Zenvo ST1 Tidak Secepat Bugatti Veyron dan Hennesey Venom GT

Reading time:
November 15, 2011

Bulan November menjadi bulan yang spesial bagi para pencita otomotif dan mobil sport di Amerika Serikat. Pasalnya, perusahaan manufaktur otomotif asal Denmark, Zenvo, membawa supercar pertamanya yang bernama ST1 berkeliling di negara tersebut. Zenvo ST1 merupakan mobil sport yang dijual dengan jumlah terbatas. Para konsumen harus menyiapkan dana sebesar USD1,3 juta jika ingin memiliki mobil ini.

Zenvo ST1 Front

Zenvo ST1 dilengkapi dengan mesin V8 7.0 liter turbocharged dan supercharged yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 1.104HP dan maksimum torsi 1.430 lb-ft. Persneling mobil ini mengusung desain yang serupa dengan mobil F1, yaitu terletak di bagian setir. Posisi ini memudahkan pengemudi dalam mengganti gigi di model ST1 dengan transmisi manual 7 kecepatan, sedangkan model standar ST1 dilengkapi dengan transmisi manual 6 kecepatan.

Walaupun dapat menghasilkan tenaga yang besar, Zenvo ST1 bukanlah mobil super tercepat di kelasnya. Mobil super asal Denmark ini hanya dapat berlari dengan maksimum kecepatan 233 mil per jam. Kecepatan ini belum cukup tinggi untuk mengalahkan para pesaingnya—seperti Bugatti Veyron yang mampu berlari dengan kecepatan 253 mil per jam dan Hennesey Venom GT yang memiliki kecepatan maksimum 275 mil per jam.

Zenvo ST1 Back

Ada sejumlah alasan mengapa kecepatan Zenvo ST1 dibatasi sampai 233 mil per jam saja. Para teknisi yang membangun mobil ini ternyata mengutamakan keindahan eksterior dibanding desain yang aerodinamis. Selain itu, ban Michelin yang digunakan oleh mobil ini hanya mampu bertahan hingga kecepatan tersebut. Namun, apakah 233 mil per jam benar-benar masih kurang cepat?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 15, 2026 - 0

Producer Final Fantasy VII Remake Siap Garap JRPG Baru Setelah Revelation

Naoki Hamaguchi mengaku ingin tetap mengerjakan JRPG setelah Final Fantasy…
June 15, 2026 - 0

God of War: Laufey Disebut Akan Satukan Gaya Klasik dan Modern

Producer God of War: Laufey mengungkap game itu dirancang untuk…
June 15, 2026 - 0

Nintendo Diam-diam Ubah Deskripsi Ocarina of Time Remake

Nintendo diam-diam mengubah deskripsi resmi The Legend of Zelda: Ocarina…
June 15, 2026 - 0

Film Dead by Daylight Resmi Dapatkan Sutradara Kawakan

Adaptasi film Dead by Daylight akhirnya temukan sutradara yang dipercaya…