Coreflood Sudah Mengancam Komputer Anda Sejak Satu Dekade yang Lalu

Author
Deliusno
Reading time:
April 29, 2011

ESET

Selama ini, mungkin Anda telah mengenal Phising. Orang yang menggunakan teknik tersebut merayu korbannya untuk menyerahkan data pribadi secara suka rela. Banyak para korban yang akhirnya menyerahkan nomor kartu kredit, username, dan password akun e-mailnya hanya karena mereka kurang berhati-hati.

Selain teknik di atas, banyak juga cara penjahat cyber untuk mencuri data penting para korbannya. Salah satu cara yang masih saja digunakan adalah dengan menggunakan malware. Malware yang paling sering digunakan adalah Coreflood. Coreflood diyakini telah bercokol di komputer yang ada di dunia selama satu dekade. Program jahat ini diduga ada sejak tahun 2001 lalu. Coreflood juga telah menginfeksi lebih dari dua juta komputer di seluruh dunia.

Coreflood adalah malware yang tergolong sangat berbahaya yang mampu merekam keystrokes dan komunikasi pribadi di komputer berbasis Microsoft Windows. Saat komputer terserang Coreflood, maka seketika itu juga komputer korban dapat dikontrol secara remote oleh komputer lain. Komputer lain tersebut sering dikenal sebagai Command dan Control (C & C) server.

Coreflood memiliki kemampuan untuk mencuri username, password, informasi pribadi, bahkan informasi keuangan. Selanjutnya informasi tersebut kemudian digunakan untuk melakukan tindak kejahatan, yaitu menguras isi rekening yang bersangkutan. Salah satu kasus yang berhasil diungkap oleh pihak berwenang setempat dijelaskan bahwa cara kerja Coreflood dalam melancarkan aksinya adalah dengan terlebih dahulu memonitor komunikasi yang dilakukan lewat internet antara bank dengan customer. Kemudian Coreflood digunakan sebagai media untuk mengambil alih transaksi online banking dan dilakukan transfer dana ke rekening tak dikenal. Pada situasi dimana C & C server tidak merespon, Coreflood malware yang sudah ada akan tetap bekerja di dalam komputer korban, mengumpulkan informasi pribadi dan rekening.

David Harley, Director of Malware Intelligence di ESET, mengatakan kalau yang terpenting dari Coreflood bukanlah pada besarnya dampak yang ditimbulkan. Kemampuannya yang mampu memalsukan transaksi keuangan dan mencuri password (kartu kredit, perbankan, e-mail dan data media sosial) lebih mengkhawatirkan dari pada volume serangannya, spamming, atau serangan DdoS. Coreflood di kembangkan untuk selalu berada serendah mungkin dibawah jangkauan pengamatan, karena itu Coreflood tidak mudah terlihat oleh sebagian besar orang.

Pada kesempatan yang berbeda, Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia menyampaikan, “Yang terpenting bagi para user adalah memastikan aplikasi keamanan komputer terinstall dan mampu bekerja dengan baik. Usahakan software keamanan tersebut selalu update, dan memiliki kemampuan deteksi yang outstanding, sehingga mampu melakukan pencegahan, karena serangan malware sebenarnya bisa dicegah bahkan sejak malware tersebut akan masuk ke komputer”.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…
April 19, 2026 - 0

Developer Replaced Bantah Tudingan Gamenya Dibuat Gunakan AI

Kesalahpahaman soal istilah “AI-based” membuat REPLACED dituduh gunakan generative AI,…
April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…