NetApp Innovation Day 2012: Kelincahan Infrastruktur Data Menjadi Highlight

Reading time:
November 15, 2012

Pada hari Rabu (14/11), NetApp menggelar acara NetApp Innovation Day 2012 di Ballroom 1 Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta. Dalam acara tersebut, NetApp Indonesia menjelaskan manfaat konsep infrastruktur data yang lincah dalam mengoptimalkan pengelolaan data, khususnya di tengah fenomena Big Data. Pengelolaan data yang optimal pun memungkinkan perusahaan merespon kebutuhan pelanggan dan peluang bisnis dengan cepat.

NetApp Innovation Day 2012 3

“Fenomena Big Data terjadi di setiap sektor industri. Pertanyaannya, solusi apa yang ada untuk menjawab tantangan tersebut?” ujar Steven Law, Country Manager NetApp Indonesia dan Filipina. “This is about agility vs rigidity. Pada akhirnya, dalam fenomena Big Data kelincahan storage dicari pelanggan. Bisnis tidak menoleransi kekakuan.” Steven pun kembali menekankan sembilan kriteria data center yang luwes menurut NetApp.

NetApp Innovation Day 2012 5

“Kami bangga mengatakan bahwa 85% dari 100 perusahaan paling inovatif menggunakan solusi dari NetApp,” tutur Steven mengutip data dari majalah Fortune. “Thomson Reuters, salah satu kantor berita terbesar di dunia, menggunakan storage kami untuk menyimpan lima miliar catatan kasus hukum dalam arsip mereka.” Lalu, apa kata pelanggan mengenai solusi NetApp yang mereka gunakan?

Pelanggan NetApp angkat bicara

Salah satu pelanggan yang hadir dalam sesi temu media dalam NetApp Innovation Day 2012 adalah Indonesian Cloud, penyedia layanan cloud publik. “Pelanggan kami tidak ingin membayar biaya yang premium, tetapi kami tetap dituntut untuk menyediakan layanan yang premium. Oleh karena itu, kami mencoba mencari storage yang paling cost efficient. Kami menemukan solusi tersebut dari NetApp,” tutur Neil Cresswell, Chief Technology Officer PT Indonesian Cloud.

NetApp Innovation Day 2012 2

Neil mengaku bahwa layanan cloud di Indonesia belum matang. Meskipun demikian, banyak perusahaan yang sudah mulai bermigrasi ke cloud untuk mendapatkan keuntungan lebih dari investasi TI mereka. Hal tersebut didorong oleh kesadaran para petinggi perusahaan di level Directur dan CIO mengenai pentingnya cloud. Dengan bermigrasi ke cloud, perusahaan dapat meminimalkan pengeluaran biaya untuk tenaga TI, mengoptimalkan penggunaan kapasitas storage, dan tingkat keamanan data yang lebih tinggi.

Selain Indonesian Cloud, PT Ega Bogainti yang lebih dikenal melalui restoran Hoka-Hoka Bento turut menghadiri sesi temu media di NetApp Innovation Day 2012. Johannes Sutrisno, IT Manager PT Ega Bogainti, menjelaskan mengenai efisiensi biaya dan ruang yang mampu mereka capai setelah menggunakan solusi kembangan NetApp.

NetApp Innovation Day 2012 4

Sebelum menggunakan solusi dari NetApp, PT Ega Bogainti memiliki dua rak dengan 13 server fisik yang memiliki kapasitas dan spesifikasi yang berbeda-beda. Sayangnya, tingkat penggunaan server tersebut terhitung sangat rendah, yaitu 30%. “Tantangan yang kami hadapi adalah bagaimana bisnis data Hoka-Hoka Bento dapat terintegrasi, dikelola, dimonitor, dan bisa didapatkan dengan cepat,” Johannes menambahkan.

Setelah menggunakan NetApp, PT Ega Bogainti berhasil meningkatkan efisiensi ruang server dengan mengurangi jumlah rak menjadi satu. Walaupun jumlah server fisik berkurang menjadi empat, di dalamnya sudah termuat 24 server virtual yang dihadirkan dengan teknologi kembangan NetApp dan VMware.  Tingkat penggunaannya pun menjadi lebih tinggi, bahkan melonjak hingga 70%.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…