Di Masa Depan, Teknologi Berbasis Smartphone Dapat Mendeteksi Kanker

Reading time:
March 2, 2011

Sebuah teknologi menjanjikan di bidang kedokteran sedang dibuat secara serius oleh para ilmuwan. Teknologi ini sangat diharapkan untuk bisa digunakan di dunia kedokteran masa depan: sebuah aplikasi berbasis smartphone yang dapat digunakan untuk mendeteksi kanker. Tidak hanya itu, aplikasi ini nantinya mampu membedakan tumor, kanker, dan “rekan” berbahaya sejenisnya. Dalam tes percobaan yang telah dilakukan, aplikasi ini berhasil mengidentifikasi tumor usus yang beranjak menjadi kanker jinak dengan tingkat akurasi 88 persen. “Pengerjaan dan pematangan teknologi ini akan mendorongnya untuk dapat mendeteksi dengan tingkat akurasi 100 persen,” begitulah kutipan yang terdapat di Jurnal Science Translational Medicine. Tingkat akurasi ini masih unggul dibandingkan tingkat akurasi teknologi pendeteksi kanker pada umumnya yang hanya berkisar pada 84 persen.

CT Scan1
Teknologi pendeteksi kanker terdahulu akan digantikan dengan teknologi berbentuk lebih ringkas dan murah.

foto: techgenie.com

Kelebihan teknologi ini adalah dari kecepatan pendeteksian yang hanya membutuhkan waktu satu jam saja. Tentunya, ini akan menguntungkan pasien dan juga dokter yang memeriksa karena tidak perlu menunggu waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk mendapatkan hasil pemeriksaan. Di masa depan, teknologi ini akan dapat digunakan untuk mendeteksi kanker otak, kulit, dan ovarium secara cepat dan akurat. Teknologi ini akan berjalan di sebuah smartphone yang dihubungkan dengan mesin MRI yang akan membantu mendeteksi kanker usus.

Teknologi ini sedang dalam proses pengembangan dan penyempurnaan dan direncanakan sudah dapat digunakan di seluruh rumah sakit dalam waktu tiga tahun. Namun, jangan coba-coba menggunakan teknologi ini di rumah.

3 3 3 Cancer Technology and Treatment A
Teknologi ini diharapkan dapat menghindarkan pasien dari operasi yang tidak perlu akibat ketidakakuratan diagnosis.

foto: ingalls.org

Sebagai informasi tambahan, sebuah teknologi lainnya juga sedang dikembangkan. Teknologi ini digunakan untuk mengecek tahi lalat yang dicurigai tumbuh menjadi kanker. Para ilmuwan di Duke University di North California menggunakan laser untuk memeriksa tahi lalat dan mendeteksi perubahan menuju kanker yang dapat terlihat dari perubahan pigmen. Jika teknologi ini terbukti lebih akurat dari teknologi yang ada sebelumnya, tentunya akan menyelamatkan ribuan pasien dari operasi yang tidak diperlukan karena ketidakakuratan pemeriksaan.

Sumber: Dailymail

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 6, 2026 - 0

Xbox Hentikan Integrasi Asisten AI Copilot di Console Mereka

Pimpinan Xbox secara resmi menghentikan pengembangan asisten berbasis AI Copilot…
May 6, 2026 - 0

Unity Resmi Luncurkan Unity AI Beta Untuk Buat Game via Prompt

Unity resmi memperkenalkan Unity AI Beta, tools berbasis AI yang…
May 6, 2026 - 0

Battlefield 6 Season 3 Bawa Kembali Map Ikonik Golmud Railway

Battlefield 6 resmi rilis trailer baru untuk Season 3 dengan…
May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…