Review Asus P8H67-M: Performa tinggi dan Hemat Energi!

Reading time:
May 25, 2011

The Board

asus p8h67 m mobo3
Motherboard Asus P8H67-M dengan kombinasi warna hitam dan biru yang membuatnya tampil menarik.

Inilah sosok motherboard Asus P8H67-M. Dari bentuk mungilnya, jelas bahwa motherboard ini memliki faktor bentuk Micro-ATX. Dibandingkan dengan saudaranya, P8H67 yang mengadopsi form factor ATX, jumlah slot ekspansi pada P8H67-M lebih sedikit. Secara keseluruhan terdapat dua slot PCI-Express x16 (salah satunya yang berwarna hitam berkecepatan x4), satu buah slot PCI-Express x1, dan satu buah slot PCI.

Di samping sebuah heatsink kecil berwarna biru di atas chipset H67, Asus tidak melengkapi motherboard ini dengan heatsink lain, termasuk pada bagian VRM. Rupanya Asus merasa yakin dengan kualitas P8H67-M sehingga tidak menyertakan pendingin tambahan. P8H67-M sendiri stabil saat beroperasi dan tidak mengalami masalah yang berkaitan dengan peningkatan suhu.

asus p8h67 m cpu1
Area VRM di sekeliling socket prosesor pada P8H67-M tidak dilengkapi dengan heatsink, akan tetapi, selama pengujian Jagat Review, motherboard ini dapat beroperasi dengan stabil tanpa masalah apapun.

Di bagian belakang, Anda dapat menemukan sejumlah I/O Port. Daftar lengkapnya sebagai berikut:

  • 1 x PS/2 Keyboard/Mouse Combo port
  • 1 x D-Sub
  • 1 x HDMI
  • 1 x LAN(RJ45) port(s)
  • 6 x USB 2.0/1.1 ports
  • 1 x S/PDIF Out (Optical)
  • 3 x Audio Jacks

Sayangnya, tidak ada port USB 3.0 di motherboard ini. Jadi, jika ingin menikmati feature tersebut, pengguna Asus P8H67-M perlu menambah expansion card yang akan menempati salah satu slot ekspansi yang tersedia.

asus p8h67 m io
Bagian backpanel Asus P8H67-M memuat serangkaian I/O port, termasuk D-SUB dan HDMI yang diperlukan untuk menyalurkan keluaran display dari on-CPU graphics Sandy Bridge, tapi tak ada port USB 3.0
asus p8h67 m headers
Masih kekurangan port I/O? P8H67-M menyediakan cukup banyak header ekstra yang dapat memberikan port USB tambahan. Total terdapat 14 port USB 2.0 di motherboard ini (6 buah di backpanel, dan 8 lainnya ditambahkan melalui header).
asus p8h67 m memok
Di dekat slot memori, di bagian pojok kanan atas motherboard ini, terdapat tombol MemOK! yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompatibilitas memori pada saat booting sistem. Di sampingnya terdapat DRAM LED yang akan menyala apabila terdapat modul memori di slot tertentu yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
asus p8h67 m cmos
Walaupun kurang praktis dibandingkan tombol clear CMOS yang sudah banyak diimplementasikan di motherboard modern lainnya, Asus juga menyediakan sebuah jumper Clear CMOS yang dapat digunakan untuk me-reset BIOS.
asus p8h67 m sata
Untuk keperluan storage, P8H67-M memiliki enam buah port SATA. Dua diantaranya, yang berwarna putih, adalah port SATA 3.0/ SATA 6Gbps.

ScreenShot CPU-Z

Asus P8H67-M menyediakan tiga preset konfigurasi sistem di dalam menu BIOS, yaitu default, “Optimal”, dan “Power Saving”. Pilihan Optimal akan mengatur sistem secara otomatis untuk memaksimalkan kinerja, sementara pengaturan Power Saving ditujukan untuk menghemat daya sebanyak mungkin dengan meminimalisir listrik yang disalurkan ke perangkat-perangkat di motherboard. Berikut ini screenshot dari CPU-Z saat komputer berjalan menurut ketiga pilihan konfigurasi otomatis tersebut.

asus p8h67 m cpuzdefault
Screenshot CPU-Z, pilihan default.
asus p8h67 m cpuzoptimal
Screenshot CPU-Z, pilihan “Optimal”.
asus p8h67 m powersaving
Screenshot CPU-Z, pilihan “Power Saving”.

Dapat dilihat bahwa mode “Optimal” dan “Power Saving” masing-masing mengubah parameter konfigurasi tertentu untuk mencapai kinerja maksimal atau penghematan daya. Mode Optimal sedikit meng-overclock base-clock dari prosesor Core i7-2600K yang digunakan sebagai sarana menguji sehingga clockpseed keseluruhan mengalami kenaikan sebesar 100 MHz. Sementara itu, mode Power Saving sedikit mengurangi tegangan yang dipasok ke prosesor. Apakah kedua pengaturan tersebut akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan konsumsi daya sistem? Kita akan temukan jawabannya di bagian berikut!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…