Review Silent Case NZXT-H2 Silent Midtower Chassis

Reading time:
May 4, 2011

Kesimpulan

Selama pengujian, fitur silent dari case NZXT-H2 ini cukup menarik. Fitur silent case ini mampu meredam suara-suara yang dihasilkan oleh komponen-komponen PC. Bahkan, ketika PC dinyalakan hampir tidak ada suara yang terdengar, kecuali Anda benar-benar mendekatkan telinga Anda ke bagian depan case ini, Anda akan mendengar suara kecil dari fan bagian depan case ini.

Ukuran case NZXT-H2 ini tergolong biasa saja untuk ukuran case mid-tower. Jika Anda ingin memasang VGA card berukuran sangat besar seperti GTX 590 dan HD6990, Anda harus mengorbankan dua HDD storage di bagian depan case ini.

Case NZXT-H2 Silent ini memiliki cable management yang baik. Posisi lubang kabel  pas dan ruang belakang tray motherboard cukup luas untuk dilewati kabel-kabel dan menyimpan kabel yang berlebihan. Selain cable management yang baik, case ini juga memiliki HDD docking di bagian atas case. HDD docking ini sangat berguna bagi Anda yang sering melakukan sharing file dengan teman yang menggunakan HDD internal. Untuk penggunaan hot-swap HDD docking, Anda harus mengatur konfigurasi SATA ke dalam mode AHCI. Namun, ada kelemahan dari HDD docking dari NZXT-H2 silent ini yang membuat kami agak kerepotan untuk melepaskan hard disk dari docking ini.

Modular Fan bracket di bagian depan case ini juga merupakan suatu inovasi yang menarik di dunia case. Karena dengan adanya modular fan ini, kita bisa lebih mudah mengganti fan di bagian depan case ini ataupun membersihkan fan di bagian depan. Selain itu, dengan adanya modular Fan ini, kami lebih mudah memasangkan dan melepaskan hard disk bracket dari internal-bay 3,5″ dari arah depan case.

Case NZXT-H2 ini memang memiliki beberapa kelebihan seperti kemampuan peredam suara, cable management yang baik, HDD docking, USB 3.0 front panel, dan lain-lainnya. Akan tetapi, case NZXT-H2 Silent ini memiliki kelemahan di desain bracket hard disk internal-nya. Proses pemasangan dan pelepasan hard disk internal 3,5” di bracket HDD NZXT ini bisa dibilang cukup menyusahkan dan merepotkan.

Airflow case ini juga tergolong kurang baik, tetapi hal ini bukanlah masalah. Karena, casing ini bukan dirancang untuk sistem PC yang di-overclock tinggi melainkan lebih dirancang untuk menciptakan silent PC yang memiliki tingkat kebisingan yang rendah. Apakah overclocking memungkinkan di case ini? Ya, memang dengan menggunakan case ini overclocking masih bisa dilakukan dan tentunya hanya disarankan untuk overclocking ringan saja.

Secara keseluruhan, case NZXT-H2 Silent ini cocok bagi user yang membutuhkan ketenangan dan kesunyian di ruang kerja ataupun ruang pribadi, seperti kamar dan ruang audio/akustik.

Kelebihan:

  • Desain peredam suara yang baik sehingga tercipta sistem silent PC.
  • HDD docking dan USB 3.0 Frontpanel.

Kekurangan:

  • Bracket hard disk internal 3,5″ yang kurang praktis.

Distributor: –

Harga: Rp1.200.000,- (kisaran harga)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…