Let Me in: Kisah Persahabatan Abadi

Reading time:
January 2, 2011
let me in poster 1

Berapa banyak film bertema vampir yang pernah Anda tonton? Walau menggunakan tema yang sama, tiap sutradara memiliki caranya sendiri untuk menyajikan sebuah kisah mengenai vampir dan kehidupannya. Buffy the Vampire Slayer, Van Helsing, Blade, Underworld, I Am Legend, dan Twilight Saga merupakan beberapa contoh film bertema vampir yang cukup sukses di pasaran. Mengusung konsep yang “sangat Hollywood”, film-film tersebut selalu berhasil bertengger di papan box office.

Tahun 2010 lalu, di samping Twilight Saga yang tersohor, ada sebuah film vampir lain yang sayangnya tidak banyak dilirik orang karena pengemasannya yang berbeda dari film Hollywood pada umumnya. Film garapan Matt Reeves tersebut berjudul Let Me In, yang merupakan adaptasi dari film Swedia berjudul Let the Right One In (2008). Film versi Swedia tersebut sebenarnya merupakan adaptasi dari sebuah novel berjudul sama karangan John Ajvide Lindqvist.

LET ME IN 5

Film ini berkisah mengenai persahabatan dua anak, Owen (Kodi Smith-McPhee) dan Abby (Chloe Grace Moretz). Persahabatan mereka menjadi sangat unik karena Abby adalah seorang vampir. Owen, yang memiliki kesulitan pergaulan di sekolahnya karena selalu diolok-olok teman-temannya yang lebih besar, seakan mendapatkan “penjaga” pribadi yang akan selalu mengawasinya, di mana pun Owen berada.

Film yang mengambil latar tahun 1980-an ini dikemas dengan gaya yang sangat  berbeda. Walau sudah pernah diadaptasi sebelumnya, Matt  Reeves memilih untuk menyusun kembali film tersebut berdasarkan versi novelnya. Film ini tidak mengambil sudut pandang mengenai cara seorang vampir bertahan hidup, namun lebih kepada esensi persahabatan yang terjalin antara Abby dan Owen. Di film ini, saya melihat sisi lain seorang vampir yang murung, bersedih, dan “terpaksa” mencari korban hanya untuk bertahan hidup. Satu-satunya kebahagiaan dan harapan Abby adalah Owen, satu-satunya orang di dunia yang mengetahui keadaannya dan berikrar akan mendampingi Abby selamanya.

LET ME IN 3

Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa menyaksikan film vampir yang “sangat Hollywood”, film ini mungkin akan terasa membosankan. Plotnya berjalan sangat lambat dan lebih condong dipenuhi konflik batin dan romansa. Namun, esensi persahabatan dan kasih sayang sangat kental di sini, membuat kita akan merasakan sedikit haru dan empati pada tokoh-tokoh di dalamnya.

Matt Reeves mungkin tidak pernah mengejar pencapaian box office saat menggarap film ini. Hal tersebut dapat dilihat dari pendapatan film ini yang hanya sekitar US $21 juta, berbanding tipis dengan budget awalnya sebesar US$20 juta. Namun, Reeves dapat berbangga hati karena film ini mendapatkan apresiasi yang cukup baik di kalangan tokoh perfilman, membuatnya dinominasikan di 11 kategori di delapan ajang penghargaan. Banyak pihak yang mengacungkan jempol atas akting prima Chloe dan Kodi yang dianggap sebagai salah satu akting terbaik sepanjang 2010.

Tanggal rilis:
1 Januari 2011
Genre:
horor
Durasi:
116 menit
Sutradara:
Matt Reeves
Pemain:
Kodi Smit-McPhee, Chloe Grace Moretz, Elias Koteas, Richard Jenkins
Studio:
Hammer Films

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…