Madi: Mata-mata Cyber Daerah Timur Tengah

Author
Deliusno
Reading time:
July 24, 2012

Kaspersky Lab, bekerjasama dengan Securlet, baru saja menemukan sebuah ancaman baru yang dinamakan “Madi”. Kaspersky Lab sendiri menyebut Madi sebagai “sebuah kampanye mata-mata cyber aktif dengan target daerah Timur Tengah”. Pertanyaannya, apakah sebenarnya Madi itu?

Virus

Kaspersky Lab, lewat press rilis resminya, menyatakan kalau Madi adalah sebuah Trojan pencuri informasi yang memungkinkan para pembuatnya untuk mencuri file penting dari komputer Windows yang terinfeksi, memonitor komunikasi penting, seperti e-mail dan instant messages, merekam suara, me-log keystrokes, dan mengambil screenshot dari kegiatan korban. Sayangnya, sudah banyak data yang terupload ke server si pembuat Madi.

Ada banyak aplikasi dan situs populer yang diserang oleh Madi, diantaranya adalah Gmail, Hotmail, Yahoo! Mail, ICQ, Skype, Google+, dan Facebook. Kegiatan mata-mata juga dilakukan melalui sistem ERP/CRM, kontrak, bisnis, dan sistem manajemen keuangan.

“Meski malware dan infrastrukturnya sangat sederhana dibanding Trojan lainnya, pembuat Madi mampu secara konstan mengawasi korban mereka yang bukanlah orang biasa (high-profile),” ujar Nicolas Brulez, Senior Malware Researcher Kaspersky Lab. “Bisa jadi pendekatan amatir dan sederhana ini justru membantu mereka melakukan kegiatan di bawah radar dan tidak terdeteksi.”

Kaspersky Lab dan Seculert, perusahaan bidang Advanced Threat Detection, bersama-sama membuat sinkhole pada server Command & Control Madi. Dengan cara ini, kedua perusahaan tersebut mampu mengawasi aktivitas Madi. Dari hasil analisa, diketahui terdapat 800 korban yang tersebar di Iran, Israel, Afghanistan, dan beberapa negara tertentu dalam delapan bulan terakhir. Statistik dari sinkhole mengungkap bahwa para korban adalah orang-orang yang bekerja di proyek-proyek infastruktur penting di Iran dan Israel, institusi finansial Israel, pelajar teknik dari Timur Tengan dan berbagai badanpemerintah di Timur Tengah yang saling berhubungan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…