NostalGame: Super Mario Bros

Reading time:
February 28, 2011

Hal yang Saya Kurang Suka dari Super Mario Bros

King Koopa

Super Mario Bros 7

Super Mario Bros 111

Ketika saya memainkan game ini, saya tentu masih anak-anak, dengan wujud dan pikiran yang masih kekanakan. Ketika itu, saya hanya menyimpan satu perasaan kesal ketika memainkan Super Mario Bros, yakni King Koopa. Pertama kali saya tiba di kastil monster hijau ini, saya merasa kebingungan. Pikiran pertama yang terlintas adalah bagaimana caranya mengalahkan monster besar ini dengan tubuh Mario yang begitu kecil?! Setelah sempat mati berkali-kali karena lemparan palu dan semburan api King Koopa, saya memutuskan untuk bermain dengan lebih berhati-hati. Menjaga kekuatan bunga hingga akhirnya mampu melumpuhkan sang raja tersebut. Namun, seiring pengulangan permainan terus-menerus, saya mulai belajar cara “mengalahkan” King Koopa ini dengan wujud Mario yang kecil. Bisakah Anda melakukannya?

Platform yang Sempit

Super Mario Bros 191

Super Mario Bros 401

Hal lain yang menyebalkan adalah dibangunnya beberapa platform yang terlalu sempit untuk tempat pijakan Mario. Yang lebih parahnya lagi, terkadang platform tersebut dihadirkan setelah kita harus melakukan sebuah lompatan yang jauhnya luar biasa. Tidak diragukan lagi, level seperti inilah yang menyita sebagian besar nyawa yang sudah susah payah dikumpulkan dari awal permainan. Memang setting seperti ini menawarkan tantangan dalam bermain, namun sebagai anak kecil – who cares?! Yang saya tahu di masa itu adalah desain seperti ini membuat saya banyak mati. Saya benci mati!

Reward yang Membosankan

Super Mario Bros 305 Super Mario Bros 12

Setelah bersusah payah melawan King Koopa dan mengorbankan cukup banyak nyawa di sana, menemukan Toad dan Peach berulang kali menjadi sesuatu yang membosankan. Walaupun saya cukup mengerti tentang keterbatasan NES pada masa itu, namun sedikit variasi akan menghasilkan permainan yang jauh lebih menyenangkan. Saya tidak ingin membuang-buang waktu untuk menyelamatkan karakter yang terus-menerus diculik tanpa perlawanan. Istilah zaman sekarang, “Cape de..

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…