Racik Obat dengan Teknologi 3D Printing

Reading time:
October 26, 2012

Di masa depan, email akan berperan lebih dari sekadar alat penyampaian pesan yang cepat, baik untuk keperluan bisnis maupun pribadi. Berdasarkan visi Craig Venter, email dapat berperan sebagai pengantar obat dan vaksin. Visi tersebut diwujudkan melalui kombinasi teknologi 3D printing dengan biosintesis dan konstruksi molekular. Dengan demikian, resep obat yang dikirim melalui email tidak hanya dicetak di atas kertas, tetapi dapat langsung diracik menjadi obat yang fungsional.

Drugs

Ide tersebut berpotensi mengurangi kompleksitas dan pembengkakan biaya yang muncul dari sistem produksi vaksin terpusat. Dengan menggunakan printer 3D, resep obat dapat dikirim melalui email dan diproduksi langsung di farmasi setempat. Obat-obatan pun dapat dihadirkan dengan cepat dan langsung memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dvice menyebutkan adanya kemungkinan farmasi di masa depan tidak lagi dihiasi rak-rak penuh obat, melainkan printer yang siap mencetak kebutuhan obat pelanggan. Kemampuan itu juga membuka kemungkinan pelanggan untuk mencetak obatnya sendiri di rumah. Namun, bukan berarti teknologi tersebut hadir tanpa risiko. Perpindahan informasi melalui internet membuka kemungkinan terjadinya penyusupan virus yang membahayakan kesehatan, bahkan dapat berakibat fatal.

Jika teknologi pencetakan obat diluncurkan secara komersial, apakah Anda tertarik untuk membelinya? Beranikah Anda mempertaruhkan kesehatan, bahkan hidup Anda demi kemudahan mendapatkan obat-obatan dan vaksin?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…