Sharkoon Rapidcase: Enclosure Masif eSATA dan USB 2.0

Reading time:
September 13, 2010

Punya hard disk internal namun sulit diakses? Itu dulu. Zaman sekarang, enclosure sudah mulai marak digunakan. Hal ini biasanya disebabkan oleh mereka yang menginginkan sebuah media penyimpanan yang mudah dibawa kemana saja dengan kapasitas yang terbesar. Kata “terbesar” di sini umumnya merujuk kepada kapasitas terbesar hard disk internal yang tersedia saat itu.

Sharkoon rapidcase

Bagi para pecinta storage devices, Anda mungkin telah mendengar produk Sharkoon, bukan? Sharkoon memang memfokuskan produksinya pada mobilitas hard disk internal. Salah satu produk mereka adalah Sharkoon Rapidcase. Sharkoon Rapidcase adalah sebuah enclosure hard disk internal berukuran 2.5” dan 3.5”. Enclosure ini didesain dengan bentuk masif sehingga untuk membukanya Anda harus melakukan pembongkaran enclosure terlebih dahulu

Sharkoon rapidcase tampang samping

Bentuk dari Sharkooon ini memang tergolong biasa saja. Kotak persegi panjang yang sedikit lebih panjang dari sebuah hard disk eksternal 3.5” ini mampu dipasangkan hard disk berukuran 3.5” dan 2.5”  dengan interface SATA. Pembongkarannya pun tidak sulit. Anda hanya perlu mengeluarkan empat buah sekrup yang ada di bagian belakang.

Nantinya untuk memasang lagi, pertama-tama Anda harus memasang dua buah sekrup pada salah satu sisi dan nantinya sisi yang lain akan mengencang dengan sendirinya, sehingga Anda dengan mudah memasangkan sekrup pada sisi tersebut.

Sharkoon rapidcase tampang depan Sharkoon rapidcase tampang belakang

Sama seperti review Sharkoon sebelumnya, enclosure ini juga mendukung USB 2.0 dan eSATA. Penggunaan USB 2.0 lebih umum dipakai karena USB 2.0 sendiri sudah menjadi standar yang ada di pasaran. Untuk transfer data yang lebih cepat, gunakan saja eSATA jika pada notebook atau motherboard Anda sudah memiliki slotnya. Anda pun dapat membeli sebuah slot tambahan (dengan PCI atau express card) untuk mendapatkan slot eSATA tambahan.

Sharkoon rapidcase bongkar
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…