Review: Overclocking MSI N580GTX Lightning

Reading time:
April 14, 2011

Kesimpulan

IMG 1152

Seperti penjelasan yang telah kami sebut pada awal artikel, cukup disayangkan pada sample graphics card MSI N580GTX Lightning yang kami ujikan kali ini, belum dapat mencapai clock 1GHz/1000 MHz dengan cukup stabil. Walaupun, kami  sudah mengerahkan feature Triple Over Voltage secara maksimal. Dengan setting Triple Over Voltage sudah kami “mentok kanan”-kan tersebut, pengujian yang kami lakukan pada clock 1GHz dirasakan terjadi “throttling down” atau menghasilkan skor cenderung lebih rendah dan seringkali terjadi crash di tengah-tengah pengujian, dan pada akhirnya kami menyerah pada setting 985/2350 MHz @ 1.15 V.

Walaupun “misi” clock 1 GHz belum dapat tercapai, tetapi dengan kombinasi clock 985/2350 MHz yang kami gunakan tersebut, kami cukup terkesan dengan scaling peningkatan performa yang didapatkan dibandingkan performa defaultnya. Peningkatan clock hingga 153 MHz yang didapatkan tersebut mampu membawa skor pengujian sekitar 16-17% lebih tinggi. Tetapi di balik performa yang tinggi dari clock yang dicapai tersebut, tentu saja terdapat “harga yang harus dibayar” sebagai konsekuensinya. Kami sendiri tidak menyarankan untuk penggunaan overclock pada setting seperti ini untuk penggunaan sehari-hari. Mengapa begitu? Selain penggunaan konsumsi daya yang akan membengkak hingga 131 Watt lebih boros, juga suhu dan tingkat kebisingan yang dihasilkan pun terasa sangat tinggi.

Selanjutnya kami akan membawa MSI N580GTX Lightning ini ke level yang lebih tinggi dengan penggunaan Extreme Cooling LN2 (Liquid Nitrogen) untuk mendapatkan clock paling tinggi yang bisa diraih. Graphics card Lightning ini juga sudah dilengkapi dengan beberapa switch yang mendukung untuk penggunaan Extreme Cooling LN2. Switch seperti perlindungan dari “Cold Bug” yang kerap menghantui overclocker extreme saat menggunakan LN2 sebagai pendinginnya. Nantikan artikel kami selanjutnya, janya di JagatReview!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…