L.A. Noire, Calon Mahakarya Game dari Rockstar

Reading time:
January 19, 2011
lanoire3

Hampir sebagian besar gamer mengenal nama besar Rockstar di dalam industri game. Lihat saja jajaran game berkualitas yang mampu dihadirkannya, dari berbagai seri Grand Theft Auto yang selalu memesona hingga sosok Red Dead Redemption yang mendapatkan pengakuan sebagai salah satu game terbaik yang pernah diciptakan. Rockstar selalu mampu mengusung berbagai tema yang terlihat “tabu” dan mengintegrasikannya ke dalam sebuah plot dan sistem permainan dalam game yang mumpuni. Jika Anda selama ini merupakan fans berat dari Rockstar dan menganggap game mereka tidak akan dapat lebih bagus lagi, Anda harus mengenal L.A. Noire.

Jika sebagian besar game yang hadir dari tangan dingin Rockstar seringkali bergenre Sandbox (free-roaming), kali ini L.A Noire hadir dengan sesuatu yang berbeda. Plot dan setting yang ditawarkan lebih bersifat linear, namun dengan berbagai kebebasan yang ditawarkan di dalamnya. Tidak ada lagi pencurian mobil, perusakan, penghancuran, dan keisengan penuh niat jahat dari Anda. Kali ini, Rockstar akan menenggelamkan Anda di dalam dunia psychological thriller yang mengagumkan.

lanoire4

L.A. Noire sendiri bersettingkan kota Los Angeles pada tahun 1947. Di era dimana ekonomi dunia mulai bertumbuh itu, serangkaian kasus pembunuhan penuh misteri terjadi. Anda akan berperan sebagai detektif yang berusaha membongkar semuanya itu, sekaligus menunjuk pihak yang Anda anggap bertanggung jawab. Yang membuatnya menarik? Semuanya dapat dilakukan dengan penuh kebebasan. Anda tidak terperangkap pada sistem permainan yang linear. Pencarian bukti dan saksi diserahkan kepada Anda, termasuk mengambil kesimpulan untuk mempercayainya atau tidak. Bahkan Anda akan diminta untuk menunjuk tersangka yang menurut Anda bertanggung jawab. Salah menjebloskan orang ke penjara? Bisa!

Untuk membantu mengolah semua informasi yang akan dapatkan, Rockstar akan menyediakan berbagai animasi mumpuni di dalam game ini. Sebut saja, dukungan berbagai artis pendukung pengisi suara yang memastikan intonasti dan karakteristik suara khusus dalam setiap adegan, membuat Anda mampu mengenali siapa saja yang berbohong, terdengar yakin, dan berbicara dengan pasti. Jika itu masih belum cukup, Rockstar menghadirkan teknologi face-imaging dengan motion-scan, membuat ekspresi wajah benar-benar tampak seperti di dunia nyata – membantu Anda mengenali siapa yang berbohong, bersalah, dan mana yang tampak biasa saja. Anda bisa melihat di screenshots berikut ini.

lanoire lanoire1 lanoire2

Dari semua yang akan dihadirkannya, L.A. Noire tidak perlu diragukan lagi akan menjadi salah satu karya masterpiece dari Rockstar. Apalagi rumornya game ini adalah game dengan biaya produksi terbesar sepanjang sejarah industri game. Wow!

lanoire logo
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…