NostalGame: Winning Eleven 4

Reading time:
February 20, 2011

Apa yang Saya Benci dari Winning Eleven 4?

Memainkan sebuah game secara terus-menerus bukan berarti saya jatuh cinta 100 persen padanya tanpa cela. Selalu saja ada elemen yang membuat game tampil kurang sempurna. Walaupun tidak secara signifikan mengganggu jalannya permainan secara keseluruhan, namun terkadang hal tersebut cukup membuat kenikmatan bermain menjadi sedikit berkurang. Apa saja?

Kualitas Grafis

Winning Eleven 4 30

Winning Eleven 4 20

Winning Eleven 4 hadir dengan kualitas grafis yang dikala itu memang sudah terhitung buruk. Dibandingkan dengan pesaingnya FIFA, harus diakui bahwa Winning tidak mampu memberikan details grafis dan permainan yang lebih baik. Hampir semua elemen di dalamnya terkesan dibuat dari kotak-kotak kardus yang kasar, kecuali bola sepaknya sendiri. Sangat sulit menentukan pemain yang satu dengan pemain yang lainnya dengan hanya memperhatikan ciri-ciri fisik yang dibawanya, kecuali dalam bentuk ekstrim seperti tinggi dan gaya rambut (khususnya botak). Selain itu? Hanya puzzle kotak yang bermain bola.

Gaya Setelah Mencetak Goal

Winning Eleven 4 17

Pemain di dunia nyata memang memiliki selebrasi mencetak gol yang saling berbeda satu sama lain, bahkan beberapa di antaranya menjadi sebuah ciri khas yang tidak dapat dipisahkan dari pemainnya sendiri. Di Winning Eleven 4? Semuanya memiliki celebrasi mencetak gol yang hampir sama di antara kesemuanya. Merentangkan tangan dan berlari ke arah tertentu, dan begitu saja. Selesai.

Apa kemudian standar saya mengatakannya buruk? Karena pada masa yang sama, FIFA sudah dapat melakukan diferensiasi yang cukup mumpuni pada setiap gaya selebrasi tersebut.

One-Two

Winning Eleven 4 41

Ini adalah salah satu dilema yang cukup membuat saya bingung untuk memasukkannya ke dalam bagian hal yang saya sukai atau benci. Namun jika mengaca dari pengalaman yang ada, maka strategi one-two memang lebih pantas untuk masuk ke dalam hal yang saya benci. Saya akan cukup senang untuk menggunakannya melawan teman yang lain. Tetapi ketika lawan menggunakan strategi yang sama, maka hasilnya adalah : Gondok! One-two merupakan salah satu strategi yang paling efektif untuk membongkar pertahanan lawan secara instan. Dipadu dengan pemain yang mampu berlari cepat dengan akurasi tendangan yang lumayan, One-Two akan menjadi mimpi buruk bagi siapapun yang melawannya. Stupid!

Ada cara yang mumpuni sebenarnya untuk meredam bahayanya gerakan ini yakni dengan melakukan setting control yang sepenuhnya manual dan mengantipasi gerak bola dengan langsung menempatkan pemain di jalurnya. Memang agak cukup sulit untuk melakukannya untuk pertama kali, namun perlahan akan mulai terbiasa. Hal ini jugalah yang memicu saya untuk lebih nyaman memainkan Winning Eleven berapapun dengan setting kontrol yang manual.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…