Review ECS H67H2-M: Motherboard High End dengan Harga Terjangkau

Reading time:
April 28, 2011

The Board

Board OverView12

Motherboard ini berbeda dengan board-board ECS umumnya. Motherboard ini masuk dalam kategori Black Series. Black Series merupakan motheboard kelas atas dari ECS, sehingga kesan eksklusif terlihat kental pada motheboard ini.

Sepertinya tak perlu dijelaskan lagi color scheme yang digunakan oleh motheboard ini. Patut diakui warna hitam selalu memberi kesan kokoh,eksklusif dan mewah pada saat yang sama.

Board TopView4

Untuk sebuah motherboard micro-ATX, layout board ini terlihat cukup padat. Walaupun begitu, tidak terlihat kemungkinan masalah clearance antar komponen. Secara umum, layout yang dianut ECS untuk motheboard ini cukup konservatif, tanpa ada perbedaan radikal di dalamnya.

Board Backplate7

Port yang tersedia antara lain:

  • 1x VGA Port
  • 1x DVI-D Port
  • 1x HDMI Port
  • 1x Display Port (DP)
  • 4x USB 2.0/1.1 Ports
  • 1x E-SATA
  • 2 x RJ-45 Port (LAN)
  • 5x audio jacks
  • 1 x Optical S/PDIF Out Connector
  • 1x BIOS Reset Button

Coba Anda perhatikan, ada yang hilang dari I/O yang tersedia di backplate. Ya, ECS tidak menyediakan port PS/2 pada motherboard mereka kali ini. Tanpa adanya konektor ini, Anda harus mengorbankan dua buah port USB untuk menghubungkan mouse dan keyboard Anda.

Penempatan tombol reset BIOS merupakan langkah yang tepat. Ini akan memudahkan Anda mereset BIOS pada saat diperlukan tanpa harus membuka casing komputer.

Board PCI7

PCI Slot yang disediakan antara lain:

  • 1x Slot PCI-Express X16
  • 2x Slot PCI-Express X1
  • 2x Slot PCI

Slot PCI yang disediakan board ini cukup untuk memenuhi kebutuhan ekspansi Anda. Tidak seperti motherboard lain , ECS memutuskan untuk tidak menyediakan dua buah slot PCI-Express x16 agar dapat menggunakan konfigurasi multiple GPU Mungkin mereka ingin mendorong pengguna yang ingin menggunakan multiple graphic card untuk membeli produk mereka yang menggunakan chipset P67.

Board SideView32
trans6

Seperti biasa, jajaran header akan ditemui bagian bawah motherboard. Walau menggunakan form factor micro-ATX, header yang disediakan cukup lengkap.

Board SATA6

Lima port SATA yang menyertai board ini siap menyambut berbagai macam storage yang Anda miliki. Terlihat dua di antara port yang disediakan menggunakan koneksi SATA3 (abu-abu), sisanya merupakan port SATA2. Terlihat juga penempatan salah satu port SATA yang berbeda, ini dilakukan agar mempermudah pemasangan header e-SATA yang telah disediakan dalam paket penjualan.

Board HSF Overview22

Socket pada motherboard ini diapit oleh dua buah heatpipe yang bertugas untuk mendinginkan VRM.

Board HSF VRM1

Pendingin VRM pada motherboard ini berukuran cukup besar ini. Oleh karena itu, akan timbul masalah apabila Anda menggunakan HSF bertipe tower, karena fan Anda kemungkinan akan terbentur dengan pendingin. Namun, Anda masih dapat menggunakan HSF tersebut tetapi dengan posisi fan berlawanan dengan pendingin VRM.

Board Black Series CloseUp1

Label Black Series. Melambangkan “kegarangan” dari motheboard ini.

Board HSF VRM CloseUp1

Sebagai sebuah motherboard kelas atas, komponen yang digunakan pun merupakan komponen dengan kualitas yang tak terbantahkan. Selain feature ferrite choke, terlihat jajaran solid capasitor siap menerima apa pun beban yang disuguhkan oleh sistem.

Board HSF Chipset1

Pendingin chipset tak lupa dilengkapi ornamen agar terlihat lebih “gagah”.

Board Onboard Switch1

Tombol onboard power akan memudahkan Anda saat mengoperasikan board ini tanpa casing.

Board PostCode1

POST Code reader – Memudahkan Anda mendeteksi masalah pada saat booting.

Board USB3 Chipset Etron1

Tidak seperti produsen lain yang menggunakan chipset dari NEC untuk USB 3.0 nya, ECS menggunakan chipset dari EtronTech. Langkah ini menarik dan menggelitik karena banyak yang mengklaim bahwa chipset ini lebih cepat dari chipset NEC.

Board 8PIN Power1

Untuk memastikan daya yang dibutuhkan oleh sistem terpenuhi dengan baik maka motheboard ini dilengkapi dengan konektor power tambahan 8 Pin.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Bodi Lenovo Legion Pro 5i Gen 10 Form Factor Clamshell…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

November 2, 2026 - 0

EPOMAKER EM3 Hadirkan Mouse Gaming Carbon Composite nan Ringan

EPOMAKER M3 tawarkan mouse ringan yang menggabungkan material komposit serat…
November 2, 2026 - 0

EA Diklaim Tutup BioWare Demi Modal Membuat Star Wars Battlefront 3

Rumor terbaru mengklaim alasan utama di balik keputusan EA untuk…
November 2, 2026 - 0

FromSoftware Mendadak Tutup Layanan Server Dark Souls 2 & 3

FromSoftware mendadak matikan server Dark Souls II dan Dark Souls…
November 1, 2026 - 0

Handheld Retro Evercade Nexus Resmi Dirilis

Handheld retro Evercade Nexus resmi dirilis dengan dukungan layar 5.89…