Asus Computer: Dari Kuda Terbang Menjadi Raksasa Komputer

Reading time:
May 18, 2011

Perkembangan hardware komputer buatan Asus juga terus berjalan seiring dengan pengembangan perangkat mobile. Tahun 2006, Asus memperkenalkan seri produk motherboard “Republic of Gamers” yang khusus ditujukan untuk kalangan pemain game komputer. Lini motherboard ini dilengkapi dengan berbagai feature terbaik dari Asus ketika itu, seperti dukungan konfigurasi multi-GPU, soundcard SupremeFX, sistem pendingin heatpipe, dan kemampuan overclocking tinggi.

striker
Striker Extreme, salah satu motherboard seri Republic of Gamers pertama dari Asus.

Seri motherboard Republic of Gamers yang terbaru adalah Rampage III Black Edition dengan chipset Intel X58 yang mendukung prosesor-prosesor desktop terkencang saat ini. Asus pun tetap mengikuti perkembangan motherboard mainstream dan menyediakan platform yang sesuai untuk CPU modern, termasuk seri prosesor Sandy Bridge dari Intel.

z68
P8Z68-V Pro, motherboard Asus dengan chipset terbaru dari Intel: Z68.

Selain motherboard, salah satu jenis komponen hardware yang menjadi spesialisasi Asus adalah graphics card. Pada pertengahan 1990-an, perusahaan ini memperkenalkan seri graphics card berbasis chip grafis Rage 3D dari ATI. Setelah itu, muncul graphics card Asus yang menggunakan chip grafis dari produsen lain, yaitu NVIDIA, yang sedang mulai naik daun ketika itu. Lini graphics card Asus terus berlanjut hingga sekarang. Produk-produk lain pun, seperti notebook, peripheral jaringan, optical drive, hingga netbook dan smart phone mulai dikembangkan oleh Asus.

asus graphics
asus graphics2
Graphics card Asus berbasis chip ATI Rage 3D II dengan interface PCI (atas) dan NVIDIA Riva 128 dengan interface AGP (bawah), muncul pada paruh kedua dekade 90-an.

Hingga saat ini, Asus terus membuat graphics card dengan chipset ATI (AMD) dan NVIDIA. Beberapa feature khusus, seperti voltage tweak yang memungkinkan modifikasi nilai voltase dan HSF DirectCu yang memiliki kemampuan transfer panas lebih baik dar HSF biasa, turut diterapkan di jajaran graphics card high-end buatan produsen ini. Asus pun membuat beberapa graphics card “special edition”, seperi seri Mars dan Ares yang dilengkapi dengan chip grafis terkencang pada masanya.

ares
Asus Ares, graphics card dengan dua buah GPU Radeon HD 5870.

Asus di Computex

computex1
Booth Asus di Computex 2010.

Sebagai salah satu produsen perangkat komputer terbesar di dunia yang sudah membuat lebih dari 420 juta motherboard, Asus menjadi pelanggan tetap di pameran komputer tahunan Computex di Taipei, Taiwan. Asus seringkali memperkenalkan inovasi terbarunya di pameran tersebut, seperti Eee PC yang diluncurkan di Computex tahun 2007.

computex4
Salah satu inovasi Asus di Computex 2010: Notebook dengan kemampuan 3D.

Pada Computex 2010 yang lalu, Jagat Review berkesempatan meliput booth Asus di arena Taipei International Convention Center, dimana terdapat banyak produk Asus yang dipamerkan. Selain perangkat mobile, multimedia, dan gadget, produk-produk lain yang umum diasosiasikan dengan Asus selama ini, seperti motherboard, graphics card, hingga monitor, juga tak ketinggalan menjamu pengunjung.

computex2
Produk flagship Asus yang selalu hadir di pameran: motherboard high-end dari keluarga Republic of Gamers (ROG).

Nah, untuk Computex 2011 kali ini, Jagat Review kembali mendapat kesempatan untuk meliput kegiatan Asus selama pameran akbar tersebut. Apa saja inovasi komputer yang akan diperkenalkan oleh Asus di Taipei? Tunggu hasil liputannya, hanya di JagatReview!

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Bodi Lenovo Legion Pro 5i Gen 10 Form Factor Clamshell…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

November 1, 2026 - 0

Razer Hadirkan Lini Periferal Bertema Evangelion EVA-01

Razer merilis lima perangkat gaming bertema Evangelion EVA-01, mulai dari…
November 1, 2026 - 0

Bungie Bagikan Status Unvaulting Destiny 2 & Destiny Legacy

Bungie mengungkap progres Destiny 2 Unvaulting, jadwal pemulihan hingga 2028,…
November 1, 2026 - 0

Audio-Technica Umumkan ATH-M50xSTS-WL StreamSet Untuk Streamer & Gamer

Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL menawarkan headset wireless yang dilengkapi mikrofon profesional, noise…
October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…