Catherine Menjadi Game Tersukses Atlus

Reading time:
August 4, 2011
Catherine 179

Menggabungkan unsur sensualitas ke dalam game memang sering kali berhasil menggenjot tingkat penjualan sebuah game. Tidak heran jika banyak developer yang dengan sengaja mengeksploitasi sisi ini walaupun terkadang tidak berhubungan dengan cerita yang dihadirkan. Namun, hal yang berbeda terjadi di Catherine, game puzzle terbaru buatan Atlus. Sensualitas yang diusung merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari plot, membuat game ini hadir begitu unik. Dengan tema dan visualisasi yang dewasa, game ini berhasil menarik perhatian gamer dalam jumlah masif, cukup untuk membuatnya menjadi game tersukses Atlus.

Atlus bukanlah pemain baru yang bisa dipandang sebelah mata di industri game. Jajaran game berkualitas hadir dari tangan mereka, salah satunya adalah franchise RPG fenomenal – Persona. Namun, ternyata nama besar Persona masih belum cukup tangguh untuk mengalahkan popularitas si pirang menawan, Catherine. Dalam seminggu peluncurannya di wilayah Amerika Serikat, Catherine menjadi game Atlus dengan perilisan tersukses. Game ini berhasil terjual dalam jumlah yang begitu besar hingga VP Sales and Marketing Atlus – Tim Pivnicny sendiri terkejut. Menurutnya, tema unik yang dibawa oleh Catherine berhasil membius banyak gamer, apalagi dipadukan dengan gameplay menantang dan penuh kegilaan.

Catherine 159
Will you pick me?

Catherine 49
or Me?

Catherine yang dirilis untuk Playstation 3 dan XBOX 360 ini memang harus diakui berhasil menghadirkan pengalaman bermain yang berbeda. Kini dengan hadirnya versi translasi bahasa Inggrisnya, drama percintaan penuh horror ini semakin dapat dinikmati oleh pasar yang lebih luas. Jadi siapa yang lebih Anda suka? Catherine atau Katherine?

Source: IGN

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…