Review Gainward GTX 580 Phantom³: Tampil Berbeda dengan HSF Unik (Pull Fan)

Reading time:
August 12, 2011

Hingga detik artikel ini ditulis, GTX 580 masih belum terkalahkan oleh graphics card dengan konfigurasi single chip GPU manapun. NVIDIA benar-benar melakukan perbaikan yang sangat baik dari Fermi generasi pertamanya, GF100 (GTX 480), yang terkenal sangat panas dan boros daya, menjadi GF110 yang sangat efisien baik dari segi daya dan sangat tangguh pula dalam hal performa. Good Job NVIDIA!

Lain halnya seperti GTX 480 yang memiliki umur sangat singkat, GTX 580 ini masih sangat diminati para gamer enthusiast karena predikat single GPU terkencangnya saat ini, walaupun sudah menginjak umurnya yang hampir genap 1 tahun. Seiring dengan waktu yang mematangkan penggunaan chip GTX 580 ini, masing-masing vendor/produsen graphics card berlomba untuk berinovasi memberikan racikan terbaiknya pada produk high-end GTX 580 ini, seperti beberapa produk flagship GTX 580 yang pernah kami review antara lain Lightning dari MSI, Matrix dari ASUS, dan Super Overclocked (SOC) dari Gigabyte.

Gainward GTX570 06

Kali ini kami kedatangan produk yang cukup unik dan inovatif dari Gainward, yaitu GTX 580 Phantom³. Walaupun produk ini tidak ditujukan untuk penggunaan ekstrim seperti beberapa produk yang kami sebutkan diatas, GTX 580 Phantom³ dari Gainward ini memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki GTX 580 lainnya, yaitu penggunaan HSF dengan metode Pull-Fan. Sekilas pada gambar di atas, mungkin Anda mengira bahwa HSF yang digunakan bertipe passive/fanless. Hal yang membuatnya unik adalah penempatan kipas yang terletak di bagian bawah heatsink dari graphics card ini. Apabila pada umumnya sebuah kipas akan meniupkan udara (push) kepada heatsink, HSF dari Gainward ini justru menarik (pull) udara dari balik heatsink yang memanfaatkan aliran udara yang ditarik tersebut untuk mendinginkan heatsink. Pertanyaannya, efektifkah?

Untuk spesifikasi yang dimiliki graphics card ini silahkan lihat tabel berikut.

Gainward GTX 580 Phantom³

Spesifikasi

Gainward dengan produknya GTX 580 Phantom³ ini sudah menggunakan spesifikasi clock dan memory yang sudah ditingkatkan (Pre-OC), walaupun begitu peningkatan yang digunakan tampak tidak terlalu signifikan dibandingkan spesifikasi dari GTX 580 standar/reference. Dengan core clock 783 MHz dan memory 4020 MHz (efektif) yang berarti hanya sekitar 11/12 MHz lebih tinggi, dapat dipastikan peningkatan performa tidak akan melesat lebih tinggi dari GTX 580 reference. Tetapi opsi untuk melakukan overclocking manual masih terbuka lebar bagi Anda yang masih merasa belum cukup puas.

Sebelum menguji sang Phantom ini, mari kita lihat apa saja yang ditawarkan produk dari Gainward ini.

NVIDIA GTX 580 Feature

  • Microsoft DirectX 11
  • NVIDIA 3DVision
  • NVIDIA 3DVision Surround
  • NVIDIA SLI
  • NVIDIA PhysX
  • NVIDIA CUDA
  • NVIDIA PureVideo HD
  • 32x Anti Aliasing
  • PCI Express 2.0 x16
  • Dual-link DVI
  • HDMI 1.4a

Kemasan dan Paket Penjualan

Gainward GTX570 01

Kemasan yang digunakan pada produk Gainward Phantom³, simpel dan elegan dengan warna hitam mengilap.
Gainward GTX570 02

Pada bagian belakang kemasan, dijelaskan beberapa feature yang dimiliki graphics card Phantom³ ini.

Gainward GTX570 03

Skema HSF yang digunakan pada graphics card Phantom³, terdapat 3 buah fan berukuran 8cm di balik heatsink dengan 6 buah heatpipe yang bertugas mendinginkan GPU.
Gainward GTX570 04

Gainward GTX570 051

Paket Penjualan yang disertakan pada produk Gainward GTX 580 Phantom³ antara lain:

  • Quick Instalation Manual.
  • Driver Disc.
  • DVI to D-Sub display converter.
  • 2xMolex to 8-pin PCI.
  • Loiloscope Voucher 25% Discount.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Tombol Controller yang Bisa Mengeras & Melunak

Sony mematenkan teknologi tombol controller yang bisa mengeras dan melunak…
June 19, 2026 - 0

Valve Beri Kejelasan Soal Sistem Pemesanan Steam Controller

Akibat begitu tingginya permintaan Steam Controller yang masih melampaui produksi,…
June 19, 2026 - 0

Kreator Palworld Tegaskan Tak Akan Gunakan Generative AI

Pocketpair menegaskan tidak akan menggunakan Generative AI dalam pengembangan Palworld,…
June 19, 2026 - 0

Unreal Engine 6 Akan Integrasikan AI Dalam Workflow

Epic Games mengungkap Unreal Engine 6 akan mengintegrasikan AI seperti…