, telah berhasil meluncurkan “serbuan maut” di kancah film internasional. Kesuksesan ini telah mendorong sutradara asal Wales tersebut untuk membuat sekuelnya yang diberi judul Berandal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Film laga Indonesia garapan Gareth Evans, <em>The Raid</em>, telah berhasil meluncurkan “serbuan maut” di kancah film internasional. Decak kagum penonton dan pujian dari para sineas pun menghujani film tersebut, bahkan <a href="http://www.slashfilm.com/the-raid-director-sees-film-trilogy/"><em>The Raid </em>berhasil meraih Midnight Madness Award di Toronto International Film Festival 2011</a>. Kesuksesan ini telah mendorong sutradara asal Wales tersebut untuk membuat sekuelnya yang diberi judul <em>Berandal</em>.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/The-Raid.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-129782" title="The Raid" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/The-Raid.jpg" alt="" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Evans mengaku telah menciptakan konsep film <em>Berandal</em> sebelum membuat <em>The Raid</em>. Namun, latar belakang tokoh utama dalam film tersebut tidak menarik, sehingga lebih masuk akal jika dijadikan sekuel <em>The Raid</em>. Evans berencana untuk memasukkan aksi-aksi yang lebih spektakuler dalam <em>Berandal</em>, salah satunya adalah penambahan adegan baku hantam di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. <a href="http://jagatplay.com/2012/01/news/aktor-indonesia-jadi-pemeran-utama-film-mortal-kombat-terbaru/">Iko Uwais</a> pun kembali ditunjuk sebagai pemeran utama.</p>
<p>Menengok kesuksesan film pertama dan konsep sekuel yang lebih dahsyat, tampaknya film ini akan menjadi sebuah trilogi laga yang semakin mengharumkan perfilman Indonesia di dunia. Apalagi <em>Berandal </em>telah mendapatkan dukungan dari sejumlah perusahaan besar di industri perfilman, seperti dukungan XYZ Films yang berbasis di Los Angeles untuk membantu PT Merantau Films dalam proses produksi.</p>
<p>Sony Pictures Worldwide Acquisitions Group pun telah <a href="http://www.deadline.com/2012/02/sony-nabs-rights-for-the-raid-sequel/">membeli hak distribusi film sekuel ini di Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Spanyol</a>. Bukan hanya tiga negara ini saja yang akan dimanjakan dengan kehadiran film laga Indonesia ini. Pemasaran film <em>Berandal</em> secara internasional dipegang oleh Celluloid Nightmares dan kabarnya telah merambah hingga China, korea, Jerman, Inggris, dan Kanada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/02/gareth-evans-akan-melanjutkan-serbuan-maut-di-dunia-film-melalui-berandal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Film Pendek Indonesia Unjuk Gigi di 62nd Berlin International Film Festival</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/02/film-pendek-indonesia-unjuk-gigi-di-62nd-berlin-international-film-festival/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/02/film-pendek-indonesia-unjuk-gigi-di-62nd-berlin-international-film-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 06:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lucky Natalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[62ndBerlin International Film Festival]]></category>
		<category><![CDATA[7 Deadly Kisses]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[film pendek]]></category>
		<category><![CDATA[Sammaria Simanjuntak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=129472</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata, tidak hanya The Raid saja yang membanggakan Indonesia di festival film internasional. Kali ini, giliran sebuah film pendek karya anak bangsa berjudul 7 Deadly Kisses masuk nominasi dalam 62nd Berlin International Film Festival!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Prestasi di bidang perfilman terus ditorehkan Indonesia di kancah Internasional. Setelah <em>The Raid</em> sukses di <a href="http://www.jagatreview.com/2011/09/kejutan-the-raid-dari-toronto/">Toronto International Film Festival 2012</a> dan <a href="http://www.jagatreview.com/2012/01/the-raid-banggakan-indonesia-di-sundance-film-festival-2012/">Sundance Film Festival 2012</a>, giliran sebuah film pendek produksi PT Kepompong Gendut berjudul <em>7 Deadly Kisses</em> yang unjuk gigi di 62<sup>nd</sup> Berlin International Film Festival di Jerman untuk kategori Panorama Short Supporting Film Festival. Film berdurasi empat menit yang disutradarai Sammaria Simanjuntak (<em>Cin(t)a, Working Girls</em>) ini bercerita mengenai tujuh teknik ciuman fatal yang dibenci wanita. Film ini diperankan oleh Sunny Soon, Daud Sumolang, dan Vivian Idris.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-129473" href="http://www.jagatreview.com/2012/02/film-pendek-indonesia-unjuk-gigi-di-62nd-berlin-international-film-festival/7deadlykissesposterwithberlinaledates/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-129473" title="7DeadlyKissesPosterWithBerlinaleDates" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/7DeadlyKissesPosterWithBerlinaleDates-403x600.jpg" alt="" width="403" height="600" /></a></p>
<p>Kabar ini tentu saja mengejutkan sekaligus membahagiakan sang sutradara. Sammaria menyatakan bahwa film tersebut dibuat secara spontan di sela-sela persiapan pembuatan film layar lebar terbarunya, <em>Demi Ucok</em>, yang rencananya akan rilis pertengahan tahun ini.</p>
<p><em>7 Deadly Kisses</em> akan diputar sebanyak empat kali sepanjang penyelenggaraan festival yang akan diadakan pada 9—19 Februari 2012. Rencananya, film ini akan diputar sebelum film panjang <em>Mommy is Coming </em>karya Cheryl Dunye (Jerman).</p>
<p>Selain <em>7 Deadly Kisses</em>, ada tiga film Indonesia lainnya yang juga lolos seleksi di festival ini, yaitu <em>Postcards from the Zoo</em> karya Edwin (kategori Kompetisi), <em>The <a href="http://www.jagatreview.com/2011/05/the-mirror-never-lies-menyelami-keindahan-wakatobi/">Mirror Never Lies</a></em> karya Kamila Andini (Kategori Generasi, dan <em>The Children of Srikandi</em> karya Imel Taurinamandala, Eggie Dian, Winnie Wibowo, Afank Mariani, Stea Lim, Oji, Hera Danish, Yulia Dwi Adriyanti (kategori Panorama).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/02/film-pendek-indonesia-unjuk-gigi-di-62nd-berlin-international-film-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ben 10 Akan Hadir di Layar Lebar?</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/02/ben-10-akan-hadir-di-layar-lebar/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/02/ben-10-akan-hadir-di-layar-lebar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 02:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Albert Torres]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Winter]]></category>
		<category><![CDATA[Ben 10]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Joel Silver]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=129149</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kabar menarik mengenai rencana pembuatan film adaptasi Goosebumps muncul, sekarang giliran film seri animasi Ben 10 yang mendapatkan kabar serupa. Siapa produser dan penulis yang dikabarkan akan menangani proyek ini?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kabar menarik mengenai <a href="http://www.jagatreview.com/2012/01/penulis-jack-the-giant-killer-akan-tangani-naskah-film-goosebumps/">rencana pembuatan film adaptasi <em>Goosebumps</em></a> muncul, para remaja (atau mereka yang menikmati karya-karya fiksi serupa) dapat kembali berbahagia karena tampaknya <em>Ben 10</em> akhirnya akan mendapat tempat di layar lebar. Film seri animasi ini menceritakan tentang seorang anak berusia 10 tahun, Ben Tennyson, yang menemukan sebuah mesin yang menyerupai jam tangan yang ternyata memberikannya kemampuan untuk berubah menjadi 10 pilihan alien yang memiliki kelebihannya masing-masing.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/Ben-10.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-129150" title="Ben 10" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/Ben-10.jpg" alt="" width="600" height="330" /></a></p>
<p>Hingga saat ini, <em>Ben 10</em> telah memiliki dua film adaptasi yang digarap oleh Alex Winter dan ditayangkan di televisi. Namun, produser <em><a href="http://www.jagatreview.com/2011/12/chemistry-yang-memukau-dalam-sherlock-holmes-a-game-of-shadows/">Sherlock Holmes: A Game of Shadows</a></em>, Joel Silver, dikabarkan tertarik untuk mentransformasi film seri animasi ini ke dalam layar lebar dan telah menemukan seorang penulis naskah yang tepat. Pilihannya tersebut jatuh kepada Albert Torres yang telah menulis naskah film <em>Henry Poole is Here </em>(2008) dan <em>Akira </em>yang masih dalam tahap praproduksi.</p>
<p>Selain kedua film tersebut, <a href="http://www.filmschoolrejects.com/news/ben-10-movie-joel-silver-albert-torres.php">Torres sempat menulis naskah film adaptasi novel </a><em><a href="http://www.filmschoolrejects.com/news/ben-10-movie-joel-silver-albert-torres.php">Survivor</a> </em>karya Chuck Palahniuk (<em>Fight Club</em>) yang menunjukkan variasi genre naskah yang dapat ditulisnya. Sayangnya, produksi film adaptasi ini terhambat akibat kejadian 9/11 yang menyerupai plot pembajakan pesawat yang diangkat dalam novel tersebut.</p>
<p>Apakah <em>Ben 10 </em>benar-benar akan mendapat tempat di layar lebar atau proyek ini akan berakhir sebagai film televisi ketiganya? Akankah tokoh berusia 10 tahun ini akan meramaikan jajaran film yang menggabungkan tema pahlawan super dan alien?<em></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/02/ben-10-akan-hadir-di-layar-lebar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bruce Willis Bekerja Sama dengan Superman dalam The Cold Light of Day</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/02/bruce-willis-bekerja-sama-dengan-superman-dalam-the-cold-light-of-day/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/02/bruce-willis-bekerja-sama-dengan-superman-dalam-the-cold-light-of-day/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 06:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bruce Willis]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Henry Cavill]]></category>
		<category><![CDATA[Sigourney Weaver]]></category>
		<category><![CDATA[The Cold Light of Day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=129138</guid>
		<description><![CDATA[The Cold Light of Day akan meramaikan jajaran film laga di tahun 2012 yang mengangkat kehidupan seorang agen rahasia. Bruce Willis tentunya berperan sebagai agen rahasia tersebut. Tetapi, apa hubungannya dengan "Superman"?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehidupan seorang agen rahasia yang penuh dengan petualangan menegangkan dan penuh aksi selalu menarik untuk diangkat menjadi sebuah karya fiksi, apalagi jika dibawa ke layar lebar. Dengan bumbu pengkhianatan dan ancaman bahaya yang melanda orang-orang yang dicintai oleh sang agen, tampaknya selalu berhasil memikat hati penonton. Pada tahun 2012 ini pun, jajaran film laga yang mengangkat topik serupa diramaikan oleh sebuah film berjudul <em>The Cold Light of Day</em>.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/The-Cold-Light-of-Day.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-129142" title="The Cold Light of Day" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/The-Cold-Light-of-Day-600x233.jpg" alt="" width="600" height="233" /></a></p>
<p>Film garapan Mabrouk El Mechri (JCVD) ini menceritakan tentang Will Shaw—diperankan oleh Henry Cavill (Man of Steel, Immortals)—yang berkunjung ke Spanyol untuk berlibur bersama keluarganya di atas sebuah kapal. Dalam satu kesempatan, Will beranjak dari kapal tersebut untuk pergi ke kota dan kembali hanya untuk melihat bahwa keluarganya telah menghilang. Ternyata, mereka hanya menjadi korban dari perbuatan ayahnya, Martin—diperankan oleh Bruce Willis (Cop Out)—adalah seorang agen CIA. Perjuangan Will untuk menyelamatkan keluarganya pun dimulai.</p>
<p>Selain Bruce Willis, <a href="http://www.slashfilm.com/cold-light-day-trailer/"><em>The Cold Light of Day</em></a> dibintangi oleh aktris senior Sigourney Weaver (<a href="http://www.jagatreview.com/2011/10/review-abduction-bourne-versi-remaja/">Abduction</a>). Dalam film ini, Weaver berperan sebagai rekan kerja yang (mungkin) mengkhianati Martin. Dari trailer yang beredar, tampaknya film ini siap menghibur penonton dengan adegan-adegan penuh aksi, serta beragam misteri dan intrik yang biasa menghiasi cerita-cerita agen rahasia. <em>The Cold Light of Day</em> akan dirilis pada tanggal 6 April 2012.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="315" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/LOHl9d08e3c?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="315" src="http://www.youtube.com/v/LOHl9d08e3c?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/02/bruce-willis-bekerja-sama-dengan-superman-dalam-the-cold-light-of-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>God Bless America, Untuk Sisi Pembunuh dalam Diri Anda</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/god-bless-america-untuk-sisi-pembunuh-dalam-diri-anda/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/god-bless-america-untuk-sisi-pembunuh-dalam-diri-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 06:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bobcat Goldthwait]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[God Bless America]]></category>
		<category><![CDATA[Joel Murray]]></category>
		<category><![CDATA[Tara Lynne Barr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=128793</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah film berjudul God Bless America yang ditulis dan digarap oleh Bobcat Goldthwait hadir sebagai ekspresi emosi terhadap buruknya acara televisi dan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan. Berikut trailer penuh adegan kekerasan dari film tersebut!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda bosan melihat acara televisi yang terlalu mengada-ada? Kesal melihat selebriti yang namanya melejit karena acara-acara tidak berkualitas? Berita yang menampilkan demonstrasi tidak penting dan tokoh politik yang kontroversial membuat Anda bosan? Pernahkah Anda merasa ingin membunuh mereka yang mengambil hak milik orang lain tanpa perasaan bersalah?</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/God-Bless-America.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128794" title="Joel Murray" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/God-Bless-America-600x302.jpg" alt="" width="600" height="302" /></a></p>
<p>Itulah yang dilakukan oleh Frank, tokoh utama dalam film <em>God Bless America</em> yang ditulis dan digarap oleh Bobcat Goldthwait (<em>World&#8217;s Greatest Dad</em>). Dalam film ini, Frank yang diperankan oleh Joel Murray (Shameless) diceritakan sebagai pria yang mengidap tumor otak dan memutuskan untuk memuaskan emosinya dengan membunuh orang-orang yang ia anggap pantas. Dalam petualangan penuh darah dan kekerasan ini, Frank ditemani oleh Roxy yang diperankan oleh Tara Lynne Barr (<em>The Suite Life of Zack and Cody</em>).</p>
<p>Dalam <a href="http://www.filmschoolrejects.com/news/god-bless-america-red-band-trailer-nadam.php">trailer <em>God Bless America</em></a>, pasangan ini diperlihatkan membunuh setiap orang yang mengilik emosi mereka, bahkan dengan alasan yang tidak masuk akal sekalipun. Sesama penonton di bioskop yang melempari mereka dengan popcorn dan seorang penonton yang merekam aksi pembunuhan mereka, seorang remaja yang memarahi ayahnya di televisi karena membelikan mobil yang salah, bahkan seorang pria yang mengambil dua tempat parkir tanpa rasa bersalah.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="315" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/-1-NRmuXTls?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="315" src="http://www.youtube.com/v/-1-NRmuXTls?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Film ini bagaikan ekspresi katarsis dari Goldthwait dan mengingatkan saya akan tokoh antihero Frank Castle a.k.a The Punisher karya Marvel Comics. Namun, bagi Anda yang merasa bosan dengan semua drama tidak penting yang menghiasi keseharian Anda, secara langsung ataupun melalui media hiburan, sepertinya film ini patut Anda tonton.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/god-bless-america-untuk-sisi-pembunuh-dalam-diri-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dream House: Rumah Impian dengan Sejuta Misteri</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 08:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lucky Natalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Craig]]></category>
		<category><![CDATA[Dream House]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[horor]]></category>
		<category><![CDATA[jagatreviews]]></category>
		<category><![CDATA[Morgan Creek Production]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[Naomi Watts]]></category>
		<category><![CDATA[Rachel Weisz]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=128613</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki rumah impian adalah dambaan semua orang. Namun, bagaimana jika ternyata rumah yang terlihat sempurna tersebut menyimpan sejuta misteri yang harus dipecahkan oleh penghuni barunya agar mengetahui dengan detail: apa yang sebenarnya pernah terjadi di rumah tersebut?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Film yang satu ini nyaris terlupakan karena memang bukan film baru yang tayang di 2012. <em>Dream House</em> merupakan film stok lama 2011 yang kebetulan baru akan rilis di Jakarta dan sekitarnya dalam waktu dekat.</p>
<p>Melihat deretan bintang yang meramaikan film ini, mungkin Anda sedikit menaruh harapan lebih kepada film ini. Apalagi, sang tokoh utama, Daniel Craig, sedang berada di puncak karir berkat penampilan primanya di franchise <em>James Bond</em>. Bersama Naomi Watts dan Rachel Weisz, bisakah Craig “mengangkat” film ini dan menjadikannya salah satu film yang spesial?</p>
<p><a rel="attachment wp-att-128615" href="http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/mpw-70870/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128615" title="MPW-70870" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/MPW-70870-403x600.jpg" alt="" width="403" height="600" /></a></p>
<p><em>It’s you to decide</em>! <em>Dream House</em> merupakan film psychological thriller bergenre horor yang mengisahkan sebuah keluarga yang baru pindah ke sebuah rumah yang sudah mereka idam-idamkan sejak lama. Will Atenton (Daniel Craig) memutuskan untuk keluar dari kantornya dan berencana untuk mengejar impiannya untuk menulis buku sembari menikmati kebersamaan bersama keluarganya. Kehidupan mereka tentram hingga suatu hari Will mengetahui bahwa rumah yang ia tempati memiliki masa lalu yang kelam. Satu keluarga mati dibantai dan yang lebih tragisnya lagi, pelakunya adalah sang ayah sendiri. Bersamaan dengan itu, keluarga Will mulai merasakan teror aneh dari sosok yang tidak bisa mereka kenali. Berbekal pengetahuannya yang minim, Will berusaha untuk mengetahui sejarah detail rumah tersebut dan berusaha mengamankan keluarganya dari gangguan-gangguan yang aneh. Salah satu harapan Will adalah Ann Patterson (Naomi Watts), seorang wanita yang tinggal tepat di depan rumahnya, yang mungkin mengetahui sedikit banyak mengenai sejarah rumah tersebut.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-128614" href="http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/mov_dream_house_2285/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128614" title="MOV_dream_house_2285" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/MOV_dream_house_2285-600x388.jpg" alt="" width="600" height="388" /></a></p>
<h2><strong>Bukan Horor Biasa Ditambah “Bumbu” <em>Twist</em></strong></h2>
<p>Daniel Craig bermain film horor? Itu adalah pertanyaan pertama yang muncul di kepala saya saat mencari informasi mengenai film ini sebelum menyaksikannya langsung di bioskop. Namun, tentunya ada hal lain yang membuat film ini berbeda yang membuat tiga nama tersebut ada di film ini. jawabannya: <em>plot twist</em>!</p>
<p>Saya menyangka jika saya akan mendapatkan film horor saja. Ternyata, film ini menyimpan sesuatu! Ikuti saja tiap adegannya dan Anda akan merasa “dibohongi” dengan perubahan alur cerita yang tidak sesuai perkiraan di awal. Bahkan, <em>plot twist</em> di film ini berada di tengah film, bukan di akhir film. Itu berarti, film ini tidak hanya dibuat untuk membuat penontonnya tegang, namun juga memutar otak dan menerka-nerka inti permasalahan yang ingin digali di film ini.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-128616" href="http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/dreamhousetop_01/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128616" title="dreamhousetop_01" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/dreamhousetop_01-600x337.jpg" alt="" width="600" height="337" /></a></p>
<p>Adanya <em>plot twist</em> menjadi satu-satunya penyelamat film ini karena unsur lainnya terlihat begitu lemah. Tiga bintang utama film ini berakting tanpa sinergi sehingga kami tidak bisa merasakan jalinan emosional di antara mereka. Saya berharap mereka bertiga dapat melakukannya dengan lebih baik.</p>
<p>Banyak pihak yang memberikan review negatif terhadap film ini. Banyak yang mengatakan bahwa alur film ini sangat mudah ditebak, ketiadaan keistimewaan dalam hal kualitas cerita, dan lain sebagainya. Namun, buat saya, film ini cukup menghibur dan berhasil membuat saya tercengang—karena adanya <em>plot twist</em> tersebut—berkali-kali. Walaupun bukan tipe film psychological thriller yang begitu kuat, seperti <em>Shutter Island</em> atau <em>Black Swan</em>, film ini pantas mendapatkan kesempatan untuk menghibur Anda di saat luang.</p>
<p><em>Enjoy the movie</em>!</p>
<p><strong>Tanggal rilis:<br />
</strong>30 September 2011</p>
<p><strong>Genre:<br />
</strong>Horor, thriller</p>
<p><strong>Durasi:<br />
</strong>92 menit</p>
<p><strong>Sutradara:<br />
</strong>Jim Sheridan</p>
<p><strong>Pemain:<br />
</strong>Daniel Craig, Naomi Watts, Rachel Weisz, Marton Csokas, Claire Geare, Taylor Geare</p>
<p><strong>Studio:<br />
</strong>Morgan Creek Production</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/dream-house-rumah-impian-penyimpan-sejuta-misteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Girl With the Dragon Tattoo Tidak Akan Tayang di India</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-girl-with-the-dragon-tattoo-tidak-akan-tayang-di-india/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-girl-with-the-dragon-tattoo-tidak-akan-tayang-di-india/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 07:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[David Fincher]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Lisbeth Salander]]></category>
		<category><![CDATA[Rooney Mara]]></category>
		<category><![CDATA[Stieg Larsson]]></category>
		<category><![CDATA[The Girl with the Dragon Tattoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=128601</guid>
		<description><![CDATA[Para penggemar novel The Girl With the Dragon Tattoo karya Stieg Larsson pastinya sudah mengetahui bahwa cerita tersebut mengandung beragam konten yang tidak pantas dinikmati anak-anak di bawah umur. Itulah sebabnya lembaga sensor India menolak kehadiran film adaptasi garapan David Fincher tanpa pemotongan sejumlah adegan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para penggemar novel <em>The Girl With the Dragon Tattoo</em> karya Stieg Larsson pastinya sudah mengetahui bahwa cerita tersebut mengandung beragam konten yang tidak pantas dinikmati anak-anak di bawah umur. Dari adegan penuh dengan kekerasan, seks, hingga pemerkosaan secara anal dihadirkan penulis asal Swedia tersebut dalam novel-novelnya. Sayangnya, beberapa hal memang lebih pantas ditinggalkan dalam imajinasi pembaca dan tidak diterjemahkan ke dalam layar lebar.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Rooney-Mara-as-Lisbeth-Salander.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128602" title="Rooney Mara as Lisbeth Salander" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Rooney-Mara-as-Lisbeth-Salander-600x401.jpg" alt="" width="600" height="401" /></a></p>
<p>Itulah yang dirasakan oleh lembaga sensor film India yang meminta David Fincher untuk menghilangkan sejumlah adegan dalam film adaptasi novel Stieg Larsson tersebut. Salah satu adegan yang menjadi perhatian adalah adegan pemerkosaan anal yang diterima oleh Lisbeth Salander (Rooney Mara). Mengingat pentingnya kehadiran adegan tersebut dalam jalan cerita, <a href="http://gawker.com/5880176/david-fincher-to-india-the-anal-rape-stays-in-the-picture">Fincher pun menolak permintaan dari Central Board of Film Certification India</a>.</p>
<p>Sony Picture India menunjukkan dukungannya kepada Fincher dengan menyatakan bahwa mereka akan menghormati dan melindungi visi sang sutradara. Oleh karena itu, film <em>The Girl With the Dragon Tattoo</em> tidak akan ditayangkan di India. Mungkinkah India akan menggarap versi Bollywood film adaptasi tersebut? Bisakah Anda membayangkan Mikael Blomkvist dan Lisbeth Salander menghadapi misteri pembunuhan ini sambil menari-nari di bawah terpaan hujan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-girl-with-the-dragon-tattoo-tidak-akan-tayang-di-india/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seeking Justice: Nicolas Cage Diancam oleh Pembunuh Bayaran</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/seeking-justice-nicolas-cage-diancam-oleh-seorang-pembunuh-bayaran/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/seeking-justice-nicolas-cage-diancam-oleh-seorang-pembunuh-bayaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 05:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[guy pearce]]></category>
		<category><![CDATA[January Jones]]></category>
		<category><![CDATA[Nicolas Cage]]></category>
		<category><![CDATA[Roger Donaldson]]></category>
		<category><![CDATA[Seeking Justice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=128580</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Maret mendatang Nicolas Cage dan Guy Pearce akan menunjukkan kebolehan akting mereka dalam film thriller terbaru yang berjudul Seeking Justice. Seperti apa cerita yang diusung dalam film ini?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang akan Anda lakukan jika orang yang paling Anda cintai diserang hingga mengharuskannya beristirahat di rumah sakit dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya? Perasaan ingin membalas dendam dan menghabisi orang tersebut mungkin akan terbersit di benak Anda. Jika ada orang yang menawarkan untuk melakukan hal tersebut secara cuma-cuma, akankah Anda menyetujuinya?</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Seeking-Justice.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-128581" title="Seeking Justice" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Seeking-Justice.jpg" alt="" width="550" height="367" /></a></p>
<p>Will Gerard, tokoh utama yang diperankan oleh Nicolas Cage (<a href="http://www.jagatreview.com/2011/03/drive-angry-saat-dendam-membara-di-dada-buronan-neraka/"><em>Drive Angry</em></a>) dalam film <em>Seeking Justice</em>, menyutujui tawaran tersebut. Sayangnya, tawaran yang datang dari seorang pembunuh bayaran misterius yang diperankan oleh Guy Pearce (<a href="http://www.jagatreview.com/2011/10/dont-be-afraid-of-the-dark-film-horror-yang-kurang-menyeramkan/"><em>Don’t Be Afraid of the Dark</em></a>) memiliki harganya tersendiri. Will tidak harus membayar dengan uang, tetapi dengan membunuh seseorang. Ketika Will menolak permintaan tersebut, sang pembunuh bayaran pun mengincar Will dan keluarganya.</p>
<p>Selain Cage dan Pearce, film ini juga diramaikan oleh January Jones (<a href="http://www.jagatreview.com/2011/09/x-men-first-class-installment-terbaik-dalam-jajaran-film-x-men/"><em>X-Men: First Class</em></a>) yang berperan sebagai Laura, istri Will. Film thriller ini disutradarai oleh Roger Donaldson yang menggarap film <em>Bank Job</em> di tahun 2008 silam. Berdasarkan trailer yang beredar, tampaknya <a href="http://www.hollywoodreporter.com/news/seeking-justice-trailer-nicolas-cage-january-jones-285192"><em>Seeking Justice</em></a> yang akan dirilis pada tanggal 16 Maret mendatang ini akan menjadi film Cage yang lebih patut ditonton dibanding sekuel <em>Ghost Rider</em>.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="315" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/ZTUdFe8xn1c?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="315" src="http://www.youtube.com/v/ZTUdFe8xn1c?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/seeking-justice-nicolas-cage-diancam-oleh-seorang-pembunuh-bayaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Thing: Pertarungan Hidup-Mati di Tengah Dinginnya Antartika</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-thing-pertarungan-hidup-mati-di-tengah-dinginnya-antartika/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-thing-pertarungan-hidup-mati-di-tengah-dinginnya-antartika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 08:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Horror]]></category>
		<category><![CDATA[jagatreviews]]></category>
		<category><![CDATA[Joel Edgerton]]></category>
		<category><![CDATA[John Carpenter]]></category>
		<category><![CDATA[Mary Elizabeth Winstead]]></category>
		<category><![CDATA[Matthijs van Heijningen]]></category>
		<category><![CDATA[sci-fi]]></category>
		<category><![CDATA[The Thing]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=127201</guid>
		<description><![CDATA[﻿Jika Anda berpikir bahwa The Thing merupakan remake dari film garapan John Carpenter dengan judul yang sama, Anda salah besar! Film ini merupakan prekuel dari film adaptasi novel “Who Goes There?” yang dirilis pada tahun 1982 silam. Mengambil setting di Antartika dengan musuh alien, bersiaplah mengikuti petualangan mengerikan di dalamnya!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/The-Thing.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127202" title="The Thing" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/The-Thing-500x600.jpg" alt="" width="500" height="600" /></a></p>
<p>﻿Jika Anda berpikir bahwa <em>The Thing</em> merupakan <em>remake</em> dari film garapan John Carpenter dengan judul yang sama, Anda salah besar! Film yang dirilis pada tahun 2011 ini merupakan prekuel dari film adaptasi novel <em>Who Goes There?</em> karya John W. Campbell Jr. yang digarap oleh Carpenter pada tahun 1982 silam. Kali ini, sutradara yang ditunjuk untuk menangani proyek ini adalah Matthijs van Heijningen. Apakah sutradara asal Belanda ini dapat menyamai kelihaian Carpenter dalam menggarap film horor?</p>
<p>Film prekuel <em>The Thing</em> mengambil setting di tahun 1982 saat sekelompok peneliti asal Norwegia menemukan sebuah pesawat luar angkasa di tengah Antartika. Dr. Sander Halvorson dan asistennya, Adam Finch, merekrut seorang paleontolog bernama Kate Lloyd untuk membantu mereka menginvestigasi pesawat tersebut. Namun, ternyata bukan hanya pesawat yang mereka temukan, melainkan sesosok alien yang terkubur di dalam es. Tim peneliti tersebut akhirnya berhasil membawa bongkahan es berisi alien tersebut dan mengambil sampel jaringan. Melihat kesuksesan ini, mereka pun mulai berpesta. Di saat yang sama, Derek, co-pilot yang membawa Sander, Kate, dan Adam ke Antartika, menyaksikan alien yang mereka bawa bangkit dan melarikan diri. Pesta darah pun dimulai!</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="315" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/Txjm94GnrPA?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="315" src="http://www.youtube.com/v/Txjm94GnrPA?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa industri perfilman Barat lebih menyenangi kombinasi pembunuhan, darah, dan monster dibanding <a href="http://www.jagatreview.com/2012/01/paranormal-activity-3-menegangkan-dan-mendebarkan/">hantu atau makhluk halus</a> yang menghiasi film-film horor dari Timur. Saya pun tidak begitu menyukai film-film horor Hollywood. Biasanya, film Hollywood hanya bersadar kepada adegan-adegan yang sadis dan instrumen musik yang menegangkan untuk menakut-nakuti penonton. Namun, ada sesuatu yang berbeda dengan film yang satu ini.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/thething2011.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127204" title="thething2011" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/thething2011-600x317.jpg" alt="" width="600" height="317" /></a></p>
<h2>Kembalinya Sang Ratu Jeritan!</h2>
<p>Sekitar sepuluh menit berlalu dan film ini berhasil membuat saya berteriak (dalam hati), “MARY ELIZABETH WINSTEAD!” Aktris cantik yang menghiasi film <em>Live Free or Die Hard</em> dan <em>Scott Pilgrim vs. the World</em> akhirnya kembali mengambil peran dalam film horor. Akting dan ekspresi ketakutan yang dibawanya dalam film <em>Final Destination 3</em> dan sejumlah film horor lainnya hadir kembali dalam karakter paleontolog Kate Lloyd. Melihat aktris berusia 27 tahun ini beraksi di <em>The Thing,</em> membuat saya semakin tidak sabar melihat penampilannya dalam <a href="http://www.jagatreview.com/2012/01/film-akan-datang-2012%E2%80%94part-i/">Abraham Lincoln: Vampire Hunter</a>.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/mary_elizabeth_winstead_plays_as_kate_lloyd.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127205" title="mary_elizabeth_winstead_plays_as_kate_lloyd" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/mary_elizabeth_winstead_plays_as_kate_lloyd-600x400.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di luar kehadiran Winstead, kekuatan film horor terletak di suasana menegangkan dan adegan-adegan yang membuat jantung penonton melompat. Sayangnya, dosis yang disuguhkan dalam <em>The Thing</em> sangat kecil. Adegan-adegan yang membuat penonton merasa ­<em>deg-degan</em> hanya terasa di awal-awal film saja. Ketika sang alien sudah mulai menampakkan wujudnya, serta aksi penuh darah dan jeritan dimulai, ketegangan itu pun berangsur surut dan digantikan dengan perasaan jijik. <a href="http://www.jagatreview.com/2012/01/the-darkest-hour-invasi-alien-tak-terlihat/">Wujud alien</a> yang digambarkan dengan CGI terlihat sangat menjijikan sekaligus mengerikan, apalagi diperlihatkan sejumlah tentakel panjang yang mampu menyerang para karakter dari jarak jauh.</p>
<p>Satu lagi yang membuat film ini berbeda dari film monster lainnya adalah kemampuan sang alien untuk meniru penampilan manusia yang dimangsanya. Hal ini menciptakan konflik di antara para karakter yang mulai kehilangan kepercayaan terhadap satu sama lain. Misteri dan paranoia yang disuguhkan, ditambah dengan <a href="http://www.jagatreview.com/2011/11/shark-night-berlibur-bersama-kumpulan-hiu-di-danau/">aksi penuh darah</a> dan api, menjadikan <em>The Thing</em> film horor yang menarik. Apalagi bagi mereka yang pernah menonton <em>The Thing</em> versi 1982.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/thething20114.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127206" title="thething20114" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/thething20114-600x317.jpg" alt="" width="600" height="317" /></a></p>
<p><strong>Tanggal rilis:<br />
</strong>14 Oktober 2011</p>
<p><strong>Genre:<br />
</strong>Horor, Sci-Fi</p>
<p><strong>Durasi:<br />
</strong>103 menit</p>
<p><strong>Sutradara:<br />
</strong>Matthijs van Heijningen</p>
<p><strong>Pemeran:<br />
</strong>Mary Elizabeth Winstead, Joel Edgerton, Eric Olsen, Ulrich Thomsen, Adewale Akinnuoye-Agbaje</p>
<p><strong>Studio:<br />
</strong>Universal Pictures</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/the-thing-pertarungan-hidup-mati-di-tengah-dinginnya-antartika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aroused: 16 Bintang Porno dalam 1 Film</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/01/aroused-16-bintang-porno-dalam-1-film/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/01/aroused-16-bintang-porno-dalam-1-film/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alexis Texas]]></category>
		<category><![CDATA[Allie Haze]]></category>
		<category><![CDATA[April O’Neil]]></category>
		<category><![CDATA[Aroused]]></category>
		<category><![CDATA[Aroused: The Lost Sensuality of a Woman]]></category>
		<category><![CDATA[Ash Hollywood]]></category>
		<category><![CDATA[Asphyxia Noir]]></category>
		<category><![CDATA[Belladonna]]></category>
		<category><![CDATA[Brooklyn Lee]]></category>
		<category><![CDATA[Deborah Anderson]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Francesca Lé]]></category>
		<category><![CDATA[Jesse Jane]]></category>
		<category><![CDATA[Katsuni]]></category>
		<category><![CDATA[Kayden Kross]]></category>
		<category><![CDATA[Lexi Belle]]></category>
		<category><![CDATA[Lisa Ann]]></category>
		<category><![CDATA[Misty Stone]]></category>
		<category><![CDATA[Porno]]></category>
		<category><![CDATA[pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Tate]]></category>
		<category><![CDATA[Teagan Presley]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=127464</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda pernah membayangkan alasan di balik kesediaan para bintang film porno untuk menanggalkan pakaiannya dan melakukan hubungan intim di depan kamera? Deboran Anderson dengan filmnya yang berjudul Aroused: The Lost Sensuality of a Woman mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan menghadirkan 16 bintang porno.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jesse Jane, Belladonna, Katsuni, Allie Haze, Kayden Kross, April O’Neil, Francesca Lé, Lisa Ann, Brooklyn Lee, Alexis Texas, Asphyxia Noir, Teagan Presley, Ash Hollywood, Tanya Tate, Lexi Belle, dan Misty Stone. Apakah nama-nama ini familiar untuk Anda? Jika Anda penggemar film porno, setidaknya Anda pernah mendengar 16 nama tersebut.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Aroused.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-127466" title="Aroused" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/01/Aroused.jpg" alt="" width="600" height="370" /></a></p>
<p>Tumbuh di dunia hiburan dewasa, ke-16 wanita ini telah memenuhi kebutuhan “nakal” para pria di seluruh penjuru dunia (mengingat akses ke film-film serupa tidak sulit, terutama melalui internet). Namun, apa cerita di balik kesuksesan mereka, serta alasan yang melatarbelakangi keyakinan mereka untuk menanggalkan pakaiannya dan melakukan beragam hubungan intim di depan kamera?</p>
<p>Deborah Anderson menawarkan jawaban terhadap misteri tersebut melalui film dokumentasinya yang diberi judul <em>Aroused: The Lost Sensuality of a Woman</em>. Jika Anda berpikir bahwa film ini akan menampilkan ke-16 bintang film porno tersebut melakukan pesta seks, Anda salah besar. Film ini diklaim akan menampilkan konten yang akan menambah wawasan penonton terhadap industri film porno dan kehidupan para bintangnya.</p>
<p><a href="http://www.filmschoolrejects.com/news/aroused-porn-star-documentary-trailer.php"><em>Aroused: The Lost Sensuality of a Woman</em></a> akan dirilis di Amerika Serikat musim semi ini. Apakah film ini akan dapat dinikmati oleh para penonton di Tanah Air? Tampaknya, distributor yang ingin membawa film ini ke Indonesia akan mendapat tantangan dan hadangan berarti dari sejumlah pihak. Namun, jangan putus harapan dulu, karena lagi-lagi ditekankan bahwa ini merupakan film dokumentasi yang mendidik, bukan film porno.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/01/aroused-16-bintang-porno-dalam-1-film/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

