[PR] Kenalkan, Serdadu Pemerintah di Jagat Maya Bernama WIN32/R2D2.A

Reading time:
October 28, 2011

Jakarta, 27 Oktober 2011. Tidak hanya para hacker yang memanfaatkan malware, pemerintahpun menggunakannya. Seperti pemerintah Jerman yang menggunakannya untuk kebutuhan melakukan surveillance atau pengamatan. Tuduhan penggunaan malware oleh pemerintah Jerman muncul pada sebuah laporan yang dirilis pada 8 Oktober lalu oleh Chaos Computer Club (CCC) sebuah kelompok para hacker Eropa. Malware yang disebut sebagai Bundestrojaner atau Federal Trojan menjadi alat kerja Polisi Jerman dalam melaksanakan tugasnya terutama yang berkaitan dengan tugas pengintaian.

Bundestrojan agak berbeda dengan trojan yang juga digunakan oleh negara lain yaitu Mesir yang menggunakan trojan FinFisher, dan Perancis yang menggunakan spyware. Yang berbeda dari kasus di Perancis dan Mesir, Malware Bundestrojaner (DLL dan system driver-nya) justeru di publikasikan oleh CCC, dan menuntut Pemerintah Jerman menghentikan penggunaan malware untuk mematai-matai masyarakat karena pengadilan konstitusi telah menjatuhkan larangan tersebut sejak 27 Februari 2008.

Lalu seperti apa malware yang digunakan oleh polisi Jerman tersebut? para peneliti malware di laboratorium penelitian ESET memaparkan hasil deteksi ESET terhadap malware yang diidentifikasi oleh ESET sebagai Win32/R2D2.A :

Code

Trojan tersebut menampilkan sebuah penyadap dan mampu mengambil screenshots dan merekam suara, kemampuan tersebut berpotensi melebar lebih jauh dari fungsi wiretapping yang diijinkan oleh pengadilan. Beberapa aplikasi yang akan terkena dampak dan menjadi sasaran tindakan mata-mata tersebut adalh Skype, MSN Messenger, Yahoo Messenger, dan X-Lite – sebuah aplikasi VoIP. Lebih jauh lagi, malware tersebut juga menciptakan backdoor di komputer yang terinfeksi, sehingga trojan bisa mengirimkan seluruh informasi yang diperolehnya ke komputer pengendali. Kemampuan lain adaah mampu men-download malware lain yang dapat dijalankan di dalam sistem, kemampuan terakhir tersebut tidak jauh berbeda dengan backdoor trojans biasa yang kita temui sehari-hari.

Untuk mengurai asal dari malware tersebut ternyata tidak semudah jika mengurai dan menganalisa malware biasa – juga terhadap sebagian besar malware lainnya – yaitu dengan analisa binary. Kemunculan Bundestrojan akhirnya terlacak dari materi dokumen yang dibocorkan oleh situs WikiLeaks dimana tertulis bahwa DigiTask, sebuah perusahaan bermarkas di Bavaria, pernah diminta untuk membuat sebuah perangkat lunak yang akan digunakan untuk meng-intersep atau memindai Skype, Pihak DigiTask sendiri hanya menyampaikan bahwa DigiTask pernah mengembangkan program untuk pihak pemerintah Jerman.

Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT. Prosperita-ESET Indonesia dalam menanggapi hal tersebut menuturkan, “Dari mana malware tersebut berasal dalam konteks deteksi, tidak terlalu penting untuk diketahui, karena jika didalamnya termuat code jahat, maka tidak ada alasan bagi antimalware untuk tidak mendeteksinya. – Inilah sebenarnya kekuatan utama metode analisa perilaku dan heuristics yang digunakan ESET– prinsipnya adalah siapapun pengirim software, dan untuk apapun penggunannya, jika ditemukan ada code jahat didalamnya, maka akan terdeteksi”.

Sementara David Harley, Seorang peneliti malware intelligence di ESET manyampaikan “apakah saat ini pemerintah dan atau penegak hukum dibolehkan menanam software mata-mata di dalam komputer seseorang yang dicurigai? Dalam beberapa kasus, tindakan ini bisa dilakukan dengan persetujuan dari pihak pemerintah. Tetapi di banyak negara, tindakan menanam software mata-mata dikomputer seseorang yang dicurigai, tetap tidak diperbolehkan, kecuali pada situasi khusus, misalnya untuk kebutuhan investigasi tindak kejahatan atau untuk keamanan nasional.

Program pengembangan Bunderstrojan ini memiliki beberapa sebutan “federal trojan”, “Quellen-TKU” yang sebenarnya adalah software perekam suara. Software tersebut mampu merekam percakapan di skype yang dilakukan melalui soundcard komputer, sebelum percakapan tersebut dienkripsi oleh Skype dan “0zapftis”. ESET berhasil mendeteksi kehadiran “malware pemerintah” tersebut dan di ESET dikenal dengan Win32/R2D2.A. Nama ini muncul dari text string “C3PO-r2d2-POE” yang mengingatkan pada nama robot pada film StarWars.

NOD 32

Masalah tersebut masih menyimpan banyak pertanyaan, dan bisa menjadi pedang bermata dua. Bagi pemerintah, tentu saja untuk menunjang kierja penegakkan hukum dan keamanan. Disisi lain antivirus akan menangkap semua software dengan muatan code-code jahat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…