Google Kembangkan Mobil yang Bisa Menyetir Sendiri

Reading time:
October 11, 2010

Google memang raksasa dunia yang siap mendominasi dan mengembangkan teknologi yang mungkin bagi orang lain masih dalam batas imajinasi saja. Berawal dari sebuah website search engine nya yang meraih sukses luar biasa, Google mulai mengembangkan software-software mumpuni yang mengubah cara manusia seluruh dunia menjalani gaya hidup. Dari yang sederhana seperti sitenya yang memang mampu mengumpulkan segala macam informasi di dunia, sampai software seperti Google Earth yang mampu memantau bumi dari luar angkasa, atau mungkin sistem operasi Android yang mulai meraih simpati dan ketertarikan pengguna handset mobil di seluruh dunia. Google menjadi tidak hanya sebuah perusahaan, tetapi menjadi bagian dari sebagian besar manusia itu sendiri.

Google sendiri sebenarnya tidak membatasi diri berperan sebagai developer software yang mumpuni saja, tetapi mulai menjajaki penelitian dan pengembangan teknologi-teknologi terkini dari semua aspek kehidupan manusia. Lihat saja proyek internet 1 Gbps yang sedang direncanakan untuk dirilis secara komersial. Dan tidak hanya itu, kali ini Google memperlihatkan teknologi terbaru yang sedang mereka kembangkan, dan yang pastinya mencengangkan.

google car google car1

Dengan menggunakan sebuah Toyota Prius yang sudah dimodifikasi dengan sedemikian rupa, Google sedang mengujicobakan sebuah prototipe software sistem kemudi yang memungkinkan mobil untuk mengendarai dirinya sendiri tanpa campur tangan manusia sama sekali. Software inteligensia buatan ini dibangun untuk dapat mendeteksi semua hal yang berada di sekitar mobil dan mampu mengambil keputusan yang serupa dengan keputusan yang biasa diambil oleh manusia ketika sedang berlalu-lintas.

Proyek ini sendiri merupakan proyek rahasia yang sedang dikerjakan oleh Google. Google sendiri mengaku sudah melakukan ujicoba terhadap tujuh buah mobil, dan semuanya dapat mengendarai dirinya sendiri tanpa mengalami masalah apapun sejauh 1.000 mil perjalanan, bahkan melalui jalan yang curam dan penuh tikungan sekalipun. Yang membuatnya lebih menarik, sistem ini memiliki beberapa kepribadian menyetir yang bisa diipilih, dari “Hati-Hati” yang membuat mobil Anda bergerak lebih lambat namun menjaga jarak dengan kendaraan lain, atau “Agresif” yang membuat mobil Anda selalu ingin mendahului kendaraan yang berada di depan. Jika Anda cukup khawatir untuk menyerahkan nasib hidup Anda pada sebuah mobil yang menyetir sendiri, Anda tidak perlu takut karena Google akan memungkinkan siapapun yang duduk di belakang kemudi untuk mengambil alih jika sistem ini mengalami masalah.

Satu hal yang lebih mengagumkan adalah semua ujicoba yang tidak mengalami masalah yang berarti itu dilakukan secara langsung di jalan raya yang dipenuhi pengguna jalan yang lain. Sistem ini sendiri dibangun oleh kurang lebih 15 teknisi ahli dari Google sendiri yang bertujuan untuk menciptakan keadaan mengemudi yang lebih aman karena software sistem tidak akan mengalami kelelahan dan rasa kantuk seperti yang sering dikeluhkan manusia, serta mampu memberikan reaksi yang lebih cepat.

google car spec

Walaupun belum direncanakan akan diproduksi dalam skala besar dan ditujukan untuk tujuan komersial, tetapi Google sudah memulai sebuah inovasi yang akan memberikan gambaran seperti apa masa depan nantinya.

Source : New York Times

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…