Modifikasi Kinect untuk Memainkan Game PC

Reading time:
December 29, 2010
kinect hacked

Predikat Kinect sebagai kontroler untuk Xbox 360 tampaknya akan segera pudar. Teknologi tersebut ternyata menyimpan banyak sekali potensi untuk dikembangkan ke berbagai fungsi lain. Salah satu modifikasi terbaru, yang tengah dikembangkan oleh tim Institute for Creative Technologies dari University of Southern California, hadir pada penghujung tahun 2010 ini. Modifikasi tersebut diberi nama FAAST.

FAAST, Flexible Action and Articulated Skeleton Toolkit, merupakan modifikasi Kinect yang bertujuan untuk memungkinkan kontrol dengan gerakan pada game dan juga aplikasi virtual reality di PC. FAAST bertindak sebagai perantara (middleware) yang mampu membuat Kinect mengemulasikan penekanan tombol keyboard dengan menerima input berupa gerakan tubuh/gesture. Input tersebut kemudian dapat diteruskan ke aplikasi game maupun virtual reality dan akan dikenali oleh aplikasi sebagai input tekanan tombol keyboard. Pengguna dapat mengatur sendiri kombinasi gerakan tubuh dengan tombol keyboard yang akan dipasangkan pada FAAST.

Untuk membuktikan kemampuan FAAST, tim Institute for Creative Technologies mencoba menggunakan middleware tersebut untuk memainkan game MMORPG populer, World of Warcraft, dengan menggunakan Kinect. Hasilnya? Game World of Warcraft berhasil mengenali input dari Kinect, yang tentu saja sudah diterjemahkan terlebih dahulu oleh FAAST, dan karakter dalam game bergerak sesuai dengan input gerakan badan yang diberikan pemain.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…