Selamat Tinggal Anonymous dan Lulzsec?

Reading time:
September 27, 2011
anonymous logo

Jika kita membicarakan salah satu fenomena paling menarik di dunia IT selama tahun 2011 ini, maka kehadiran Anonymous dan Lulzsec pantas dianggap yang paling fenomenal. Kelompok hacker dengan kemampuan mengagumkan ini berhasil mengacak dan menghancurkan tata dunia maya yang selama ini seringkali dianggap aman. Situs-situs milik perusahaan besar berhasil dibobol, banyak data penting dicuri, dan tidak sedikit yang harus membangun sistem dari awal karena ulah mereka. Sony dan Playstation Network merasakan sendiri “serangan brutal” ini.

Beraksi tanpa nama dan sistem “kerja” yang rapi membuat anggota dari kedua kelompok hacker ini hampir mustahil untuk dilacak dan ditangkap. Setidaknya itu yang mereka kira. Namun euphoria bahwa Anonymous dan Lulzsec akan bisa bergerak bebas tanpa tersentuh konsekuensi hukum tampaknya mulai runtuh perlahan-lahan. Upaya badan keamanan internasional untuk mencari dan menangkap mereka tampaknya mulai membuahkan hasil. Satu per satu, identitas mereka mulai terkuak. Tak ada lagi tempat untuk bersembunyi.

lulzsec death

Lulzsec yang memiliki inti anggota 8 orang mulai menghadapi konsekuensi yang fatal setelah sang pemimpin berhasil diciduk oleh kepolisian Inggris. Lewat penangkapan ini, kasus ini terus dikembangkan hingga pihak kepolisian mampu menangkap 5 orang lainnya. Anggota Lulzsec yang memilki kode nama Topiary, Kayla, Recursion, Tflow, Pwnsauce, dan Palladium telah dikonfirmasikan kini berada di tangan polisi. Dua anggota lainnya: Sabu dan Avunit masih dalam proses pengejaran.

Tidak hanya Lulzsec yang bernasib buruk, kelompok hacker sebanding – Anonymous juga mulai berhadapan dengan pedang hukum. Dua anggota klan People’s Liberation Front dari Anonymous: Christopher Doyon dan Joshua Covelli juga berhasil ditangkap oleh kepolisian Amerika. Mereka dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai serangan dunia maya di Santa Cruz, California 2010 silam. Apakah ini berarti kita akan melihat akhir dari Anonymous dan Lulzsec? Tunggu dulu, api “perjuangan” mereka tak mudah begitu saja dipadamkan.

Beberapa anggota yang masih bebas seperti Sabu dan anggota Anonymous yang lain menyatakan diri akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan. Mereka masih tetap konsisten untuk melancarkan kampanye “Day of Vengeance”, sebuah serangan dunia maya masif yang ditujukan untuk merobohkan beberapa sektor penting di Amerika Serikat seperti Wall Street, institusi bank yang mereka anggap korup, hingga departemen kepolisian. Apakah ini berarti kita masih akan melihat kehancuran Facebook pada tanggal 5 November mendatang? Mungkin saja. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda berada di pihak Anonymous + Lulzsec atau justru mengutuk aksi mereka?

Source: Dailytech

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…