Kendaraan Elektrik Lebih Berbahaya Daripada Kendaraan Konvensional?

Reading time:
February 16, 2012

Jenis kendaraan yang satu ini diklaim sebagai solusi ramah lingkungan yang “lebih hijau” karena menghasilkan lebih sedikit emisi gas buang dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Namun, kenyataannya, sebuah studi yang dilakukan di China baru-baru ini mengungkapkan bahwa dampak keseluruhan dari kendaraan elektrik dapat lebih berbahaya daripada kendaraan konvensional.

Studi polusi yang dilakukan terhadap 34 kota di China ini menyatakan bahwa listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik untuk menjalankan kendaraan elektrik memproduksi lebih banyak emisi partikel halus daripada transportasi bertenaga bahan bakar minyak. Asumsi tersebut mendorong asisten profesor teknik lingkungan dan sipil, Chris Cherry dan Shuguang Ji, menganalisis emisi dan dampak kesehatan lingkungan terhadap lima teknologi kendaraan—mobil berbahan bakar bensin dan diesel, bus berbahan bakar diesel, e-car, dan e-bike. Penelitian ini sengaja difokuskan ke China karena negara ini memiliki populasi kendaraan eleketrik yang cukup besar. E-car dan e-bike di negara ini jumlahnya sudah 2:1 dengan kendaraan konvensional.

e cars

khusus untuk kendaraan elektrik, pembakaran emisi terjadi saat listrik sedang dalam pengisian, bukan saat kendaraan digunakan. Nah, Cherry dan timnya menemukan bahwa partikel halus yang dihasilkan tersebut lebih tinggi dari kendaraan berbahan bakar bensin. Dalam hal polusi udara, mereka menemukan bahwa mobil elektrik lebih membahayakan kesehatan masyarakat tiap menempuh perjalanan sejauh satu kilometer dibandingkan kendaraan konvensional.

“Di China dan mungkin di tempat-tempat lain, sangat penting untuk fokus kepada pengaturan mobil elektrik di perkotaan dengan pembangkit listrik yang lebih bersih. Selain itu, perlu juga untuk fokus ke peningkatan kontrol emisi di sektor polusi listrik,” ujar Cherry.

Cherry dan timnya memperkirakan dampak terhadap kesehatan menggunakan keseluruhan data dan tingkat emisi dari sebuah karya ilmiah. Lalu, mereka menghitung proporsi emosi yang dihirup masyarakat. Hasilnya, dampak yang dihasilkan e-cars lebih rendah dari mobil diesel, tetapi setara dengan bus diesel. E-bike menghasilkan dampak terhadap kesehatan paling rendah untuk per orang dan per kilometer.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 6, 2026 - 0

Sony Mulai Alihkan Fungsi Pabrik Disc PlayStation Terbesarnya

Setelah keputusan 'digital only', pabrik disc PlayStation terbesar milik Sony…
July 6, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Versi 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate Tahap Kedua

Honkai: Star Rail Versi 4.4 siap meluncur dengan hadirkan Himeko…
July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…