Alasan di Balik Kelesuan Nintendo 3DS di Jepang

Reading time:
June 5, 2011
nintendo 3ds final look

Nintendo 3DS memang menjadi fenomena baru di industri game. Perangkat portable yang menghadirkan efek tiga dimensi tanpa kacamata ini menawarkan begitu banyak fitur yang menarik, termasuk permainan dengan augmented reality di dalamnya. Belum lagi banyak game berkualitas dan franchise besar yang siap menyambut para gamer di dalamnya. Namun kenyataan pahit justru melanda Nintendo. Setelah pembukaan penjualan yang fantastis, kini pamor Nintendo 3DS perlahan menurun seiring waktu. Apa yang menyebabkannya?

Sebuah survei dilakukan oleh Goo Research terhadap 1.110 responden yang bermukim di Jepang untuk menemukan alasan di balik kemunduran itu. Dengan komposisi responden pria sebanyak 39,5% dan wanita 60,5%, Goo Research mendapatkan 20 alasan utama mengapa semakin banyak orang yang tidak tertarik dengan kehadiran Nintendo 3DS.

20. Menunggu teman yang lain untuk membelinya

19. Zoom view Nintendo 3DS membuat mata sakit

18. Tidak ada fitur virtual console untuk Famicom dan NES

17. Tombolnya tampak sulit digunakan

16. Tidak bisa memindahkan poin DSi

15. Menunggu Nintendo 3DS dengan layar yang lebih besar

14. NGP! NGP! NGP!

13. Tidak bisa memainkan game Game Boy

12. Belum ada warna yang diinginkan

11. Tidak bisa memainkan game Game Boy Advance

10. Terlalu berat

9. Baterai yang terlalu lemah

8. PSP saja sudah cukup

7. Memainkan game di smartphone saja sudah cukup

6. Akan segera membeli Nintendo 3DS begitu game yang diinginkan sudah dirilis

5. Game yang masih terlalu sedikit

4. Layar tiga dimensinya berpotensi membuat sakit

3. Takut dengan penyakit mata

2. Nintendo DS/DSi sudah mencukupi

1. HARGA

Nintendo 3DS sendiri juga mengalami penjualan yang tidak terlalu bagus di Indonesia. Sulit sekali menemukan gamer yang menenteng perangkat ini secara portable layaknya yang seringkali kita temukan di masa PSP dan Nintendo DS pertama kali dirilis. Saya sendiri yakin bahwa ada dua alasan utama mengapa Nintendo 3DS tidak begitu laku di sini. Yang pertama, tentu saja masalah harga yang kurang masuk akal. Alasan kedua mmm…. bajakan?

no money

Source : Goo Ranking via Andriasang

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…