Prometheus: Ekspedisi Menegangkan Menuju Kepunahan Umat Manusia

Reading time:
June 7, 2012

Setelah lama absen menggarap film bergenre science fiction, akhirnya Ridley Scott kembali dengan gebrakan baru. Masih berhubungan dengan film Alien yang digarap Ridley pada tahun 1979, gembar-gembor promosi Prometheus meninggalkan rasa penasaran yang besar bagi para penikmat film. Rangkaian trailer penuh efek visual yang mengagumkan telah dirilis, ditambah dengan jajaran bintang berkualitas yang meramaikan film ini semakin membuat para pencinta sci-fi tergiur.

Prometheus mengangkat kisah petualangan sebuah tim peneliti dalam mencari jawaban atas misteri terbesar dalam hidup: “Siapakah pencipta manusia?” Didorong oleh informasi yang didapat dari beragam temuan arkeolog di tahun 2089, pasangan Elizabeth Shaw (Noomi Rapace) dan Charlie Holloway (Logan Marshall-Green) beserta tim yang dibiayai oleh Peter Weyland (Guy Pearce) berangkat menuju bulan LV-223. Empat tahun berlalu dan pesawat Prometheus yang digunakan dalam ekspedisi ini sampai di tempat tujuan. Di bawah pimpinan Meredith Vickers (Charlize Theron), para peneliti diperintahkan untuk tidak berinteraksi dengan Engineers, kaum yang dipercaya sebagai pencipta manusia.

David (Michael Fassbender), android ciptaan Weyland yang telah mempelajari akar bahasa, menemani tim peneliti ini memasuki sebuah struktur bangunan. Di dalam bangunan tersebut mereka menemukan patung kepala raksasa di ujung ruangan yang penuh dengan tabung batu. Tidak hanya itu, para peneliti pun menemukan mayat alien raksasa yang mereka percaya sebagai salah satu Engineer yang hendak mereka cari. Ini hanyalah segelintir misteri mengerikan yang mereka temukan yang  dapat mengancam eksistensi manusia. Satu per satu nyawa anggota tim peneliti tersebut pun terancam dengan kehadiran makhluk-makhluk yang hidup dalam planet tersebut.

Mengagumkan dan menegangkan sepanjang film

Dua hal utama yang menempatkan film Prometheus di bawah lampu sorot selama ini adalah posisinya sebagai prekuel Alien dan kembalinya Ridley dalam franchise tersebut. Sejak awal pengembangan di tahun 2000, Prometheus sudah ditempatkan sebagai prekuel Alien. Namun, satu kelemahan prekuel yang ingin dihindari oleh Ridley adalah penyampaian cerita dengan akhir yang dapat ditebak oleh penonton. Untuk itu, Ridley membawa Damon Lindelof untuk menulis ulang naskah garapan Jon Spaihts. Bagaimana eksekusi film ini? Apakah sesuai dengan gembar-gembor promosi yang dilakukan selama ini?

Efek visual yang menakjubkan dan alur cerita yang menegangkan merupakan dua aspek yang secara konsisten dihadirkan Ridley dalam Prometheus. Sejak awal film dimulai, efek visual yang disuguhkan berhasil membuat mata penonton melekat ke layar. Namun, porsi ketegangan baru mulai dihidangkan ketika pesawat Prometheus mendarat di kediaman para Engineers. Akting masing-masing bintang yang meramaikan film ini pun memperkuat sisi tegang yang Ridley hadirkan.

Kemampuan akting Noomi Rapace (Millenium Trilogy) dan Michael Fassbender (X-Men: First Class) terlihat lebih menonjol dibanding rekan-rekannya. Walaupun memerankan sebuah android, Fassbender berhasil menampilkan pembawaan karakter yang dingin dan penuh misteri dengan sangat baik. Begitupula dengan karakter yang diperankan Noomi yang kerap mendapat tantangan mengerikan dari para alien yang bersembunyi di planet tersebut. Sayangnya, pujian yang sama tidak dapat dilontarkan kepada Charlize Theron (Snow White and the Huntsman), terutama karena memang porsi perannya dalam Prometheus yang lebih sedikit.

Mengangkat salah satu topik perdebatan yang kerap dilakukan antara komunitas science dengan agama memberikan sudut pandang yang unik dalam film ini. Misteri kaum Engineers dan beragam temuan dalam ekspedisi tersebut menjadikan setiap dialog yang dilontarkan dalam Prometheus menarik untuk diperhatikan. Namun, eksekusi keseluruhan cerita terasa agak tawar dengan minimnya aksi alien yang ditawarkan. Walaupun begitu, rasanya aman bagi saya untuk mengatakan bahwa film ini sesuai dengan gencarnya promosi yang dilakukan selama ini.

Tanggal rilis:
6 Juni 2012

Genre:
Horror, Sci-fi

Durasi:
124 menit

Sutradara:
Ridley Scott

Pemain:
Noomi Rapace, Logan Marshall-Green, Michael Fassbender, Charlize Theron, Idris Elba

Studio:
Brandywine Productions, Dune Entertainment

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…
January 14, 2021 - 0

CD Projekt Red Minta Maaf Secara Terbuka Terkait Cyberpunk 2077

Berangkat dari salah satu game yang paling diantisipasi di tahun…
January 14, 2021 - 0

Hogwarts Legacy Ditunda ke 2022

Sebuah teaser pendek yang bocor ke internet berujung melahirkan rasa…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…