Review Performa SLI pada Platform Sandy Bridge

Reading time:
January 11, 2011
header2

Sandy Bridge, platform prosesor terbaru dari Intel ini memang sangat fenomenal dan cukup membuat heboh. Hal ini disebabkan oleh performa yang dimiliki Sandy Bridge sangat tinggi. Selain itu, perubahan arsitektur menjadikannya kontroversial terutama bagi para overclocker. Untuk ulasan mengenai Sandy Bridge Tim JagatReview telah melakukan review lengkap performa platform baru ini dan juga seluk beluk teknologi dan arsitekturnya.

Pada kesempatan kali ini Tim JagatReview akan me-review performa SLI (Scalable Link Interface/multi GPU) dengan menggunakan platform Sandy Bridge. Apabila Anda telah membaca artikel kami mengenai teknologi dan arsitektur Sandy Bridge, tentu Anda sudah mengetahui hal-hal apa saja yang dapat ditawarkan oleh platform ini.

sandybridge P67 blockdiagram1

Pada gambar Block Diagram di atas, disebutkan bahwa prosesor Intel Sandy Bridge ini secara native dapat menerima bandwidth (jalur data) dari PCI Express sebesar 16GB/s pada satu lane (P67/H67). Hal ini berarti apabila kita akan menggunakan konfigurasi multi GPU (P67) bandwidth yang akan diteruskan menuju prosesor adalah sebesar 8 GB/s per-lane (8x-8x). Apabila dibandingkan dengan platform Intel sebelumnya yaitu X58 (1366/Tylersburg) yang secara native memiliki kemampuan untuk menggunakan bandwidth PCI-E sebesar 32x maksimum (2×16, 4×8) tentu saja diatas kertas spesifikasi platform Sandy Bridge ini tertinggal separuhnya.

X58blockdiagram

Tetapi apabila diperhatikan antara kedua Block Diagram P67 (Sandy Bridge) dan X58, terdapat sebuah perbedaan yang mendasar dalam desainnya. Pada X58, controller PCI-E GPU berada pada chipset, yang nantinya data akan diteruskan lagi menuju prosesor, sedangkan pada Sandy Bridge controller PCI-E GPU sudah berada langsung di dalam prosesor. Oleh karena itu, walaupun platform Sandy Bridge ini memiliki jumlah bandwidth PCI-E yang lebih kecil dibandingkan X58, namun berkat desain arsitekturnya yang serba terintegrasi pada prosesor, menurut kami Sandy Bridge akan memiliki keuntungan dengan meminimalkan latency . Jarak yang harus dilewati oleh data  pun menjadi lebih singkat.

Teori saja tentu belum cukup, simak terus artikel ini untuk mengetahui performa dari hasil pengujian kami.

vga

Platform Pengujian

  • Prosesor : Intel Core i7 2600K; Intel Core i7 930
  • Motherboard : Gigabyte P67A-UD4; Gigabyte X58A-UD3R (X58)
  • Graphics card : Reference NVIDIA GTX 580; Digital Alliance NVIDIA GTX 580
  • Memory : 3×1GB Kingston KHX16000D3T1K3/3GX; 2x2GB G-Skill Perfect Storm
  • Harddisk : Western Digital Caviar Black 500 GB (32 MB Cache)
  • Power Supply : Cooler Master Silent Pro Gold 800W
  • Heatsink: Gelid Tranquilo
  • Monitor : Philips 221E
  • Input : Genius (Keyboard dan Mouse)
  • OS : Windows 7 Ultimate 32-bit
  • Driver : Forceware 262.99

Untuk pengujian kami menggunakan graphics card NVIDIA GTX 580 SLI, dan membandingkannya pada dua buah platform berbeda, yaitu X58 dengan prosesor Intel Core i7 930 yang berjalan pada kecepatan 4GHz, dan P67 dengan prosesor Intel Core i7 2600K yang berjalan pada dua setting, default (3,4GHz) dan overclocked (4,6 GHz). Kami melakukan overclocking pada platform tersebut pada batas aman frekuensi yang dapat digunakan sehari-hari (daily) tanpa voltage yang berlebihan. Untuk melakukan overclock prosesor Sandy Bridge ini, Anda dapat membaca artikel  panduan overclocking yang telah kami buat sebelumnya.

Prosesor 2600K ini dapat dengan mudah berjalan pada kecepatan 4,8 GHz@1,35V, tetapi kami menemukan hal yang janggal. Pada saat menggunakan konfigurasi SLI, sistem tidak dapat berjalan dengan stabil pada frekusensi 4,8GHz dengan konfigurasi yang sama. Ternyata, dengan menggunakan konfigurasi SLI/multi GPU, sistem membutuhkan daya lebih. Hal ini dapat diatasi dengan cara meningkatkan System Agent Voltage pada BIOS dan sistem pun dapat berjalan dengan stabil. Kami memutuskan untuk menurunkan frekuensi menjadi 4,6GHz@1,3V dengan System Agent Voltage pada keadaan default, karena seperti yang telah disebutkan di atas bahwa kami akan menggunakan konfigurasi yang dapat dengan mudah dicapai dan bisa digunakan sehari-hari.

mobo

Motherboard P67 yang kami gunakan adalah P67A-UD4 dari Gigabyte yang sudah mendukung konfigurasi multi GPU SLI (NVIDIA), dan CrossFire (ATI).

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…