Review Motherboard Foxconn AHD1S-K: Zacate yang Hening dan Murah

Reading time:
April 14, 2011

The Board

Board Overview3

Untuk color scheme, Foxconn sengaja memilih warna-warna cerah yang cukup mencuri perhatian. Sekilas, perhatian Anda akan tertuju kepada slot memori dan PCI-Express yang berwarna kuning terang-benderang dan dengan latar belakang PCB berwarna biru tua. Tampilannya mungkin menarik, bagaimana dengan performanya? Tidak baik menilai sebuah barang hanya dari penampilannya saja. Jadi, silahkan ikuti terus review ini hingga akhir!

Board TopView

Dilihat dari layout-nya, board ini didominasi heastsink yang mendinginkan APU dan chipset-nya. Oleh karena mengakomodasi ukuran heatsink, komponen lainnya terlihat sedikit “kesesakan”. Walau clearance antarkomponennya masih diperhatikan, kesan berdesakan tak dapat dihindari.

Board PCI

Jika kita perhatikan, board ini juga menyediakan sebuah slot PCI-Express untuk mengakomodasi ekspansi graphic card tambahan atau pun peripheral lainnya yang dapat menggunakan slot ini. Terlihat berbagai macam header bertebaran di sekitar slot PCI Express, ditambah pula sepasang soket SATA yang terjepit di antara HSF dan slot memori. Memang terlihat sedikit sesak.

Board SectionOverview

Sisi lain motherboard ini ditempati slot memori dan konektor power utama. Posisi konektor power utama ini akan sedikit menyusahkan penggantian memori apabila konektor power telah terpasang, apalagi jika motherboard ini telah terpasang ke dalam casing. Namun, ini memang risiko penggunaan motherboard dengan form factor Mini-ITX.

Board Backplate

Port yang tersedia antara lain:

  • – 1 x P/S 2 keyboard
  • – 6 x USB 2.0/1.1 ports
  • – 1 x DVI-D port
  • – 1 x HDMI port
  • – 1 x RJ-45 port (LAN)
  • -3 x audio jacks

Tak seperti motheboard lain di kelasnya, produk Foxconn ini tidak menyediakan port USB 3.0 dan koneksi optical audio. Ini mungkin dilakukan agar harga motherboard ini tidak mahal.

Board Header Audio USB

Posisi header audio dan USB 2.0 terletak di posisi yang cukup lengang sehingga Anda dapat dengan mudah mengatur kabel header tersebut. Pengaturan kabel menjadi sangat penting mengingat dengan digunakannya pendingin pasif di motherboard ini, airflow di dalam casing menjadi lebih penting.

Board SATA

Posisi konektor SATA yang “terjepit” di antara HSF dan slot memory adalah akibat sempitnya ruang yang tersedia di board ini. Ditambah lagi port SATA yang tersedia pun hanya dua, ini lebih sedikit jika dibandingkan pesaing-pesaingnya yang menyediakan minimal empat port. Sepertinya langkah pengurangan port ini lebih ditunjukkan untuk memotong biaya agar dapat mempertahankan harga board ini di kisaran yang cukup rendah.

Board PowerConnector Alt

Konektor power tambahan yang digunakan oleh motherboard ini adalah konektor power 4 pin. Ini cukup menandakan bahwa daya yang dibutuhkan motherboard ini cukup rendah.

Board Capasitor

Komponen yang digunakan motherboard ini gabungan dari beberapa kelas komponen. Ini merupakan salah satu langkah Foxconn untuk menekan biaya pembuatan motherboard ini. Jarang sekali kita melihat kapasitor biasa bersanding dengan solid capasitor. Walau begitu, terlihat bahwa komponen-komponen penting tetap menggunakan bahan berkualitas tinggi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…