Review Alice Madness Returns: Kembalinya Pikiran Gelap Alice

Reading time:
June 30, 2011

Alice dalam Balutan Game Action

Alice Return Madness 271
Alice di dunia nyata hanya perlu bergerak dari satu titik ke titik lain.

Terlepas dari plotnya yang berat, inti dari permainan Alice Madness Returns sebenarnya berfokus pada elemen aksi yang dihadirkannya. Anda berperan sebagai dua Alice yang berbeda di dalam permainan ini: Alice di dunia nyata dan Alice yang berada di dunia Wonderland. Alice di dunia nyata dapat dianggap tak kurang dari sebuah cut-scene – penguat cerita, dimana Anda hanya harus menggerakkan Alice dari satu titik ke titik lainnya. Alice di dunia nyata ini tidak dapat melakukan aksi apapun kecuali memeriksa beberapa sudut yang tidak signifikan sifatnya pada cerita. Namun keberadaan Alice ini menyempurnakan keseluruhan cerita yang diusung, setidaknya trigger yang menyebabkan sisi gelap Alice muncul kembali.

Alice Return Madness 721
Inti dari Alice Madness Return adalah action, hack and slash, platformer.

Wonderland lah yang menjadi kunci sekaligus elemen utama dari permainan ini. Alice yang Anda gerakkan di dunia ini adalah inti cerita dari keseluruhan game. Walaupun mengusung plot yang begitu gelap dan berat, jangan memikirkan game ini akan menghadirkan tipikal genre survival horror di dalamnya. Alice Madness Returns adalah sebuah game aksi sejati, sebuah game tipikal hack and slash dan platformer yang biasa Anda temui di game-game lain. Intinya: hancurkan setiap musuh yang ada, pecahkan puzzle yang disusun sederhana, dan bergerak dari chapter ke chapter.

Alice Return Madness 51
Vorpal Blade.

Alice Return Madness 17
Hobby Horse.

Alice Return Madness 91
Pepper Grinder.

Alice Return Madness 591
Teapot Cannon.

Anda akan diberikan pilihan senjata untuk mengalahkan setiap musuh yang ada. Anda akan memiliki Vorpal Blade – senjata yang tidak terlalu kuat namun cepat, Hobby Horse – senjata lambat dengan damage besar, Pepper Grinder yang berfungsi tak ubahnya sebuah gatling gun, Teapot Cannon yang sedesktruktif sebuah grenade launcher, Clock bom sebagai bom waktu dan pemberat di puzzle, dan Umbrella yang dapat digunakan sebagai pelindung. Anda memiliki kebebasan untuk menggunakan setiap dari senjata ini. Namun satu hal yang perlu diingat, beberapa musuh membutuhkan strategi tertentu untuk dikalahkan. Anda memang bisa mengandalkan brute force, namun tidak selamanya akan berhasil. Bisa jadi, Anda yang akan tewas.

Alice Return Madness 781
Upgrade! Upgrade! Upgrade!

Anda dapat melakukan upgrade untuk setiap senjata yang Anda miliki. Dengan mengumpulkan item gigi (semacam mata uang di game ini), Anda dapat memperkuat setiap senjata hingga level maksimum 4. Setiap pencapaian level tentu saja akan memberikan tambahan daya rusak dan kekuatan. Beberapa di antaranya akan menghasilkan efek serang tertentu dan tambahan kecepatan. Kebebasan Anda untuk memilih senjata favorit akan menentukan cara Anda bermain ke depannya.

Alice Return Madness 461
Mengecilkan tubuh akan membantu Alice menemukan beberapa jalan rahasia.

Balutan aksi ini tentu saja tidak berkisar hanya pada usaha Alice yang destruktif. Anda juga akan dihadapkan pada beberapa puzzle yang cukup sederhana untuk diselesaikan. Untungnya Spicy Horse juga memberikan fitur yang akan membantu Anda memecahkan setiap puzzle atau mencari jalan keluar jika Anda bingung harus mengarahkan Alice. Anda hanya tinggal mengecilkan tubuh Alice saja. Mode ini akan menghidupkan sense Alice dan membuka beberapa petunjuk yang tidak kasat mata. Selayaknya sebuah x-ray mode.

Hysteria-mode

Jika Anda terdesak dengan posisi yang nyaris mati, Anda dapat menghidupkan Hysteria Mode yang hanya bisa diakses dalam waktu  yang terbatas. Mode yang ditunjukkan dengan warna hitam, putih, dan merah ini menunjukkan kekuatan Alice yang sebenarnya. Tidak akan ada damage yang mampu melukai Anda selama mode ini, sekaligus kemampuan serang Alice akan menghasilkan damage yang jauh lebih besar. Hysteria-mode akan menyelamatkan Anda dari situasi-situasi genting yang tampak mustahil untuk dimenangkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 16, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Rugi Ratusan Dolar untuk Setiap Console Series X|S

Laporan terbaru menyebut Microsoft rugi ratusan dolar untuk setiap Xbox…
June 16, 2026 - 0

Rumor: Resident Evil 0 Remake Ganti Tim Developer

Insider menyebut Resident Evil 0 Remake sempat mengalami reboot di…
June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…