Hands-On: Asus EA-N66 – Wireless Ethernet Adapter Multifungsi dengan Penampilan Unik

Reading time:
May 7, 2012

Setelah beberapa saat mencoba koneksi ke jaringan dalam mode “Ethernet Adapter”, kami melanjutkan pengujian penggunaan dengan mencoba EA-N66 dalam mode lain, yaitu “Access Point”.

ASUS Wireless Router EA N66 Operation Mode
Melalui menu inilah pengubahan mode operasi dilakukan.
ASUS Wireless Router EA N66 Network Map 4
EA-N66 dalam mode "Access Point" membutuhkan beberapa pengaturan tambahan, antara lain untuk SSID dan keamanan jaringan wireless.
Asus WirelessRouter EA N66 AP Connection
EA-N66 dalam mode "Access Point" langsung dapat digunakan setelah semua pengaturan selesai dilakukan.

Ketika berada di mode “Access Point”, terdapat dua buah tab tambahan yang muncul di bagian “General”, yaitu “Wireless” dan “LAN”. Tab “Wireless” berisi berbagai pengaturan untuk jaringan wireless dari EA-N66, termasuk pengaturan untuk SSID, mode jaringan wireless, keamanan, WPS, MAC Address Filtering, dan beberapa hal lain. Pengaturan untuk wireless frequency, antara 2.4 Ghz dan 5 Ghz, juga dapat dilakukan melalui tab tersebut. Sedangkan tab “LAN” merupakan tempat untuk mengatur IP Address dari perangkat EA-N66.

ASUS Wireless Router EA N66 Wireless ASUS Wireless Router EA N66 LAN IP

Setelah mencoba mode “Ethernet Adapter” dan “Access Point”, kami beralih ke mode terakhir yang didukung EA-N66, yaitu “Repeater”. Mode ini memiliki fungsi yang serupa dengan “Ethernet Adapter”, dimana perangkat akan terhubung ke suatu jaringan wireless kemudian melanjutkan jaringan tersebut ke perangkat lain. Perbedaannya, dalam mode “Ethernet Adapter”, jaringan akan diteruskan melalui kabel Ethernet, sedangkan dalam mode “Repeater”, jaringan akan diteruskan dalam bentuk jaringan wireless juga.

Kesimpulan

IMG 0225 Ed

Selain penampilan yang unik, Asus EA-N66 juga memiliki kemampuan yang cukup memadai sebagai perangkat wireless extender. Kemampuan perangkat tersebut untuk beroperasi dalam beberapa mode, seperti “Ethernet Adapter”, “Access Point”, serta “Repeater” tentu saja menghadirkan fleksibilitas bagi penggunanya dalam memanfaatkannya.

Tool manajemen perangkat berbasis web yang disertakan dalam EA-N66 memiliki tampilan yang mudah digunakan. Fitur “Quick Internet Setup” yang tersedia juga dapat memudahkan pengguna yang tidak terlalu paham mengenai pengaturan perangkat jaringan dalam mengatur pengaturan awal perangkat tersebut. Tetapi, satu hal yang terasa kurang, adalah tidak adanya pengaturan pemilihan jaringan wireless di bagian “General” yang dapat dimanfaatkan untuk memilih jaringan wireless induk saat perangkat berada di mode “Ethernet Adapter” dan “Repeater”.

Satu hal lain yang tampaknya perlu diperhatikan, penempatan tombol Wi-Fi Protested Setup (WPS) yang berada di sisi bawah perangkat sepertinya cukup menyulitkan untuk beberapa pengguna. Terutama bila pengguna terbiasa membuka koneksi antara komputer ke EA-N66 dengan menggunakan fitur WPS. Tetapi, hal tersebut tidak akan menjadi masalah bila pembukaan koneksi dilakukan secara manual.

Kelebihan:

  • Multifungsi
  • Tool manajemen perangkat berbasis web yang informatif dan mudah digunakan
  • Desain unik dan menarik

Kekurangan:

  • Penempatan tombol WPS yang sulit dijangkau
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…