Review Wireless Mouse NEXUS SM-7000: Nyaman Digunakan, Empuk Tanpa Suara “Klik”

Reading time:
December 8, 2012

Penggunaan dan Kesimpulan

Sesuai dengan namanya NEXUS SM-7000, SM pada nama tersebut memiliki arti Silent Mouse yang berarti “tikus yang bisu dan tidak bisa berdecit”? Ya, kurang lebih seperti itu. Jika pada umumnya sebuah mouse pada saat digunakan (ditekan) akan mengeluarkan suara “klik”, maka pada mouse yang satu ini Anda tidak akan pernah mendengarkan lagi suara tersebut, karena mouse ini sudah menggunakan switch khusus dengan teknologi silent switch yang sudah dipatenkan sebelumnya.

 

Saat penulis mencoba langsung mouse ini, barulah dimengerti seperti apa istilah dari silent mouse ini. Kedua tombol (kiri-kanan) pada mouse ini terasa sangat empuk saat ditekan dan tidak menghasilkan suara klik seperti mouse pada umumnya. Memang terdengar simpel, namun kenyamanan yang diberikan baru dapat dirasakan jika menggunakannya langsung. Teknologi silent switch ini mungkin akan sangat berguna bagi para pengguna yang membutuhkan kesunyian dalam pekerjaannya, seperti contohnya recording studio (studio rekaman) yang sangat sensitif bahkan untuk sebuah suara klik dari mouse sekalipun.

Selain kenyamanan dari tombol silent switch tersebut, tekstur permukaan mouse ini juga cukup nyaman digenggam dan konturnya juga memudahkan penggunaan bahkan bagi pengguna dengan ukuran telapak tangan cukup besar seperti penulis. Dua buah opsi resolusi yang ditawarkan mouse ini adalah 1000 dan 1600 DPI yang dapat dirubah secara langsung (on the fly) menggunakan tombol switch DPI terdapat pada bagian tengah mouse, kedua resolusi DPI yang dapat digunakan ini sudah melengkapi untuk penggunaan sehari-hari, 1000 DPI dapat dengan nyaman digunakan pada resolusi layar 1360×768 ataupun dibawahnya, dan jika Anda menyambungkan laptop/HTPC Anda pada layar dengan resolusi Full HD 1920×1080, pilihan 1600 DPI adalah solusi yang bisa memenuhi kebutuhan Anda. Penulis menggunakan HTPC dengan jarak 4-5 meter dan tidak merasakan adanya lag sedikitpun dari penggunaan mouse wireless dengan frekuensi 2.4 GHz ini.

Diluar kenyamanan yang ditawarkan beberapa kekurangan minor yang kami temui antara lain, karena penggunaan tekstur yang menyerupai karet ini maka permukaan dari mouse ini dapat dengan sangat cepat terlihat kusam, apalagi pada pengguna yang tangannya cepat berkeringat. Kedua, penggunaan dua buah baterai AA menyebabkan mouse wireless ini terasa cukup berat, namun ada juga beberapa user yang tidak terlalu menyukai mouse terlalu ringan justru menjadikan kekurangan ini sebagai nilai tambah. Terakhir, desain mouse yang tidak simetris ini akan menganak-tirikan pengguna bertangan kidal, namun masih bisa digunakan sebagaimana mestinya walaupun kenyamanannya tidak dapat dirasakan 100% seperti pengguna tangan kanan.

Mouse ini ditawarkan dengan dua macam pilihan warna yaitu hitam dengan bandrol harga US$25 dan warna putih yang memiliki harga $1 lebih mahal. Walaupun Anda bukan pengguna yang bekerja pada sebuah studio rekaman, penulis sangat merekomendasikan mouse NEXUS SM-7000 ini karena kenyamanan yang ditawarkannya. Jika Anda sudah mencobanya kemungkinan besar Anda akan jatuh cinta pada mouse ini seperti yang penulis rasakan.

Kelebihan

  • Nyaman digunakan
  • Hampir tidak menghasilkan suara
  • Dua pilihan resolusi (on the fly)
  • Responsif

Kekurangan

  • Cepat kusam
  • Penggunaan dua baterai AA menjadikan mouse cukup berat
  • Tidak simetris

NEXUS SM-7000 Wireless Mouse

  • Produsen : Nexus
  • Info : www.nxstek.com
  • Harga : US$25 (Hitam), US$26 (Putih)
  • Distributor Indonesia : MP COMP
  • Telepon : (021) 51166763
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…