AMD, Intel dan Apple Capai Rekor Saham Terendah

Reading time:
November 18, 2012

Bagi Anda rekan-rekan pengamat teknologi (IT) yang juga ingin bermain-main dengan investasi saham/stock pada bidang tersebut, sebaiknya Anda membatasi diri saja sebagai pengamat, setidaknya untuk saat ini. Memang dalam dunia teknologi IT segalanya berkembang begitu pesat, bahkan teknologi yang baru saja kita miliki pada awal tahun akan terasa usang apabila dibandingkan dengan teknologi akhir tahun yang baru saja diluncurkan, dan begitu juga dengan teknologi baru saat ini yang baru diperkenalkan akan segera tertinggal hanya dalam tenggat waktu yang sangat singkat kedepannya dan begitu seterusnya. Namun perkembangan teknologi tersebut tidak berbanding lurus dengan nilai perusahaan tersebut yang ditentukan dengan nilai saham yang dijual.

stock market crash

Contoh kasus pada beberapa waktu lalu nilai saham Apple berada pada puncak tertingginya dengan nilai tertingginya US$ 705 (per lembar) namun hal tersebut tidak berlangsung lama, Apple kehilangan nilainya (saham) sebesar 25% sejak bulan September lalu dengan penutupan nilai sebesar US$ 525 pada kamis lalu. Hal serupa juga menimpa salah satu perusahaan produsen prosesor terbesar di dunia yaitu Intel yang mengalami penurunan nilai terendah dengan angka dibawah US$ 20 sejak September tahun lalu dan mengalami penurunan nilai perusahaan sebesar 24% sejak tiga bulan yang lalu. Dan yang terparah adalah AMD yang kehilangan nilai hingga 53% dalam kurun waktu tiga bulan dengan nilai saham hanya US$ 1,92, jika membandingkan dengan nilai saham AMD  yang ditukar pada tahun 2010 dan 2011 lalu yang masih berada pada range level US$ 8 sampai US$ 10, tentu hal ini bukanlah kabar yang baik bagi para penggemar AMD.

Entah bagi para pemain saham profesional melihat fenomena penurunan saham ini apakah sebagai kesempatan emas untuk membeli saham dengan nilai terendah pada perusahaan-perusahaan IT tersebut? Atau justru hal ini merupakan pertanda untuk menghindari bermain-main pada ruang lingkup saham IT tersebut? Tentu saja banyak hal yang mempengaruhi nilai dari sebuah saham hingga bisa anjlok seperti salah satunya resesi ekonomi global terutama di Eropa dan Amerika yang menyebabkan menurunnya daya beli para konsumen, dan juga hal rumit lainnya seperti peraturan pemerintah, politik dan lain sebagainya. Namun satu hal yang pasti, teknologi tidak akan berhenti berkembang.

Sumber

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…