Preview Alice Madness Returns: Tenggelam Kembali dalam “Wonderland”

Reading time:
June 25, 2011
Alice Return Madness 1

Memadukan sisi psikologis gelap dan sebuah game adventure memang bukan perkara mudah. Apalagi jika berusaha dibungkus dengan sebuah cerita dongeng anak-anak yang sudah dikenal sejak dahulu. Namun berkat visi jenius dari American James McGee, hal ini dapat dimungkinkan. Alice in the Wonderland berkembang menjadi sebuah game yang menghadirkan ketakutan, kegelapan, dan kekejaman dengan bungkusan plot yang sangat menarik. Kini 11 tahun setelah perilisan pertamanya, Alice kembali dengan kekacauan pikiran yang tak jauh berbeda.

Menjadi seorang wanita yang harus menyaksikan kejadian traumatis membuat Alice menyimpan sisi gelapnya yang cukup mengkhawatirkan. Dengan perasaan bersalah yang terus ditimbunnya sejak kecil, Alice mulai memperlihatkan gejala penyakit psikologis yang semakin sulit disembuhkan. Konsep pemikirannnya tentang “Wonderland” yang merupakan wujud kesadaran dan kewarasannya kembali mendapatkan tekanan dari keinginan untuk melupakan masa lalu. Alice harus berjuang untuk mendapatkan kembali kewarasannya serta mencari tahu kebenaran di balik kejadian traumatis itu.

Alice Madness Returns merupakan sebuah game third person adventure, yang tidak berbeda dengan game lain bergenre sama. Anda diharuskan untuk menghajar setiap musuh yang ada dengan berbagai senjata yang disediakan. Opsi upgrade juga dihadirkan di dalamnya. Hal yang membuatnya menjadi unik adalah bahwa konsep Wonderland yang berasal dari otak Alice sendiri. Imajinasi dan ketakutannya yang gelap seolah menyulap dunia ini kental dengan nuansa surealis penuh horror. Impresi pertama game ini cukup baik, dari segi visualisasi sampai plot yang dihadirkan. Setidaknya cukup membuat jari-jari Anda betah di kontroler.

Untuk memberikan gambaran kepada Anda, sekaligus memberikan kesempatan bagi saya untuk memiliki waktu lebih banyak untuk menyelaminya, screenshot di bawah ini dihadirkan. Selamat menikmati!

Alice Return Madness 2 Alice Return Madness 6 Alice Return Madness 9 Alice Return Madness 13 Alice Return Madness 22 Alice Return Madness 27 Alice Return Madness 29 Alice Return Madness 33
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…