Review RAM Team Xtreem LV 2400C9-11-11-28: Besar dan Tetap Kencang

Reading time:
August 23, 2012

Performance  – Gaming

Rasanya ada yang ‘hilang’ jika kami tidak menyertakan pengujian gaming performance dalam review memory kami, karena banyak PC gamer yang membeli RAM kit yang berkualitas(baca:mahal) dengan tujuan untuk mendapat performa se-maksimal mungkin dari gaming PC mereka.

Untuk benchmark game kami menggunakan Crysis Single-Player Demo. Game yang dirilis lebih dari 3 (tiga) tahun lalu ini menjadi fenomena pada masanya sebagai game FPS yang terkenal ‘menyiksa’ VGA Card. Kami menggunakan versi 64-bit dari demo ini untuk menjalankan salah satu benchmark terintegrasinya, yaitu CPU benchmark. Disini banyak perhitungan physics yang dilakukan oleh sistem (baik CPU dan/atau memori), sehingga kami anggap cocok untuk dijadikan acuan performa memori.  Supaya sistem kami tidak mengalami bottleneck pada vga, kami ‘hanya’ menggunakan setting detail ke High, dan resolusi ke 720p (1280×720).

Overclocking

Disclaimer :  Overclocking adalah hal yang tidak disupport sepenuhnya oleh para produsen hardware, dan ada kemungkinan dapat memberikan efek negatif bagi hardware Anda (ketidakstabilan, bahkan kerusakan permanen hardware) jika dilakukan dengan tidak benar. Do it at your own risk!

Karena kecepatan DDR3-2400Mhz adalah kecepatan tertinggi yang disupport oleh memory controller prosesor Sandy Bridge-E tanpa mengubah base clock, pada pengujian overclocking kali ini kami hanya menguji scenario Max Clock, tanpa memperdulikan timing, maupun kestabilan sistem sama sekali. Berikut hasilnya:

MaxOCs
*klik untuk memperbesar*

Setelah mengubah timing menjadi cukup kendor(11-13-12-31 2T) dan menggunakan modus single channel, kami mendapat maksimum clock sebesar 1312Mhz (DDR3-2624Mhz). Keempat modul RAM kami mendapat hasil yang serupa, sehingga clock sebesar DDR3-2624Mhz ini bisa saja merupakan limit dari memory controller kami.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…