Review Processor Intel Pentium G 620: Sandy Bridge Termurah Saat Ini

Reading time:
August 8, 2011

Kesimpulan

Berdasarkan pengujian yang telah kami lakukan, terlihat bahwa Pentium G 620 ini masih terlihat memiliki performa lebih rendah jika  dibandingkan Core i3 2100 yang merupakan lini paling bawah dari jajaran prosesor seri Core i. Secara spesifikasi pun dapat dilihat bahwa kehadiran Pentium G 620 ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi “kakak”nya Core i3 2100. Jelas sekali kehadiran prosesor ini diperuntukkan bagi pengguna dengan dana terbatas yang ingin “merasakan” performa dari prosesor generasi baru dari Intel.

Dibandingkan dengan prosesor generasi terdahulu, keunggulan Pentium G 620 terletak pada performa VGA-nya yang sudah jauh meningkat. Beberapa game sudah bisa berjalan dengan cukup lancar. Selain itu, performa single core-nya mampu bersaing bahkan dengan Core i3 540 terdahulu (yang harganya masih lebih mahal).

Dengan segala kekurangannya (secara performa), banderol harga prosesor ini (Rp600.000 pada saat tulisan ini dinaikkan) membuatnya menjadi pilihan yang menarik terutama ketika dipasangkan dengan chipset H61/H67. Dengan kombinasi motherboard dan prosesor yang dapat ditebus dengan hanya Rp1,2 juta, Anda dapat memiliki sebuah sistem (minus monitor) dengan harga kurang lebih Rp2 juta! Lebih lengkapnya mari kita cermati tabel dibawah ini.

tabel kesimpulan G6201

Dapat Anda lihat bahwa dengan prosesor baru Intel ini kita dapat membangun sebuah sistem dengan performa mumpuni tetapi dengan harga terjangkau. Murah tak selalu buruk. Bagi mereka yang mendambakan performa sebuah sistem dengan berbasis Sandy Bridge dengan dana terbatas, Pentium G 620 dengan VGA yang sudah jauh lebih baik, menjadi alternatif menarik untuk mencapai tujuan itu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…