Kerusuhan London Jadi Inspirasi Sebuah Game

Reading time:
August 14, 2011
london riots

Kerusuhan memang tidak pernah menghasilkan konsekuensi yang positif sama sekali. Merusak dan menghancurkan apapun yang berada di depan mata, massa yang sedang diliputi kemarahan tak ubahnya para kawanan banteng marah yang berlari tanpa arah. Kerusuhan di London menjadi contoh paling nyata saat ini. Bermula dari sebuah insiden penembakan, kasus ini berujung pada amuk massa yang masif, membuat beberapa kota besar di Inggris jatuh dalam kekacauan. Ratusan orang yang bertaggung jawab memang sudah ditahan, namun korban sudah berjatuhan.

Aaron Biber, veteran perang dunia kedua yang kini sudah berusia 89 tahun harus menanggung akibat tanpa sebab yang jelas. Usaha pangkas rambut yang menjadi tumpuan hidupnya tiba-tiba harus hancur seketika. Beberapa perusuh memanfaatkan kesempatan chaos ini untuk menjarah dan mencuri beberapa benda berharga yang bisa ditemukan dari toko-toko di sekitar tempat, termasuk dari usaha Biber. Berbagai simpati dan empati datang dari seluruh belahan dunia ketika kisah ini mulai tersebar lewat internet. Bahkan sebuah game flash lahir dari inspirasi cerita ini.

london looters

Kenny Vleugels, 21 tahun, seorang developer game flash dari Belanda melahirkan sebuah game berjudul London Looters yang menggambarkan kisah ini. Anda akan berperan sebagai seorang penjaga toko yang berusaha melindungi  tiga benda utama: Nintendo Wii, televisi, dan iMac dari usaha penjarahan para perusuh. Karakter Anda dibekali dengan sebuah tongkat pemukul sebagai senjata utama. Musuh yang hadir juga datang dengan varian yang cukup beragam, beberapa diantaranya bahkan membutuhkan beberapa pukulan besar untuk ditaklukkan.

Walaupun terkadang tindakan anarkis dibutuhkan untuk memaksakan perubahan, namun menyerang dan menyiksa orang lain yang tidak berdosa sama saja dengan melakukan kejahatan. Di setiap kekacauan dunia, selalu ada Biber-Biber lain yang harus menatap kosong hancurnya hidup dalam sekejap mata. Namun, dengan penuh optimisme tinggi, saya yakin masyarakat dunia akan terus berusaha untuk memberikan bantuan dan mewujudkan dunia yang lebih baik.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 6, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Resmi Diumumkan di Summer Game Fest 2026

Shift Up perlihatkan Stellar Blade Blood Rain di Summer Game…
June 6, 2026 - 0

Resident Evil Veronica Resmi Reveal di Summer Game Fest 2026

Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor dan permintaan komunitas, Resident Evil…
June 6, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Tampil Dengan Apik di Summer Game Fest 2026

Setelah penantian panjang selama lebih dari dua tahun, Square Enix…
June 6, 2026 - 0

Summer Game Fest 2026 Bawa Kejutan Manis Untuk Fans Resident Evil & FFVII

Ajang showcase game akbar untuk musim panas ini, Summer Game…