AMD Sempat “Melirik” NVIDIA Sebelum Bergabung dengan ATI?

Reading time:
February 24, 2012
amd logo

Tahukah Anda, sebelum bergabung dengan ATI pada tahun 2006 silam, AMD sempat terlebih dahulu melakukan “PDKT” dengan NVIDIA untuk menawarkan merger perusahaan? Menurut laporan dari Forbes yang mengutip langsung dari wawancara mantan pegawai AMD, perusahaan yang sebelumnya fokus pada produksi prosesor ini memang pernah mengajak bergabung dengan NVIDIA, walaupun pada akhirnya “perjodohan” ini tidak berjalan langgeng.

Sebelum tahun 2006, CPU Designers dari AMD sudah mempertimbangkan dan merencanakan konsep dasar dari APU (Accelerated Processing Unit). Melihat kemajuan dalam perkembangan fabrikasi silikon prosesor yang semakin canggih (kecil), chip desainer bisa menambahkan komponen lain di dalam prosesor, seperti GPU terintegrasi yang cukup kuat. Pada saat itu AMD tidak memiliki chipset grafis terintegrasi milik sendiri. Oleh karena alasan utama itulah AMD mulai mencari perusahaan GPU yang dapat menjadikan perusahaan lebih baik dan bisa menjanjikan untuk menghadirkan jajaran CPU yang lebih kompetitif.

jen hsun huang
CEO NVIDIA, Jen-Hsun Huang.

Dengan langkah pendekatan yang dilakukan AMD kepada NVIDIA, pada saat itu kedua perusahaan tersebut memang sedang memiliki hubungan yang sangat baik, mengingat NVIDIA juga memiliki pasar yang cukup besar dalam produk chipset motherboard untuk AMD saat itu. Namun nampaknya terdapat permasalahan dari kedua bos perusahaan tersebut, Jen-Hsun Huang berkeras untuk tetap menjadi CEO dari perusahaan kombinasi AMD-NVIDIA yang diajukan, dan nampaknya hal tersebut tidak sependapat dengan Hector Ruiz yang juga menjabat sebagai CEO AMD.

Setelah kegagalan dan tidak ditemukan kesepakatan antara AMD dan NVIDIA tersebut, AMD langsung berpaling pada ATI yang sudah menjadi rival sejati “kubu hijau” tersebut, yang menjadikan AMD’s Graphics Product division sebelum direstruksturisasi dan sepenuhnya bergabung menjadi AMD. Dari laporan yang ditulis oleh Forbes ini, NVIDIA sendiri menolak untuk berkomentar pada cerita tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…