CEO Baru Intel Bakal Fokus ke Chip Mobile
CEO baru Intel Corp. yang baru dilantik pada pertengahan Mei lalu, Brian Krzanich bakal membawa beberapa perubahan baru untuk model bisnisnya. Intel berusaha untuk mempercepat pengembangan Chip Mobile yang akan disematkan pada berbagai perangkat mobile pendukung.

“Intel akan lebih mengutamakan mobile chips Atom. Di masa lalu, sumber daya manufaktur mutakhir kami curahkan membuat chip PC yang kuat dengan chip Atom untuk perangkat yang lebih tua. Kini teknologi lawas Atom lebih menjanjikan. Kami bukan pemain konten yang besar, tetapi kami memiliki antarmuka pengguna luar biasa dan teknologi kompresi-dekompresi fantastis,” kata Krzanich dikutip dari Reuters.
Salah satu pembuat chip terbesar di dunia yang mendominasi industri PC Desktop ini lambat laun bakal mencoba beradaptasi dengan chip yang cocok untuk smartphone dan tablet. Pihaknya sangat ingin untuk memastikan tidak akan tertinggal dalam tren teknologi masa depan.
Krzanich dan Presiden Intel, Renee James pun sepakat, perangkat komputasi mereka dapat diandalkan dalam medan pertempuran utama bagi pemain industri mobile.
James mengatakan, Intel akan mengembangkan kontrak kecil dalam bisnis manufaktur chip mobile. Itu berpotensi menjadi sumber signifikan dari pendapatan Intel. Seperti yang dilakukan pendahulunya, Krzanich dibiarkan terbuka untuk kemungkinan pembukaan pabrik Intel membuat chip mobile rancangan arsitektur mereka. hal ini memungkinkan juga dapat bersaing dengan bisnis inti Intel sendiri.

Selama ini, Apple Inc, Samsung Electronics Co. Ltd, dan produsen smartphone lainnya mendukung penggunaan prosesor yang dirancang oleh pesaing Intel, yakni ARM Holdings Plc. Intel pun mencoba ingin mundur. Namun Wall Street berspekulasi, dalam beberapa tahun terakhir Intel bisa mencapai kesepakatan untuk memproduksi iPhone chip Apple.
Perkembangan selanjutnya, prosesor mobile berbasis teknologi ARM yang dirancang oleh Qualcomm Inc. awalnya digunakan untuk Samsung dan Nvidia Corp. pada sebagian besar pasar smartphone. Namun diketahui, Samsung mencoba untuk pertama kalinya, menggunakan prosesor Intel Atom Z2560 untuk tablet terbarunya, Android Galaxy Tab 3 berukuran layar 10,1 inci.
Di bawah CEO sebelumnya, Paul Otellini, Intel memulai rencana untuk meluncurkan layanan televisi internet dengan konten live dan on-demand akhir tahun ini. Itu guna memasuki persaingan hangat di luar bisnis chip inti intel terhadap Apple, Amazon, dan Google, serta perusahaan cable tradisonal lainnya.
CEO Intel yang sekarang itu juga menyatakan sikap kehati-hatiannya pada niat perusahaan yang turut berencana mengembangkan chipset untuk smart-TV. “Kami berhati-hati. Kami ahli dalam silikon, kami ahli dalam mobilitas, yang sesuai menjalankan hukum Moore (pendiri Intel, Gordon Moore). Tapi kita tidak ahli dalam industri konten dan kita pun berhati-hati.” kata Krzanich.













