Inside Steve’s Brain: “Mengintip” Ide-Ide Kreatif Steve Jobs

Reading time:
September 16, 2010

Tidak ada yang menyangka anak yang diadopsi Paul dan Clara Jobs akan menjadi sosok yang diperhitungkan dunia. Tidak ada yang menyangka bahwa keputusan Jobs Jr. untuk meninggalkan studinya di Reed College, Oregon, mengantarkannya untuk belajar lebih banyak lagi dan mendirikan Apple Computer Inc. bersama seorang jenius elektronika, Steve Wozniack. Ini bagian dari rencana Tuhan yang indah!

inside steves brain

Cerita tersebut mungkin sudah sering Anda baca di berbagai sumber. Namun, mungkin Anda tidak pernah mengetahui hal-hal yang ada di benak Steve hingga ia bisa menjadi begitu kreatif dan selalu inovatif menciptakan produk-produk terdepan Apple.

What is inside Steve’s brain? Pertanyaan itu seharusnya terlontar saat dunia menyaksikan tanda-tanda kebangkitan Apple pada musim dingin 1997. Berselang empat bulan sejak kembali ke perusahaan yang diciptakannya, Steve berhasil membuat perusahaan tersebut meluncurkan Power Machintos G3, iBook, PowerBook, dan iMack. Kenyataan tersebut menghentak banyak pihak, termasuk Gates yang bersiap menguasai dunia komputer dengan Microsoft-nya.

Mungkin hanya Steve yang bisa melakukannya. Merombak manajemen lama dan menerapkan sistem baru yang berada di bawah kendalinya. Ia kembali mendapatkan posisinya (walaupun saat itu hanya sebagai interim CEO sementara) di Apple setelah sempat “menyingkir” dari perusahaan tersebut tahun 1985 karena berseteru dengan CEO Apple saat itu, John Sculley. Setelah itu, ia bekerja hingga 90 jam seminggu, mengesampingkan keluarga dan kehidupan sosialnya. Apakah itu untuk mengejar pendapatan berlipat ganda? Hhmm, untuk seorang pemimpin perusahaan sebesar Pixar yang baru saja meraup keuntungan jutaan dollar dari peluncuran Toy Story, tentu itu bukan alasan utama. Steve hanya menginginkan semuanya berjalan lancar dan sempurna. Yes, Steve Jobs is a perfectionist.

Berada di sekitar Steve Jobs adalah hal yang diinginkan sekaligus dihindari. Berhadapan dengan Steve merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus cobaan terberat. Seorang Steve akan berusaha memastikan perusahaannya berjalan di bawah pengawasan ketat, membuat para pegawainya berada di bawah tekanan tinggi: berperforma baik atau disingkirkan.

Inside Steve Brain menyajikan banyak fakta menyenangkan mengenai cara Steve memimpin perusahaannya, termasuk keputusannya menjadikan produk-produk Apple sebagai produk “tertutup” yang dapat dikendalikan secara penuh. Strategi dan pemikiran-pemikiran unik Steve terbukti dapat membawa Apple kembali ke posisi puncak.

Selain menjabarkan mengenai pemikiran-pemikiran Steve, buku ini juga memberikan rangkuman kecil mengenai poin-poin pemikiran Steve yang dapat Anda serap untuk diterapkan ke dalam kehidupan Anda. Buku ini tidak hanya menjelaskan kisah hidup seorang Steve Jobs, namun juga mengajak Anda untuk mengambil “sesuatu” dari cerita tersebut dan menjadikannya pelajaran berharga.

Tergelitik mengetahui dan mempelajari pemikiran-pemikiran Steve? Buku ini dapat menjadi referensi yang berharga untuk Anda!

Penulis:
Leander Kahney

Terbit:
Juni 2010

Kategori:
entrepreneurship

Harga:
Rp59.800

Jumlah halaman:
376 halaman

Penerbit:
Elex Media Komputindo

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…