Mobil Kemudi Otomatis dari Google Akan Hadir Lima Tahun Lagi

Reading time:
February 12, 2013

Mobil kemudi mandiri (self-driving) milik Google ini bukanlah hal yang baru. Mobil ini telah melalui uji coba pada awal tahun 2011 kemarin dan sempat mengalami kecelakaan pertamanya setelah beberapa bulan diuji coba tersebut. Walau mengalami insiden semacam itu, pihak Google tetap mencoba untuk tetap mengembangkan dan belajar dari berbagai kesalahan yang mereka dapat sepanjang pengujian mobil kemudi mandiri ini.

Setelah kembali mengembangkan mobil kemudi mandiri dalam dua tahun terakhir, pihak Google cukup yakin bahwa mobil ini dapat diproduksi dan dibeli oleh masyarakat dalam waktu tiga hingga lima tahun mendatang. Mobil-mobil ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang diakibatkan dari kesalahan pihak manusia. Dengan menggunakan program khusus serta sensor elektronik, tingkat kecelakaan yang terjadi akan berkurang jauh karena program dapat bereaksi lebih cepat ketimbang manusia.

Mobil kemudi mandiri ini akan dilengkapi dengan perangkat sensor di bagian atap mobil, di mana perangkat tersebut yang akan memantau kondisi rute dan jalanan yang akan dilalui. Dengan adanya perangkat ini, para pengemudi tak perlu mengemudikan mobil untuk dapat sampai pada tujuan, karena perangkat tersebut yang akan bekerja dan mengemudi mobil dari satu tempat ke tempat lain. Namun bukan berarti pengemudi tak bisa mengendalikan mobilnya sama sekali, mereka dapat mengemudikannya walaupun sebagian besar keputusan di jalan akan diambil alih oleh perangkat elektronik kemudi mandiri tersebut.

Tim pengembang teknologi kemudia mandiri dari Google menyatakan bahwa mereka akan memfokuskan teknologi ini untuk bidang keamanan mengemudi dalam berbagai kondisi. Perangkat kemudi mandiri Google akan memuat berbagai skenario kecelakaan mobil yang sering terjadi di jalanan beserta respon terbaik yang harus dilakukan jika berbagai skenario kecelakaan tersebut terjadi.

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Pokemon Snap Switch Meluncur April 2021

Pokemon adalah salah satu franchise terpopuler dan terbesar dunia, dimana…
January 14, 2021 - 0

Gamer Habiskan Total 31,3 Miliar Jam Waktu Bermain di Steam Sepanjang 2020

Jika ada satu industri yang meraih keuntungan besar dari situasi…
January 14, 2021 - 0

EA Akan Tetap Ikut Tangani Game Star Wars

Mengejutkan adalah kata yang tepat untuk menjelaskan berita yang keluar…
January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…