Review Sanyo XACTI VPC-SH1

Reading time:
September 1, 2010

Feature dan Menu

Sanyo SH1 12
Tampilan layar saat perekaman cukup detail tetapi tidak memenuhi layar. Sayangnya, untuk mengubah salah satu parameter, Anda perlu masuk ke menu. Tidak tersedia tombol shortcut apapun pada kamera. Anda dapat memprogram joystick empat arah sebagai shortcut, tetapi secara default tidak ada shortcut yang terprogram pada joystick tersebut.
Sanyo SH1 13
Dengan menekan tombol menu Anda akan dihadapkan ke beragam parameter detil yang tersusun dengan jelas. Jika menu ini dianggap terlalu rumit, Anda dapat mengakitfkan "Simple Mode". Salah satu hal yang dapat diubah dalam menu 1 mode perekaman adalah resolusi dan kualitas video. Sanyo XACTI SH1 menawarkan banyak pilihan kualitas video dengan beragam frame rate.
Sanyo SH1 32
Di bagian atas pilihan kualitas video terdapat beragam resolusi dan kualitas kompresi video, termasuk format iFrame (540p30) yang didukung secara total oleh beragam perangkat Apple. Format iFrame memudahkan pengguna SH1 untuk memutar atau mengedit video dalam perangkat Apple terbaru. Selain itu, SH1 juga dapat merekam sampai 1080i60, 1080p30, dan 720p60. Cukup impresif. Tapi masih ada lagi.
Sanyo SH1 33
Scroll lebih jauh ke bawah dan Anda akan menemukan pilihan yang agak unik, yaitu dua pilihan resolusi untuk video slow motion. Pilihan pertama merekam video pada 300fps dan memutar pada 60fps, sehingga memperlambat sampai 5x. Pilihan kedua memperlambat sampai 10x, tetapi hanya dengan resolusi yang sangat kecil. Namun, tetap saja ini adalah feature yang menarik, memungkinkan Anda untuk membuat video seperti di bawah.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 1, 2026 - 0

Battlefield 6 Buka Pre-Order Untuk Battle Pass Season 3

EA lakukan manuver monetisasi yang agresif untuk Battlefield 6, dengan…
May 1, 2026 - 0

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Hilangkan Senjata Paling Uniknya

Ubisoft membuat perubahan besar terhadap salah satu senjata terunik di…
April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…