Firefox dan Chrome Tidak Akan Hadir di Windows 8 untuk Perangkat ARM?

Reading time:
May 12, 2012

Peperangan terkait kasus pemaksaan “penggunaan” browser Internet Explorer di sistem operasi keluarga Windows yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu tampaknya akan terulang kembali! Kali ini, peperangan baru tersebut dipicu oleh kebijakan Microsoft terkait penggunaan standar aplikasi di sistem operasi Windows 8 untuk perangkat berbasis ARM yang menutup jalan Mozilla, Google, dan beberapa pembuat browser lain untuk menawarkan browser mereka untuk sistem operasi tersebut.

14 Windows 8 tablet

Microsoft tentunya memiliki alasan terkait hal tersebut. Penggunaan Windows RT untuk versi ARM dari Windows 8 membuat banyak aplikasi tidak bisa berjalan di sistem operasi tersebut. Menurut informasi dari Microsoft, hanya aplikasi yang dibangun di atas model programming Windows Runtime yang baru saja diperkenakanlah yang bisa berjalan di versi Windows 8 tersebut. Oleh karena itu, browser seperti Mozilla Firefox dan Google Chrome dianggap tidak lagi kompatibel dengan sistem operasi baru tersebut.

Dari pihak pembuat browser, Mozilla merupakan perusahaan yang paling gencar mengemukakan ketidaksetujuan mereka terhadap keputusan Microsoft tersebut. Pihak Mozilla berpendapat bahwa langkah Microsoft tersebut akan membangkitkan “monopoli” browser di sistem operasi keluarga Windows yang seharusnya telah dilarang sejak beberapa tahun yang lalu. Pembuat browser lain, Google, juga menyatakan kecewa dengan keputusan tersebut. Walaupun begitu, mereka belum memberikan komentar lebih lanjut terkait keputusan tersebut.

Beberapa tahun yang lalu, Microsoft sempat menghadapi tuntutan dari beberapa perusahaan pembuat aplikasi browser terkait disertakannya browser Internet Explorer di sistem operasi keluarga Windows. Para pembuat browser berpendapat bahwa penyertaan Internet Explorer tersebut merupakan langkah “monopoli” dari Microsoft yang akhirnya menciptakan persaingan tidak adil diantara browser-browser yang tersedia. Akibat dari tuntutan tersebut, di beberapa negara, Microsoft harus memberikan kesempatan pengguna untuk memilih browser pilihan mereka ketika melakukan instalasi sistem operasi dari keluarga Windows. Apakah hal tersebut nantinya akan kembali terjadi di Windows 8 untuk ARM? Tentunya hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…