<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jagat Review &#187; SAP Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.jagatreview.com/tag/sap-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jagatreview.com</link>
	<description>Jagat Review is a review website that focused on consumer goods, hardware, technology updates, geek culture and everything in-between</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2013 07:45:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
		<item>
		<title>Metrodata Solution Day 2012 Tekankan Pentingnya Aplikasi Mobile dan Cloud</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/10/metrodata-solution-day-2012-tekankan-pentingnya-aplikasi-mobile-dan-cloud/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/10/metrodata-solution-day-2012-tekankan-pentingnya-aplikasi-mobile-dan-cloud/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2012 05:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BMC Software]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco Systems Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Metrodata]]></category>
		<category><![CDATA[Metrodata Solution Day 2012]]></category>
		<category><![CDATA[NetApp]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<category><![CDATA[SAP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Symantec]]></category>
		<category><![CDATA[vmware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=169195</guid>
		<description><![CDATA[PT Metrodata Electronics, Tbk menggelar ajang Metrodata Solution Day (MSD) 2012 yang mengangkat tema “Smart Mobility as the Next Wave Toward Cloud Computing”. Dalam ajang tersebut, Metrodata tekankan pentingnya aplikasi mobile dan cloud bagi kemajuan bisnis.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT Metrodata Electronics, Tbk menggelar ajang Metrodata Solution Day (MSD) 2012 yang mengangkat tema “<em>Smart Mobility as the Next Wave Toward Cloud Computing</em>”. Ini merupakan ajang MSD kesembilan yang diselenggarakan dan kali ini diadakan di Hotel Shangri La, Jakarta, pada hari Kamis (18/10).</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/10/Metrodata-Solution-Day-2012-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-169196" title="Metrodata Solution Day 2012 (1)" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/10/Metrodata-Solution-Day-2012-1.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a></p>
<p>Susanto Djaja, Presiden Direktur PT Metrodata Electronics, Tbk menjelaskan dua hal yang perlu diperhatikan dari tema tersebut adalah <em>Smart Mobility</em>, yaitu akses aplikasi <em>mobile</em>,<em> </em>dan <em>Cloud Computing</em>. Kedua tren itu diharap bisa menjadi pendorong produktivitas dan inovasi perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis.</p>
<p>“Kami yakin bahwa pelanggan yang mau menerapkan aplikasi <em>mobile</em> dengan produk terbaik yang kami tawarkan, setidaknya akan mengalami peningkatan produktivitas lebih dari 20%,” tutur Susanto.</p>
<h2>Perkembangan perangkat mobile dan tren BYOD</h2>
<p>Berdasarkan survei Cisco Visual Networking Index Forecast, jumlah perangkat terhubung pada tahun 2016 akan mencapai 439 juta dan lalu lintas data <em>mobile</em> di Indonesia akan meningkat 32 kali lipat dari tahun 2011—2016.</p>
<p>“Asia Pasific tidak lagi berada di belakang kawasan lain dalam hal teknologi. Kini, kita mengadopsi teknologi secepat kita bisa mengonsumsinya, bahkan dalam beberapa kasus Asia memimpin pengadopsian teknologi, misalnya pilihan transaksi perbankan <em>mobile </em>yang lebih banyak,” ujar Suhas Kelkar, Chief Technology Officer BMC Software.</p>
<p>Uday Mathkar, Country Managing Director Oracle Indonesia, menjelaskan bahwa pembengkakan jumlah tersebut turut didorong oleh tren BYOD dan <em>cloud computing</em>. “Di Amerika Serikat dan Kanada, BYOD telah menjadi pilihan sejumlah perusahaan,” jelasnya. “Mereka ingin bekerja dari rumah dan membutuhkan aplikasi yang mendukung permintaan tersebut.”</p>
<p>Tentunya perkembangan tren BYOD turut didukung oleh evolusi perangkat <em>mobile</em> yang pesat. Managing Director SAP Indonesia Singgih Wandjojo menekankan bahwa perangkat <em>mobile </em>saat ini sudah lebih canggih dibanding komputer pada era ’80-an, khususnya dari segi hardware yang kini dilengkapi prosesor <em>quad-core</em>, RAM berkapasitas 1GB, dan memori hingga 64GB. “Kita harus memanfaatkan tenaga yang sedemikian besar untuk meningkatkan efisiensi perusahaan dan menjangkau pelanggan dengan sentuhan <em>personal</em>,” tambahnya.</p>
<h2>Jaringan dan keamanan data perlu diperkuat</h2>
<p>Namun, kecanggihan perangkat <em>mobile</em> belum lengkap jika tidak didukung oleh jaringan yang kuat. “Saat ini akses internet saja belum memuaskan pelanggan. Bayangkan apa yang akan terjadi dalam 4—5 tahun ke depan,” ujar Chandra Herawan, Country Lead Collaboration Sollutions PT Cisco Systems Indonesia. “Untuk itulah, Cisco bersama Metrodata akan membangun lebih banyak akses internet yang lebih cepat di Indonesia.”</p>
<p>Masalah pelik lain yang dihadapi perusahaan sehubungan dengan penggunaan perangkat <em>mobile </em>dan <em>cloud computing</em> adalah keamanan. Sebagai salah satu penyedia solusi keamanan terbesar di dunia, Symantec melalui Country Manager untuk wilayah Indonesia, Darric Hor, mengaku bekerja sama dengan para pengembang <em>software</em> untuk menyematkan solusi keamanan mereka ke dalam aplikasi <em>mobile</em> dan mudah digunakan. Aplikasi yang diberi nama Symantec Mobility Solution Suite akan memandu pelanggan menerapkan aplikasi <em>mobile</em>, enkripsi, dan autentikasi yang menjawab tantangan keamanan data.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/10/Metrodata-Solution-Day-2012-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-169197" title="Metrodata Solution Day 2012 (2)" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/10/Metrodata-Solution-Day-2012-2.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a></p>
<p>Dari segi penyimpanan data, Country Manager NetApp Indonesia Steven Law angkat bicara mengenai peran solusi <em>storage</em> dalam aplikasi <em>mobile</em> dan <em>cloud computing</em>. Menurutnya, kelincahan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan menjadi penentu kesuksesan perusahaan.</p>
<p>Kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan dan persaingan TI yang cepat perlu dilakukan oleh setiap perusahaan, termasuk UKM. Bagi Susanto, TI tidak boleh hanya diadaptasi oleh perusahaan besar, melainkan dapat diakses di mana saja, dari mana saja, dengan perangkat apa saja, oleh setiap pelanggan, di setiap waktu, dan di setiap ajang. &#8220;Jika hanya bisa diakses perusahaan besar, namanya bukan TI, tetapi konglomerasi.&#8221;</p>
<h2>Cloud computing kedepankan lingkungan yang sehat</h2>
<p>Selain masalah penggunaan perangkat <em>mobile </em>dan pengadopsian <em>cloud computing</em>, para sponsor MSD 2012 tidak melupakan pentingnya pelestarian lingkungan. “Dengan Cloud, Virtualisasi, dan Otomasi akan mengurangi <em>footprint</em>, tenaga listrik, dan <em>cooling</em>. Sangat menurun dan itu semua mengarah ke apa yang kita sebut ‘Eco Green’ atau lebih bersahabat dengan lingkungan,” jelas Hengkie Kastono, Enterprise Server, Storage, Network &amp; Technical Service Director HP Indonesia. “Cloud adalah sesuatu yang positif dari dunia TI dan menyumbang kepada lingkungan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/10/metrodata-solution-day-2012-tekankan-pentingnya-aplikasi-mobile-dan-cloud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAP: Indonesia Memiliki Potensi Pengadopsian Cloud Terbesar di Asia Tenggara</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/09/sap-indonesia-merupakan-negara-dengan-potensi-pengadopsian-cloud-terbesar-di-asia-tenggara/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/09/sap-indonesia-merupakan-negara-dengan-potensi-pengadopsian-cloud-terbesar-di-asia-tenggara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2012 06:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[cloud]]></category>
		<category><![CDATA[cloud computing]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[sap]]></category>
		<category><![CDATA[SAP Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=162186</guid>
		<description><![CDATA[Dalam acara temu media pada hari Selasa (4/9), SAP Indonesia menegaskan fokus bisnis strateginya di bidang cloud computing yang dianggap akan berkembang dengan pesat di Indonesia. Mengapa demikian?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam acara temu media pada hari Selasa (4/9), SAP Indonesia menegaskan fokus bisnis strateginya di bidang cloud computing, salah satunya dengan mengakuisisi SuccessFactor pada akhir 2011.</p>
<div id="attachment_162189" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/09/SAP-Cloud.jpg"><img class="size-full wp-image-162189" title="SAP Cloud" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/09/SAP-Cloud.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><p class="wp-caption-text">Kiri-kana: Singgih Wandojo, Managing Director PT SAP Indonesia; Graham McColough, Vice President Cloud SAP South East Asia; dan Andi Wibisono, Regional Director PT Daya Dimensi Global</p></div>
<p>Managing Director PT SAP Indonesia, Singgih Wandojo, menegaskan layanan cloud yang ditawarkan SAP lebih mengarah ke Software as a Service (SaaS). &#8220;Kami berusaha menjadi pionir, khususnya di Indonesia, untuk solusi cloud,&#8221; jelasnya , &#8220;Kami percaya solusi cloud akan lebih sukses dibanding solusi on premise yang masih marak digunakan.&#8221;</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Andi Wibisono, Regional Director PT Daya Dimensi Global, menjelaskan bahwa pengadopsian cloud dapat dilakukan oleh perusahaan yang memiliki jumlah pegawai dua hingga dua juta orang. Di Indonesia sendiri pengguna solusi SAP Cloud sudah mencapai 13 perusahaan (lokal) dengan rentang jumlah pegawai dari 15-26.000 orang. Salah satu klien unggulannya adalah Bank Mandiri yang hanya membutuhkan waktu tujuh bulan untuk proses implementasi, dari penyematan modul hingga pelatihan end-user.</p>
<p>&#8220;Secara geografis ataupun dilihat dari orang-orangnya, Indonesia sangat cocok mengadopsi cloud,&#8221; ujar Andi, &#8220;Banyak yang sudah menggunakan smartphone dan laptop untuk bekerja sehingga penggunaan cloud dapat menunjang mobilitas tersebut.&#8221;</p>
<p>Graham McColough, Vice President Cloud SAP South East Asia, bahkan melihat Indonesia sebagai negara Asia Tenggara yang memiliki potensi pengadopsian cloud terbesar, diikuti oleh Thailand. Ia berpendapat bahwa penduduk di kedua negara tersebut sangat terbuka terhadap perkembangan teknologi, khususnya perangkat mobile dan jejaring sosial.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/09/sap-indonesia-merupakan-negara-dengan-potensi-pengadopsian-cloud-terbesar-di-asia-tenggara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PT Triputra Agro Persada Umumkan Implementasi Solusi Bisnis SAP WCS Plantation</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/05/pt-triputra-agro-persada-umumkan-implementasi-solusi-bisnis-sap-wcs-plantation/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/05/pt-triputra-agro-persada-umumkan-implementasi-solusi-bisnis-sap-wcs-plantation/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 06:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[sap]]></category>
		<category><![CDATA[SAP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SAP WCS Plantation]]></category>
		<category><![CDATA[Triputra Agro Persada]]></category>
		<category><![CDATA[Triputra Group]]></category>
		<category><![CDATA[WCS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=145150</guid>
		<description><![CDATA[PT Triputra Agro Persada (TAP), anak perusahaan Triputra Group yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, hari Senin (30/4) mengumumkan penggunaan solusi SAP WCS Plantation. Apa saja yang ditawarkan dalam solusi bisnis tersebut?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT Triputra Agro Persada (TAP), anak perusahaan Triputra Group yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, hari Senin (30/4) mengumumkan penggunaan solusi SAP WCS Plantation. Solusi ini merupakan pengembangan dari solusi inti SAP Enterprise Resources Planning (ERP) dengan penambahan WCS Vertical Solution.</p>
<p>Solusi yang dibawa oleh Wilmar Consultancy Services (WCS) terdiri dari modul Estate Management yang digunakan untuk menangani kegiatan agronomi dan perkebunan, serta modul Checkroll yang mengakomodir penggajian. Kedua modul tersebut dibawa untuk menyempurnakan solusi SAP ERP yang terdiri dari Finance, Controlling, Material Management, Sales &amp; Distribution, dan Production. Penggabungan solusi dari WCS dan SAP memungkinkan TAP untuk mengintegrasi seluruh sistem dalam proses bisnis perkebunan mereka, dari <em>site project</em> hingga <em>back office</em>, ke dalam satu solusi.</p>
<div id="attachment_145151" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/05/Triputra-SAP-WCS-Plantation.jpg"><img class="size-full wp-image-145151" title="Triputra SAP WCS Plantation" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/05/Triputra-SAP-WCS-Plantation.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><p class="wp-caption-text">Kiri-kanan: Erida Gunawan, CFO Triputra Group; Rick Koh, Direktur WCS; dan Sugiharto Jakinsjah, General Manager SAP Indonesia</p></div>
<p>Erida Gunawan, CFO Triputra Group, memaparkan sekilas informasi mengenai perkembangan TAP yang telah berdiri sejak tahun 2005. Sebagai perusahaan kelapa sawit yang tergolong muda, saat ini TAP telah memiliki sekitar 290.000 hektar lahan perkebunan yang terletak di Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Saat ini, 120.000 hektar lahan tersebut sudah ditanam dengan 40.000 hektar di antaranya telah cukup usia untuk dipanen.</p>
<p>Dengan target penanaman kelapa sawit sebanyak 30.000 hektar/tahun dan penghasilan yang meningkat sebanyak 10% setiap kuartal, TAP membutuhkan solusi yang dapat memperlancar proses bisnis mereka. Oleh karena itu, solusi SAP WCS Plantation dipilih dan diharap sudah dapat <em>go live</em> di akhir tahun 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/05/pt-triputra-agro-persada-umumkan-implementasi-solusi-bisnis-sap-wcs-plantation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAP Indonesia Tunjuk Singgih Wandojo Sebagai Managing Director</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2012/02/sap-indonesia-tunjuk-singgih-wandojo-sebagai-managing-director/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2012/02/sap-indonesia-tunjuk-singgih-wandojo-sebagai-managing-director/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 12:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernest Dimitria</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[corporate news]]></category>
		<category><![CDATA[sap]]></category>
		<category><![CDATA[SAP Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Singgih Wandojo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=133354</guid>
		<description><![CDATA[Setelah SAP Asia Pasifik dan Jepang mencatatkan kinerja terbaiknya selama 40 tahun, SAP Indonesia secara resmi menunjuk Singgih Wandojo sebagai Managing Director yang berlaku per Januari 2012. Apa saja strategi yang telah disiapkan oleh Managing Director baru ini untuk mendorong kinerja SAP Indonesia?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir tahun 2011 lalu, SAP Asia Pasifik dan Jepang mencatatkan kinerja terbaiknya selama 40 tahun dengan pertumbuhan pendapatan software sebesar 32% menjadi USD955 juta. SAP Indonesia dilaporkan turut berperan serta bagi pertumbuhan pendapatan tersebut. Untuk melanjutkan kesuksesan ini, SAP Indonesia telah resmi menunjuk Singgih Wandojo sebagai Managing Director yang berlaku per Januari 2012.</p>
<p><a href="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/SAP.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-133355" title="SAP" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2012/02/SAP.gif" alt="" width="600" height="311" /></a></p>
<p>Singgih mengakui bahwa penunjukkan ini merupakan bentuk kepercayaan SAP sebagai sebuah perusahaan global terhadap sumber daya lokal untuk terus melanjutkan implementasi TI oleh SAP untuk meningkatkan produktivitas perusahaan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, Singgih telah menyiapkan sejumlah strategi kunci yang diharapkan mampu membawa SAP Indonesia untuk bersaing di industri TI.</p>
<p>SAP akan menawarkan solusi bisnis untuk membantu perusahaan mengembangkan bisnis dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Pengelolaan data bisnis pun dapat dilakukan secara akurat dan menghasilkan informasi yang berguna bagi pengambilan di tingkat management. SAP juga mengembangkan aplikasi mobile yang memungkinkan pengguna untuk membawa pekerjaan ke mana dan kapan saja dengan berbekal smartphone.</p>
<p>Menyambut perkembangan Cloud Computing, SAP bertindak sebagai <em>host</em> yang menyediakan jasa aplikasi yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan teknologi ini secara berlangganan. Selain itu, SAP menawarkan HANA (<em>High Performance Appliance Analytic</em>), sebuah terobosan teknologi terbaru untuk meningkatkan kecepatan proses pengolahan dan analisis data sehingga data dapat disajikan secara <em>real time</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2012/02/sap-indonesia-tunjuk-singgih-wandojo-sebagai-managing-director/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAP APJ Catat Pertumbuhan Pendapatan Sebesar 31%</title>
		<link>http://www.jagatreview.com/2011/05/sap-apj-catat-pertumbuhan-pendapatan-sebesar-31/</link>
		<comments>http://www.jagatreview.com/2011/05/sap-apj-catat-pertumbuhan-pendapatan-sebesar-31/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 06:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deliusno</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[financial report]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sap]]></category>
		<category><![CDATA[SAP Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jagatreview.com/?p=63790</guid>
		<description><![CDATA[Di sela-sela acara SME SUMMIT 2011, SAP mengumumkan hasil laporan keuangan kuartal pertama tahun 2011-nya. Berapa kira-kira pendapatan mereka di kuartal ini?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-8881" href="http://www.jagatreview.com/2010/08/sap-apj-world-tour-2010-diadakan-di-jakarta/sap_logo/"><img class="aligncenter size-full wp-image-8881" title="sap_logo" src="http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2010/08/sap_logo.gif" alt="" width="300" height="156" /></a></p>
<p>Di sela-sela acara SME SUMMIT 2011, SAP mengumumkan laporan keuangan wilayah Asia Pasifik Jepang (APJ) untuk periode kuartal pertama tahun 2011. Dalam periode tersebut, SAP APJ mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 31% atau meningkat hingga Euro 97 juta. Ada tiga negara yang mendorong peningkatan tersebut, yaitu India, China, dan Jepang.</p>
<p>Pendapatan Piranti Lunak dan Layanan Piranti Lunak Terkait Lainnya di SAP APJ di kuartal pertama tahun 2011 tumbuh sebesar 18% menjadi Euro 335 juta. Sementara total pendapatan juga meningkat 18% menjadi Euro 400 juta.</p>
<p>Secara global, SAP juga meraih pertumbuhan. Piranti Lunak Non-IRFS dan Piranti Lunak Terkait Pendapatan Jasa meraih pertumbuhan dua digit, 17% di mata uang yang konstan menjadi Euro 2.34 miliar. Margin Non-IFRS meningkat sebesar 1% menjadi 25,6% dari tahun ke tahun.</p>
<p>Pelanggan utama yang berhasil dimenangkan di wilayah ini berasal dari semua lini bisnis di berbagai industri. SAP APJ berhasil memenangkan transaksi kompetitif sebesar Euro 2 juta ke atas secara head-to-head.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, SAP mengakuisisi Sybase. Pengakuisisian tersebut ternyata memberikan kontribusi yang besar bagi SAP sendiri. Mereka mendapatkan Euro 205 juta dari Sybase. Kuartal pertama 2011 juga merupakan kuartal terbaik untuk SAP Business ByDesign.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jagatreview.com/2011/05/sap-apj-catat-pertumbuhan-pendapatan-sebesar-31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
