Peneliti Menemukan Gen Pengingat Memori

Reading time:
December 28, 2011

Para ahli neurologi sedang mengerjakan penelitian yang berhubungan dengan otak dan ingatan. Mereka sedang mencari bagian otak yang spesifik menyimpan memori yang berkaitan dengan peristiwa atau pengalaman yang dialami manusia atau hewan.

Para peneliti dari MIT berhasil menemukan sebuah gen yang “menyala” ketika sebuah memori tersimpan di otak. Ini akan menjadi awal “jejak-kimia” yang menunjukkan bagian otak spesifik yang menyimpan memori. “Kami sedang memburu memori dan kami kira dapat menggunakan gen ini untuk menandai letak memori tersebut di dalam otak,” ujar Ramamoorthi, salah satu dari tim peneliti MIT. Penemuan baru ini merupakan hal baru dalam pemahaman mengenai otak dan dapat digunakan untuk menemukan kesempatan baru lainnya untuk mengubah atau bahkan menciptakan memori.

article 2078100 0F43C28600000578

Dalam bekerja menyimpan memori, para peneliti menemukan bahwa otak akan mengubah memori menjadi sandi dengan mengubah koneksi antarneuron. Ketika hal itu terjadi, banyak gen aktif namun ada satu gen yang terbukti menjadi paling penting: gen utama dari semua gen yang diberi nama Npas4. Gen tersebut aktif di bagian hippocampus, struktur otak yang juga diketahui berfungsi untuk membentuk ingatan jangka panjang.

Sebuah percobaan telah dilakukan terhadap seekor tikus dengan memberikannya kejutan eletrik halus ketika hewan tersebut memasuki sebuah “ruangan”. Dalam waktu beberapa menit, tikus tersebut belajar untuk takut memasuki ruangan tersebut dan saat ia mencoba masuk lagi ke ruangan tersebut, mereka berhenti bergerak untuk mengantisipasi mengalami hal serupa. Ketika tikus tersebut mengalami memori tersebut, gen Npas4 bereaksi dengan sangat kuat. Ketika para peneliti “mematikan” gen tersebut, terbukti sang tikus tidak dapat mengingat kondisi ketakutannya.

Para peneliti juga berencana untuk mengidentifikasi apakah neuron yang aktif saat memori terbentuk juga aktif saat memori terulang kembali. Ini akan membantu mereka untuk memastikan neuron yang tepat yang bertugas menyimpan memori tertentu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…