Avaya Aura Contact Center 6.2: Sistem Komunikasi Enterprise Terpadu

Reading time:
July 22, 2011

Maraknya penggunaan media sosial telah mengubah cara pelanggan dalam menyampaikan keluhannya terhadap layanan sebuah perusahaan. Panggilan suara atau telepon tidak lagi menjadi pilihan utama, apalagi mengingat tarif telepon yang terhitung tinggi dibanding dengan tarif paket internet mobile tanpa batas yang ditawarkan oleh sejumlah operator. Contoh yang paling mudah ditemui adalah melalui Twitter, di mana keluhan pelanggan dapat dibaca oleh publik, khususnya oleh pengikutnya. Tentunya, hal seperti ini akan berdampak buruk bagi reputasi perusahaan tersebut. Lalu apa yang harus dilakukan oleh perusahaan?

Avaya Asia Pasific
Luke Yi, Video Solutions Architect Avaya Asia Pasific; Endang Rachmawati, Country Manager Avaya Indonesia; Daniel Mountstephen, Senior Manager Video Business Avaya Asia Pasific.

Avaya sebagai penyedia sistem komunikasi enterprise menyediakan solusi melalui software Avaya Aura Contact Center 6.2. Software ini diluncurkan Kamis (21/7) di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta. Berbeda dengan Call Center yang telah banyak digunakan, Contact Center tidak hanya terfokus ke layanan pelanggan melalui panggilan suara. Penggunaan media lain, seperti SMS, web, chat, video, dan media sosial pun dapat dilakukan dalam satu software yang terintegrasi.

Melalui software Avaya Aura Contact Center 6.2, Avaya menghadirkan sebuah sistem komunikasi yang terpadu. Menggabungkan penggunaan multimedia sebagai alternatif penyampaian keluhan yang meningkatkan kemudahan bagi pelanggan dan kualitas pelayanan dari perusahaan. Semua ini dapat dikontrol oleh perusahaan melalui Avaya Aura Agent Desktop yang saat ini dapat dioperasikan melalui perangkat Avaya Flare dan Apple iPad 2.

Avaya Aura Contact Center 6.2 juga memungkinkan perusahaan untuk menarik setiap keluhan pelanggan dari media sosial dan menyaringnya sesuai tingkat prioritas. Penarikan keluhan dari media sosial tersebut dilakukan secara otomatis oleh software sesuai dengan kata kunci yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat merespon keluhan pelanggan melalui media sosial dalam waktu yang lebih singkat.

Metode pemantauan media sosial ini juga berguna bagi perusahaan kompetitor. Endang Rachmawati, Country Manager Avaya Indonesia, memberikan contoh sebuah keluhan yang tersebar melalui Twitter. Keluhan yang ditujukan secara spesifik ke sebuah perusahaan melalui Twitter dapat ditarik oleh perusahaan lain melalui software Avaya Aura Contact Center 6.2. Dengan begitu, perusahaan kompetitor dapat melihat celah yang dapat mereka gunakan untuk menawarkan promo kepada pelanggan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…
May 7, 2026 - 0

Kreator Neverness to Everness Beri Respons Terkait Asset AI di Game

Hotta Studio merespons tuduhan penggunaan asset buatan AI di Neverness…