Review ASUS Matrix GTX 580 Platinum: Kaya Feature Untuk Extreme User

Reading time:
July 26, 2011

Kesimpulan

IMG 0637

Kencang, mewah (kaya feature), dan besar, itulah tiga kata yang dapat menggambarkan produk ASUS GTX 580 MATRIX PLATINUM.

Dengan berbekal chip GPU GF 110 (GTX 580) yang sudah ditingkatkan lagi kinerjanya, performa yang dihasilkan oleh graphics card ini tentu saja menjadi semakin kencang. Graphics card ini dapat dengan mudah “melahap” berbagai pengujian yang kami lakukan menggunakan game dengan resolusi Full HD (1920×1080) dan tingkat detail paling tinggi sekalipun, dengan frame rate yang berada di atas rata-rata graphics card lainnya.

Tentu saja apabila Anda seorang enthusiast user, Anda tidak akan cukup berpuas dengan clock 816 MHz saja bukan? Karena itu ASUS menyediakan berbagai feature untuk meng-optimalkan graphics card ini lebih lanjut. Salah satunya dengan ASUS GPU Tweak, dengan software ini kami mencoba untuk melihat seberapa jauh space room yang masih bisa didapat.

matrix gpu tweak1

Dengan melakukan tweaking voltase 1.15 V, kami bisa mendapatkan clock hingga 977 MHz dengan cukup stabil, dan performa yang dihasilkan meningkat drastis! Angka yang cukup memuaskan untuk sebuah GTX 580. Selain overclocking mild menggunakan software, ASUS juga menyediakan feature lain seperti Disable OCP, Power PWM Freq, dan feature ekstrim lainnya untuk para ekstrim user (LN2) pula.

Pada saat kami menguji graphics card ini, ada satu hal yang menarik yang kami temukan, yaitu konsumsi daya! Kami pun cukup heran melihat konsumsi daya yang digunakan graphics card ini jauh lebih hemat dibandingkan GTX 580 standar sekalipun. Mungkin hal ini disebabkan karena ASUS menggunakan komponen yang jauh lebih baik dan efisien yang berimbas pada penggunaan daya yang lebih rendah.

Dari segi ergonomis dan form factor, graphics card ini tergolong berukuran cukup besar. Dengan ukurannya yang besar ini, graphics card tersebut akan menghabiskan tiga buah slot (penuh) pada casing/motherboard. Hal ini akan cukup menyulitkan bagi beberapa user yang ingin memanfaatkan slot-slot disebelah PCI-E pada motherboard ataupun menggunakan konfigurasi SLI. Namun diluar ukuran yang besar ini, ASUS dapat memberikan performa pendinginan yang sangat baik dengan metode DirectCU II nya, suhu GPU baik dalam keadaan idle ataupun full load dapat dihandle dengan baik. Selain itu kami juga sangat menyukai desain yang sangat gagah dan catchy yang digunakan ASUS GTX 580 MATRIX PLATINUM ini.

Kelebihan

  • Feature berlimpah.
  • Kencang.
  • HSF DirectCU II.
  • Komponen kelas atas (19 phase Alloy).
  • Konsumsi daya rendah.
  • Temperatur kerja cukup rendah.
  • Cukup hening (fan auto)
  • Desain sangat menarik.

Kekurangan

  • Clock default yang tidak terlalu tinggi.
  • Ukuran besar (3 slot).
  • Paket penjualan sederhana.

ASUS GTX 580 MATRIX PLATINUM

  • Produsen : ASUS
  • Info : www.asus.com
  • Harga : US$ –
  • Distributor Indonesia : ASUS Indonesia
  • Telepon : (62-21)-45878055

DATA TEKNIS

  • Chip : NVIDIA GTX 580
  • Interface : PCI Express 2.0 x16
  • Memory Size : 1536 MB
  • Core Clock : 816 MHz
  • Shader Clock : 1632 MHz
  • Memory Clock : 4008 MHz
  • Stream Prosesor : 384
  • D-Sub Output : Ada (Dengan Konverter DVI to D-Sub)
  • DVI Output : Ada (2 Buah)
  • HDMI Output : Ada (mini-HDMI)
  • Display Port Output : Tidak Ada
  • Memory Type : GDDR5
  • Memory Interface : 384-bit
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Bodi Dell Pro 14 Essential Form Factor Clamshell Material Polikarbonat…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Bodi Lenovo IdeaPad Pro 5a Form Factor Clamshell Material Aluminum…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Bodi ASUS Vivobook S14 OLED Form Factor Clamshell Material Logam…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 16, 2026 - 0

Sony Terancam Gugatan Rp7,4 Triliun Akibat Keputusan Tinggalkan Disc

Sony menghadapi gugatan USD 457 juta di Belanda setelah keputusan…
July 16, 2026 - 0

ASUS ROG Jual RTX 5090 Termahalnya, Apa yang Ditawarkan?

ASUS resmi membanderol graphics card ASUS ROG Astral RTX 5090…
July 16, 2026 - 0

Dibuat Sepenuhnya dengan AI, Game Capybara Ini Menangkan USD 25.000

Developer iOS memenangkan USD 25.000 lewat game Capybara yang dikembangkan…
July 16, 2026 - 0

AMD Rilis Hardware Edisi Khusus VALORANT, Sayangnya Tidak Dijual Bebas

AMD memperkenalkan hardware edisi terbatas VALORANT VCTCN 2026, tetapi seluruh…