Review MSI Z77A-GD55: Lebih Mudah dengan Tombol Overclock Otomatis

Reading time:
May 20, 2012

Kesimpulan

MSI Z77A-GD55 boleh saja ditempatkan MSI untuk kelas menengah, tapi hal tersebut tidak bisa menutupi fakta bahwa board yang satu ini dilengkapi dengan beberapa fitur high-end. Mulai dari fitur OC Otomatis, komponen berkualitas dengan sertifikasi kelas militer, opsi tuning yang beragam, sampai dengan utility serbaguna yang bisa melakukan tuning on-the-fly di OS, semuanya membuat motherboard ini layak disejajarkan dengan motherboard Z77 kelas atas lainnya.

Bagi Anda yang masih ragu dan takut untuk melakukan overclocking, Anda tinggal menekan sebuah tombol bertuliskan ‘OC Genie’ di motherboard ini, dan peningkatan performa sekitar 10 hingga 15% bisa langsung didapatkan secara instan tanpa melakukan setting apa pun! Yang penting, jangan lupa untuk menjaga suhu CPU tetap dingin, misalnya dengan menggunakan cooler CPU berkualitas. Tidak lupa juga, di motherboard seri ini, MSI masih memberikan opsi untuk mengkustomisasi setting OC Genie dengan preset yang dapat Anda tentukan sendiri.

Berbicara mengenai overclocking, tentunya durabilitas sistem tidak boleh dinomor-duakan. Selain memberikan solusi pendingin yang cukup mumpuni pada VRMnya, MSI juga menggunakan sejumlah komponen dengan sertifikasi MIL-STD-810G , yang menandakan bahwa komponen tersebut sudah mengalami pengujian yang cukup ekstrim. Kebetulan juga kami pernah menguji motherboard MSI Z77A-GD55 ini pada artikel extreme overclocking Ivy Bridge kami yang sebelumnya, dan motherboard ini dapat melewati semua pengujian kami dengan mulus.

Namun, ‘takdir’ motherboard ini sebagai motherboard kelas mainstream membuatnya harus kehilangan beberapa poin dari hal ekspansi dan perlengkapan. Sebut saja jumlah slot SATA yang ‘hanya’ 6, dan slot USB3.0 yang total berjumlah hanya 4. Ini berarti MSI tidak memberi kontroller SATA maupun kontroller USB 3.0 tambahan. Hal kedua yang absen dari board ini adalah slot Legacy PCI, dan ini akan cukup menyulitkan user yang masih memiliki periferal berbasis slot PCI lama, sebut saja Capture Card, Sound Card, dan masih banyak yang lain. Yang terakhir, melihat kemampuan overclocking dari board ini yang cukup baik, kami sedikit mengharap adanya Debug LED terpasang, sehingga kami bisa menganalisa error yang terjadi saat POST. Bagi motherboard yang memiliki price tag agak tinggi di kelasnya, semua hal ini cukup kami sayangkan.

Kelebihan

  • Komponen(terutama komponen VRM) berkualitas, serta bersertifikasi Military Class
  • OC Genie : Fitur OC satu tombol , tanpa setting apapun!
  • BIOS yang lumayan responsif dengan opsi tuning yang luas, dan bisa menyimpan hingga 6(enam) profil OC
  • Utility MSI Control Center 2 yang lengkap

Kekurangan

  • Tidak ada Slot Legacy PCI
  • Untuk kelasnya, harganya masih agak tinggi

Cocok Untuk : Pengguna yang menginginkan motherboard dengan performa dan durabilitas baik,serta tidak menggunakan ekspansi yang terlampau banyak (misal : jumlah HDD lebih dari 7) dan tidak ingin menggunakan periferal berbasis Legacy PCI.

 

Data Produk

  • Distributor Indonesia: PT. Alfa Artha Andaya
  • Kisaran Harga: Rp2.400.000 ,-

* Catatan : Harga diambil dari salah satu web lokal, harga berlaku saat artikel dirilis.

Z77AGD55 35ss2
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…