Freescale Luncurkan Chip ARM yang Bisa Ditelan

Author
Cerira
Reading time:
March 1, 2013

Produsen chip terkemuka, Freescale Semiconductor baru saja meluncurkan chip terkecil di dunia yang berupa ARM-powered microcontroller (MCU). Chip yang disebut Kinetis KL02  tersebut memiliki ukuran 25% lebih kecil dibanding ARM MCU yang saat ini ada di pasaran. Satu hal yang menarik, Freescale mendesain chip tersebut tak hanya bisa digunakan untuk melengkapi piranti-piranti elektronika, namun juga mendesainnya agar bisa ditelan.

freescale KL0PA Combo angled 9998 99 HR highres

Kinetis KL02 merupakan MCU yang sangat mungil. Saat dibandingkan dengan keyboard laptop, ukurannya lebih kecil dibandingkan font yang ada di keyboard tersebut. Dimensinya memang hanya 1.9 x 2.0mm, dan chip tersebut menggunakan 32-bit ARM Cortex-M0+ core yang berjalan pada frekuensi 48MHz. Chip tersebut memiliki flash memori 32KB dan RAM 4KB serta bisa dijalankan pada suhu yang ekstrim, yakni dari -40 hingga 85 derajat Celsius.

Freescale mengembangkan Kinetis KL02 untuk mendukung Internet of Things yang merupakan peningkatan jumlah piranti kecil dan bertenaga rendah yang terhubung ke internet. Dengan mengembangkan ARM chip yang sekecil ini, Freescale berharap semoga perusahaan-perusahaan bisa mendesain piranti mereka di sekitar itu dan juga membuatnya dengan ukuran yang lebih kecil lagi. Penggunaan chip tersebut diharapkan bisa meliputi piranti konsumen yang portabel, sensor remote, piranti-piranti yang dikenakan misal yang dibenamkan pada pakaian, serta integrasi yang berkaitan dengan produk medis sehingga bisa cukup kecil untuk ditelan atau ditanam di dalam tubuh.

Chip Kinetis KL02 diharapkan sudah akan tersedia pada bulan Juli mendatang dengan harga MCU sebesar $0.75 jika dibeli dalam jumlah lebih dari 100 ribu unit. Freescale juga akan mendukung KL02 dengan platform pengembangan Freedom yang akan tersedia bulan depan dalam rangka persiapan peluncuran bulan Juli tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

Developer Replaced Bantah Tudingan Gamenya Dibuat Gunakan AI

Kesalahpahaman soal istilah “AI-based” membuat REPLACED dituduh gunakan generative AI,…
April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…