Kontroler Game Sony Akan Diperkuat Data Biometric

Reading time:
November 8, 2011
sony logo1

Sudah bukan rahasia lagi jika inovasi menjadi nilai jual paling utama di dalam bisnis yang mengutamakan kreativitas, seperti industri game. Sony sebagai salah satu perusahaan raksasa yang berkecimpung di dalamnya juga tidak berhenti melakukan hal ini. Tidak hanya sekadar meluncurkan konsol yang lebih bertenaga dari masa ke masa, tetapi juga mengembangkan teknologi yang dapat memahami gamer secara interaktif.  Hal inilah yang mungkin mendasari keinginan Sony untuk mengadaptasikan teknologi unik ini di kontroler mereka, kemampuan untuk membaca data biometrik.

Dengan mengaplikasikan kemampuan ini, kontroler milik Sony (Dual Shock 3 dan Playstation Move) sebagai kontroler aktif yang dapat membaca kondisi tubuh gamer yang memegangnya. Kontroler ini akan memerhatikan kelembaban tubuh, gerak otot, hingga detak jantung yang ada. Untuk apa? Untuk memastikan gamer memperoleh pengalaman bermain yang baru, nyaman, dan maksimal. Sony sendiri memperlihatkan beberapa penerapan yang mungkin dilakukan:

dual shock 3

dual shock 3 biometric reader
  • Gerak senjata yang digunakan di dalam game akan begerak sesuati dengan tingkat stress Anda. Misalnya ketika Anda memerankan seorang sniper yang sedang membidik target. Jika data biometrik memperlihatkan Anda sedang stress, maka bidikan di dalam game juga akan ikut bergerak kacau seolah karakter sedang mengalami stress pula.
  • Kondisi karakter di dalam game akan tergantung pada data biometrik Anda secara keseluruhan. Jika Anda berkeringat, karakter Anda juga akan berkeringat. Jika Anda stress, maka karakter Anda akan bertindak seolah penuh adrenalin dengan pukulan dan tendangan yang lebih kuat, dan beragam aplikasi lainnya.
  • Untuk membuat gamer lebih nyaman, data biometrik ini juga dapat digunakan untuk mengubah background music atau pemandangan agar sesuai dengan mood gamer di saat itu.
  • Game akan mampu mengadaptasikan tingkat kesulitannya tergantung pada tingkat stress gamer. Jika gamer mulai stress, maka game akan akan secara otomatis menurunkan tingkat kesulitan dan begitu juga sebaliknya.

Konsep kontroler seperti ini memang akan menjadi sebuah inovasi yang cukup menarik untuk ditunggu. Sayangnya, Sony belum menghasilkan sesuatu yang aplikatif dari konsep ini, baru pada paten semata. Rumor sendiri mengatakan bahwa ada kemungkinan Sony akan menerapkannya pada perangkat handheld terbaru mereka – PS Vita yang akan dirilis pada akhir tahun mendatang, walaupun belum mendapatkan konfirmasi apapun. Harus diakui, inovasi seperti ini tentu akan menghasilkan pengalaman bermain game yang lebih baik dan menyenangkan. Setidaknya cukup untuk  mencegah Anda bunuh diri saat memainkan game seperti Dark Souls.

Source: Siliconera

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…