Pengembangan Alat Pacu Jantung Tanpa Baterai Sedang Dilakukan

Reading time:
November 7, 2012

Normalnya, alat pacu jantung menggunakan tenaga baterai untuk bisa bekerja. Setiap beberapa tahun sekali, alat pacu jantung tersebut harus diganti dengan yang baru lewat operasi. Untuk melakukan operasi ini, tentunya membutuhkan biaya yang tidaklah murah. Karena itu, peneliti dari Universitas Michigan saat ini tengah mengembangkan alat pacu jantung yang tidak membutuhkan baterai untuk dapat bekerja, melainkan menggunakan daya detak jantung pasien yang membutuhkan alat pacu jantung tersebut.

pacemaker1

Teknologi yang terdapat pada alat pacu jantung ini dinamakan “Piezoelectricity”, atau disebut juga sebagai “pressure electricity”. Sesuai namanya, teknologi ini akan menciptakan materi energi listrik dengan menggunakan tenaga eksternal. Pada alat pacu jantung baru ini, tenaga eksternal tersebut dapat didapatkan dari getaran detak jantung sang pasien.

Alat pacu jantung ini belum resmi dikeluarkan dan masih dalam tahap pengembangan. Pada uji coba terakhir, alat pacu jantung ini masih belum bisa menciptakan total energi yang dibutuhkan untuk bisa bekerja optimal seperti alat pacu jantung yang menggunakan baterai sebagai sumber energinya.

Walau belum sempurna, pengembangan alat pacu jantung ini bisa menjadi tahap perkembangan teknologi yang efisien dan inovatif bagi para pasien yang membutuhkannya. Para pasien tidak perlu menjalani operasi rutin selama beberapa tahun untuk mengganti baterai alat pacu jantungnya, sebab alat ini dapat digunakan secara permanen dengan jangka waktu yang jauh lebih lama dari alat pacu jantung baterai.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…